Kali ini kami berkesempatan main ke Bogor, menginap di Zest Hotel Bogor untuk memenuhi undangan dari teman. Kebetulan waktu itu orang tua kami masih berada di Bandung. Setelah berdiskusi beberapa waktu, kami putuskan anak-anak tidak perlu ikut ke Bogor.

Pertimbangan utamanya ialah supaya anak-anak tidak terlalu lelah menempuh perjalanan jauh lewat darat yang lumayan panjang. Selain itu, fokus utama kami saat berkunjung ke Bogor bukan untuk berlibur. Oleh sebab itu, anak-anak bisa kami tinggal di rumah bersama eyang Kung dan eyang Putri.

Persiapan kami untuk meninggalkan anak sementara di rumah juga sederhana. Orang tua kami sudah tahu dokter anak kepercayaan kami. Jika ada kondisi darurat, anak-anak bisa dibawa ke dokter tersebut. Kartu BPJS dan kartu ATM sudah kami titipkan ke orang tua untuk jaga-jaga.

Lain cerita bila kami merencanakan untuk pergi liburan ke Bogor. Semua anggota keluarga bisa kami boyong untuk menikmati libur keluarga bersama-sama. Mulai dari anak, eyang Kung, eyang Putri, hingga adik-adik kami. Semoga dalam waktu dekat kami bisa datang lagi ke Bogor. Tujuan utamanya untuk berlibur bersama keluarga tentunya ๐Ÿ˜€

Apa saja persiapan lain yang kami lakukan? Bagaimana cerita sampai akhirnya kami memilih menginap di Zest Hotel Bogor? Ikuti terus ya ceritanya.

Cerita Review Pengalaman Menginap di Zest Hotel Bogor - catatan bunda

Review Pengalaman Menginap di Zest Hotel Bogor

Berapa lama kami menginap di Zest Hotel Bogor? Kami menginap 2 malam saja. Begitu keperluan kami di Bogor selesai, kami berdua langsung pulang kembali ke Bandung. Jika biasanya orang mencari penginapan atau hotel jauh hari sebelumnya, kali ini kami berbeda. Saat perjalanan menuju Bogor, baru kami bergerak mencari hotel tempat kami menginap.

Tidak ada alasan khusus sih. Hanya belum sempat mencari hotel saja saat waktu-waktu sebelumnya. Ketika mau mulai mencari, anak-anak mengajak bermain. Pas mau cari review pengunjung lain, ada keperluan lain yang harus segera diselesaikan. Begitu urusan selesai, sudah lupa tujuan awalnya untuk booking hotel. Begitu aja terus sampai kami berangkat ke Bogor ๐Ÿ˜€

Untungnya urusan booking kamar hotel ini sudah sangat mudah. Ada banyak aplikasi yang bisa digunakan. Jika biasanya kami booking kamar hotel menggunakan Traveloka, dalam perjalanan ke Bogor kali ini kami booking menggunakan aplikasi Agoda.

Mengapa? Setelah kami bandingkan, penawaran harga dari Agoda lebih murah jika dibandingkan dengan Traveloka. Lihat harga yang lebih murah, kami berdua tidak pikir panjang. Langsung booking saat itu juga di Agoda.

Berapa harga kamar hotelnya saat itu? Total biaya menginap dua malam di Zest Hotel Bogor saat itu ialah Rp 734.376,-. Sudah termasuk dengan sarapan pagi di hotel. Tipe kamar yang kami pilih ialah Zest Queen Room, kamar dengan satu tempat tidur berukuran besar.

kamar di zest hotel bogor - catatan bunda

Perjalanan Menuju ke Bogor

Acara kami saat itu berlangsung dari hari Senin hingga Rabu. Mengetahui hal itu, saya merencanakan rute berangkat bersama suami. Kami memilih untuk berangkat menggunakan mobil pribadi. Lebih fleksibel di perjalanan, barang bawaan bisa masuk ke dalam mobil semua, dan harapannya bisa sampai ke Bogor lebih cepat.

Perjalanan menuju ke Bogor kami mulai pada Senin dinihari. Sekitar jam 3 pagi kami sudah berangkat dari rumah. Perkiraan awal, perjalanan dari Bandung menuju ke Bogor akan memerlukan waktu 3 hingga 4 jam. Jadi, jika perjalanan lancar, maka sekitar jam 6 atau jam 7 pagi kami sudah tiba di Bogor. Masih ada waktu untuk istirahat sejenak dan sarapan sebelum acara dimulai jam 9 pagi.

Rute yang kami tempuh ialah melewati jalan tol. Selama perjalanan, kami andalkan aplikasi Waze untuk menunjukkan rute tercepat menuju ke Bogor. Pada awalnya perjalanan lancar, jalan tol Cipularang masih tidak terlalu padat.

Dalam benak kami, berangkat dinihari bisa menghindari resiko kemacetan yang bisa muncul saat di tengah perjalanan. Selain itu, kami berangkat jauh lebih awal untuk mempersiapkan hal-hal khusus seperti kemacetan tiba-tiba. Tahu sendiri, kondisi jalan tol itu bisa berubah-ubah. Tadinya lancar, tiba-tiba saja macet panjang karena ada penyebab khusus.

Saat manusia merencanakan sesuatu, pada akhirnya Allah juga yang menentukan hasil akhirnya. Demikian juga dengan kami berdua. Perkiraan kami, waktu perjalanan dari Bandung ke Bogor akan butuh 3 hingga 4 jam.

Akan tetapi, saat berada di tengah jalan tol, kondisinya jauh berbeda dengan bayangan awal. Jalan tol sangat padat, penuh dengan kendaraan yang akan menuju ke Jakarta dan sekitarnya. Warna merah mendominasi petunjuk arah yang ditampilkan di aplikasi Waze. Tanda bahwa kondisi jalan sangat macet, penuh sesak dengan banyak mobil.

Kami pun mencari rute alternatif, supaya terus bergerak dan tidak terjebak kemacetan terlalu lama. Alhamdulillah aplikasi Waze sangat membantu. Kami bisa berjalan terus, walau harus keluar masuk jalan tol untuk menghindari jalur yang macet parah.

Rencana awal, kami bisa sampai di tujuan jam 6 atau jam 7 pagi. Jam berapa kami sampai di tujuan kami di Bogor? Kami tiba di tempat tujuan pada jam 9 pagi. Terlambat 2 jam lebih dari prediksi awal.

Capek, sudah pasti. Akan tetapi, ada keperluan yang harus kami selesaikan terlebih dahulu. Jadi kami tidak hiraukan rasa capeknya. Kami fokuskan tenaga dan pikiran untuk menyelesaikan agenda hari pertama. Setelah selesai, sore harinya baru kami bisa check-in ke Zest Hotel Bogor.

papan nama hotel - catatan bunda

Alamat Lengkap Zest Hotel Bogor

Bergeraklah kami berdua menuju ke hotel. Apakah jauh? Alhamdulillah lokasi hotelnya dekat dari tempat tujuan di Bogor. Cukup berkendara kurang lebih 10 menit, kami sudah tiba di halaman parkir Zest Hotel Bogor.

Zest Hotel Bogor sudah terlihat menjulang tinggi. Warnanya pun mencolok dan terlihat unik dari kejauhan. Warna hotel didominasi warna hijau terang, jadi terlihat berbeda dari bangunan di sekelilingnya.

Di mana alamat lengkapnya? Anda bisa menemukan Zest Hotel Bogor di Jalan Pajajaran no. 27, Bogor Tengah, Kota Bogor 16128. Jika perlu menghubungi hotel lewat telepon, anda bisa hubungi Zest Hotel Bogor pada nomor telepon 0251-7568888.

Halaman parkirnya tidak terlalu luas. Hanya muat sekitar 10 mobil saja. Saat itu kami tidak memperhatikan ada basement parkirnya atau tidak. Yang kami perhatikan, ada beberapa bis wisata berukuran kecil yang parkir di lahan parkir Zest Hotel Bogor bagian samping.

 

Proses Check-In di Zest Hotel Bogor

Selesai parkir mobil, kami menuju ke meja resepsionis hotel. Saat itu sudah menunjukkan waktu sekitar jam 17.30 WIB, menjelang waktu sholat Maghrib.

Sedikit berbeda dengan pengalaman menginap di Hotel Atria Malang. Saat kami turun dari mobil dan membawa barang, tidak ada petugas hotel yang menghampiri dan membantu membawakan barang. Apakah karena kualitas hotelnya yang berbeda โ€œlevel bintangโ€? Kami pun tidak tahu pasti.

Selesai proses check-in di meja resepsionis, kami membawa kartu akses untuk masuk ke kamar. Kami mendapatkan kamar hotel di lantai 2. Tidak lupa kami tanyakan tentang akses koneksi internet melalui wifi yang tersedia di Zest Hotel Bogor.

Total jumlah kamar di Zest Hotel Bogor ada 138 kamar dengan 9 lantai. Bentuk hotelnya compact, terlihat padat dan ringkas. Seperti bentuk tower apartemen pada umumnya.

Ukuran lobi di hotel murah ini juga tidak terlalu besar. Hanya ada beberapa kursi tamu saja di lobi hotel, tidak terlalu banyak. Tidak ada fasilitas welcome drink seperti yang kami temukan di Hotel Atria Malang.

Restoran hotel bisa kami temukan tepat di sebelah lobi Zest Hotel Bogor. Jadi pas buat pengunjung yang mau langsung pergi setelah sarapan.

lobi hotel zest bogor - catatan bunda

Review Kamar Zest Hotel Bogor

Kami bergerak menuju ke lift yang terletak di belakang meja resepsionis. Cukup menempelkan kartu akses, lift langsung bergerak naik ke lantai 2. Tiba di lantai 2, kami langsung menuju ke kamar hotel.

Tiba di depan kamar hotel, suami menempelkan kartu akses di pintu, lalu pintu otomatis terbuka. Langsung terlihat seperti apa kamar hotelnya.

Toilet dan kamar mandi terletak di bagian depan kamar tidur, tepat di sebelah pintu kamar hotel. Setelah itu baru bagian utama dari kamar, yaitu tempat tidur berukuran besar dan televisi di bagian tengah. Pihak Zest Hotel Bogor juga menyediakan satu buah sofa panjang dan meja kursi di ujung kamar.

Ukuran kamarnya seberapa besar? Kami menempati kamar hotel dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Hanya berukuran 19 meter persegi.

Kamar hotel yang kami tempati tidak tersedia lemari pakaian. Hanya ada satu meja kecil yang menempel ke dinding. Di atasnya ada tempat untuk gantungan baju. Jadi meja tersebut ditujukan sebagai pengganti lemari pakaian yang biasa terletak di dalam kamar hotel.

Kebersihannya bagus, suasana kamar juga nyaman. Air conditioner bisa anda atur kedinginannya sesuai dengan keinginan.

Malam itu kami sudah lelah, jadi saat mau keluar lagi untuk mencari makanan rasanya tidak mungkin. Akhirnya kami order makanan lewat layanan Go Food dari Gojek. Setelah menunggu beberapa saat, makanan yang kami pesan tiba di hotel.

Suami turun ke lobi hotel untuk menemui driver gojek yang membantu order makanan, yaitu mie Aceh dari kedai makanan aceh yang dekat dari lokasi hotel. Tidak perlu waktu lama bagi kami. Makanan langsung ludes habis tak bersisa. Kami pun bisa beristirahat setelah menikmati makan malam.

Sambil beristirahat, kami bisa menghabiskan waktu sambil menonton televisi yang telah disediakan. Pilihan channel TV lumayan banyak, bisa menemani kami untuk melepas penat sehabis menempuh perjalanan jauh dan seharian beraktivitas.

Saat kami berkegiatan keesokan harinya, kami tinggal meletakkan tanda di tempat tidur. Tanda bagi petugas hotel untuk membantu kami merapikan kasur. Jadi saat masuk lagi ke hotel sore harinya, kondisi kamar sudah rapi kembali.

suasana restoran saat sarapan di hotel - catatan bunda

Review Sarapan Pagi di Zest Hotel Bogor

Awalnya, kami berencana untuk pesan kamar saja, tanpa fasilitas sarapan. Akan tetapi, kami pikir-pikir lagi. Agenda selama di Bogor lumayan padat. Pasti akan repot, terlebih saat pagi hari, kami harus cari sarapan dulu sebelum mulai berkegiatan.

Pada akhirnya, kami booking kamar Zest Hotel dengan fasilitas sarapan di hotel saja. Supaya kami berdua tidak terburu-buru saat pagi hari. Selesai mandi, bisa langsung turun ke restoran untuk sarapan. Begitu sarapan selesai, kami bisa mempersiapkan diri untuk mulai beraktivitas.

Restoran di Zest Hotel Bogor dibuka mulai jam 6 hingga jam 10 pagi. Saat kami sarapan, banyak bertemu dengan tamu-tamu yang lain. Ada rombongan kantor pemerintah daerah dari Sumatera yang sedang mengadakan acara di Zest Hotel Bogor.

Saat kami amati, rombongan yang ikut serta, hampir semuanya sudah berusia lanjut. Sepertinya kegiatan tersebut merupakan acara persiapan pensiun bagi para pegawai.

Harapannya bisa menikmati sarapan di restoran hotel yang sepi. Akan tetapi, kenyataan berkata lain. Kami harus makan bersama dengan para pengunjung yang lain. Nikmati saja ๐Ÿ˜€

Pilihan makanannya beragam, semua disajikan di beberapa meja secara prasmanan. Secara berkala petugas restoran akan mengisi ulang saat stok makanan yang disajikan sudah hampir habis. Dapur terletak di ujung dalam restoran, jadi tidak mengganggu para pengunjung yang lalu lalang di dalam restoran Zest Hotel Bogor.

Ada apa saja makanan yang disajikan di restoran saat sarapan pagi?

Kami bisa menemukan aneka jenis makanan ringan seperti roti, pancake, dan buah-buahan. Anda pun bisa langsung menikmati menu makanan utama. Pagi itu ada menu makanan sayur-sayuran, lauk pauk berupa ayam dan ikan, dan sumber karbohidrat seperti nasi dan mie goreng.

Ukuran restorannya tidak terlalu besar. Kapasitasnya hanya bisa menampung pengunjung sampai sekitar 70 hingga 75 orang saja. Berhubung saat itu ramai tamu, kami pun berburu meja makan terlebih dulu.

Saya bergantian bersama suami untuk mengambil makanan. Saat saya ambil makanan, suami menunggu sambil duduk di kursi tempat meja makan yang kosong. Begitu pun sebaliknya, saat suami yang pergi ambil makanan, saya menunggu di kursi. Biar tidak diserobot pengunjung yang lain ๐Ÿ˜€

Bagaimana rasa makanannya? Rasa makanan yang disajikan di Zest Hotel Bogor enak-enak. Kami pun sarapan lumayan banyak, padahal awalnya berencana makan sedikit saja.

menu sarapan di zest hotel bogor - catatan bunda

Kesan Menginap di Hotel

Jika kami pergi menginap bareng anak-anak, fasilitas kolam renang di hotel harus tersedia. Dengan ada kolam renang, kami jadi ada kegiatan fun bersama. Anak-anak bisa main air, kami berdua bisa berenang di kolam renang.

Walaupun seringnya kami tidak bisa berenang juga. Hanya menemani anak-anak main air saja di kolam renang, hehehe.

Saat momen tersebut, kami hanya pergi berdua saja. Jadi kolam renang tidak harus tersedia di hotel. Hingga akhirnya kami memilih Zest Hotel Bogor yang tidak ada kolam renangnya.

Secara keseluruhan, kesan menginap kami berdua di Zest Hotel Bogor sangat positif. Suasana kamarnya nyaman, kebersihan juga terjaga dengan baik. Ditambah menu makanan di restoran yang enak.

Zest Hotel cocok bagi kami. Sesuai dengan keperluan kami saat itu. Kami perlu tempat istirahat setelah lelah berkegiatan seharian penuh di luar. Fasilitas tidak perlu macam-macam di hotel. Kami hanya membutuhkan fasilitas utama berupa kamar tidur yang nyaman dan restoran yang memadai. Lokasinya juga strategis, mudah dan dekat untuk kami jangkau.

Apakah cocok buat anak-anak? Tergantung kondisi anak-anak seperti apa. Jika seperti keluarga kami, maka tidak cocok. Anak-anak pasti mau berenang seperti saat kami menginap di Clove Garden Hotel. Sedangkan di Zest Hotel tidak menyediakan fasilitas berupa kolam renang.

Selesai aktivitas kami di Bogor, kami pun langsung bertolak kembali ke Bandung. Alhamdulillah perjalanan ke Bandung lancar dan tidak ada kemacetan berarti seperti saat berangkat.

Demikianlah cerita singkat kami mengenai review menginap di salah satu hotel murah di Bogor. Bagi anda yang mau ke Bogor dan berada di sekitar pusat kota, hotel ini bisa jadi salah satu pilihan. Semoga cerita dan review pengalaman menginap di Zest Hotel Bogor kali ini bermanfaat.

Sampai ketemu di catatan perjalanan kami selanjutnya yaa ๐Ÿ˜€

(Visited 214 times, 1 visits today)