Free Update

Dapatkan update mingguan GRATIS dari Catatan Bunda yang akan dikirim langsung ke alamat email Anda

Waroeng Pinus Bandung, Makan Enak Plus Menikmati Pemandangan

Beberapa waktu yang lalu, kami sempat refreshing akhir pekan di Waroeng Pinus Bandung.

Satu tempat makan enak di Bandung yang bisa anda pertimbangkan saat mau nongkrong santai bersama teman-teman atau keluarga.

Awalnya tahu tempat kuliner Waroeng Pinus Bandung dari salah satu orang tua teman kakak di sekolah.

Waktu itu tiap orang tua diajakin untuk nongkrong bareng sambil menunggu anak pulang sekolah.

Akan tetapi, saat itu saya tidak bisa ikutan.

Akhirnya baru bisa pergi dan nongkrong di sana bareng keluarga beberapa waktu yang lalu. Ikuti terus cerita perjalanan kami ya 😀

nongkrong sambil makan di waroeng pinus - catatan bunda

Review Kulineran di Waroeng Pinus Bandung

Minggu pagi, kami sudah bersiap-siap. Mandi, mempersiapkan anak-anak, dan peralatan lain yang diperlukan.

Kami pergi menuju ke Waroeng Pinus Bandung sekitar jam 9 pagi dari rumah. Jalanannya masih lumayan sepi, belum terlalu ramai bila hari sudah mulai siang.

Terlebih lagi saat hari Minggu.

Pengennya saat siang, kami sudah kembali ke rumah dan tidak terjebak macet kota Bandung saat akhir pekan.

tempat kuliner enak di bandung untuk keluarga - catatan bunda

Alamat lengkap Waroeng Pinus Bandung

Di manakah alamat lengkap Waroeng Pinus Bandung?

Restoran ini bisa ditemukan di Jalan Bukit Pakar Utara no. 40 B, Ciburial, Cimenyan, Kota Bandung.

Lokasinya terletak di kawasan yang tenang sekali. Jauh dari keramaian.

Perjalanan berangkat kami saat itu memerlukan waktu sekitar 20 – 30 menitan dari rumah. Kami lewat jalan Cikutra lalu menuju ke arah Cigadung hingga sampai ke jalan yang mengarah ke Tahura (Taman Hutan Raya) Djuanda.

Bila anda jalan dari arah Dago, anda tinggal naik ke atas melewati terminal Dago. Setelah itu masuk ke jalan yang menuju ke Tahura Djuanda.

Saat perjalanan, kami melihat banyak yang sedang menikmati olahraga gowes sepeda.

Dan di tengah perjalanan, setelah melewati lokasi Taman Tahura Djuanda, kami melihat seperti checkpoint khusus, tempat berkumpul bagi para pesepeda.

Ada tempat istirahat dan ada juga warung bubur khusus yang melayani para penikmat olahraga bersepeda yang berkumpul. Seru, kami baru tahu 😀

Baca juga  Dapur Aceh Bang Faisal, Mie Aceh Paling Enak di Bandung

Setiba di lokasi, cakep banget bentuk tempat makannya. Didesain dengan bentuk rumah kayu dan kita bisa memilih tempat duduk di bagian dalam atau bagian luar.

Jika mau menikmati pemandangan Bandung, lebih baik pilih untuk duduk di kursi bagian luar.

Di sekelilingnya asri banget, banyak pepohonan hijau dan rindang. Membuat pandangan mata menjadi lebih sejuk.

Suasananya tenang, tidak terlalu banyak pengunjung.

Enak buat tempat nongkrong sekaligus tempat rehat sejenak dari keramaian kota Bandung.

review kuliner di waroeng pinus bandung - catatan bunda

Pilihan Menu Makanan di Waroeng Pinus Bandung

Restoran ini menyediakan berbagai macam menu makanan. Mulai dari cemilan makanan ringan hingga menu makanan utama.

Anda mau nyemil aja? Bisa pesan makanan ringan seperti surabi, chicken wings, kentang goreng, pisang goreng, cireng bumbu rujak, dan masih banyak lagi menu cemilan lainnya.

Jika anda mau makanan berat, banyak juga pilihan menunya.

Ada pilihan aneka nasi goreng, nasi bebek goreng, beef yakiniku, mie tek-tek, mie ayam baso, ayam penyet, iga bakar penyet, dan masih banyak pilihan lainnya.

Untuk menu minuman juga banyak macamnya. Mulai dari jus buah segar, mojito, kopi hitam, hingga es krim pun tersedia di Waroeng Pinus Bandung.

menu jajanan dan cemilan - catatan bunda

Harga menunya berapa?

Menu minuman bisa anda pesan mulai dari harga Rp 5.000 hingga Rp 35.000 per porsi.

Sedangkan menu cemilan dan makanan utama, bisa dipesan mulai dari harga Rp 10.000 hingga Rp 80.000 per porsi.

Masih relatif terjangkau untuk tempat makan yang menawarkan banyak fasilitas dan pemandangan seperti Waroeng Pinus Bandung.

mie tek tek waroeng pinus - catatan bunda

Apa yang menarik di Waroeng Pinus Bandung

Kesejukan udara sekeliling ditambah rindangnya pepohonan membuat kami betah berlama-lama nongkrong di Waroeng Pinus.

Saat kami amati, ternyata tiap meja yang tersedia di sana itu dijual lho. Ya, tiap meja makan dan kursi makan itu diberi label harga.

Jadi, bila anda naksir, bisa langsung beli meja dan kursi yang dipamerkan di sana 😀

Meja dan kursinya dibuat dari kayu. Saya lupa jenis kayunya apa. Apakah kayu mahoni, kayu jati atau kayu lainnya. Yang kami lihat, mejanya kokoh, kayunya besar-besar.

Baca juga  Bakso Mantep Solo, Wisata Kuliner Bandung yang Pedasnya Juara

surabi coklat - catatan bunda

Harga mejanya dibandrol di harga jutaan hingga belasan juta rupiah. Tergantung kerumitan desain dan ukuran mejanya.

Cakep deh buat yang suka dengan perabot dari kayu jati dan sejenisnya.

Belakangan kami ketahui, pas menjelajahi lokasinya ke arah bawah, ternyata ada satu workshop berukuran besar.

Area workshop itu berisi stok kayu dan alat untuk mengolah menjadi meja atau kursi. Oh, pantas meja yang ada di dalam area makanan itu dijual.

Mereka bisa bikin lagi meja dan kursi yang baru. Ada workshopnya di bagian bawah, hehehe 😀

Berjalan-jalan lagi ke bagian Waroeng Pinus Bandung lainnya, kami menemukan area hidroponik. Luasnya lumayan besar.

area tanaman hidroponik - catatan bunda

Selain itu, banyak tanaman yang ditanam di dalamnya. Mayoritas berupa aneka jenis sayuran yang bisa dikonsumsi.

Jika beruntung, pengunjung bisa datang pas waktunya panen. Jadi bisa ikut memetik dan membeli aneka sayuran organik tersebut.

Sayangnya, saat kami datang ke sana, masa panennya sudah lewat. Jadi kami tidak bisa memetik sayurannya.

Keunikan lainnya, di Waroeng Pinus Bandung ada open space yang menyediakan kopi yang diolah dengan teknik manual brew.

Karena saat itu sedang sepi pengunjung, saya pun langsung minta ijin untuk ikutan diajari cara menyeduh kopi secara benar. Seru..!!

Satu pengalaman baru yang menarik buat saya. Bisa masuk ke area manual brew kopi untuk kursus secara singkat.

Saat anda berkunjung ke sana, coba saja minta ijin untuk ikutan belajar menyeduh kopi dengan cara dan teknik yang benar.

Dengan teknik yang benar, maka citarasa kopi yang dihasilkan pun akan semakin enak untuk dinikmati.

aneka kopi manual brew - catatan bunda

Menikmati makanan di Waroeng Pinus Bandung

Rombongan kami datang sekitar 7 orang saat itu. Sudah termasuk dua anak kami. Suasananya masih sepi banget, belum ada pengunjung yang datang saat itu.

Jadi kami langsung pilih tempat duduk yang menarik di bagian luar sambil memesan makanan yang tersedia.

Baca juga  Bakso Tengkleng Mas Bambang Bandung, Porsi Mantap Harga Terjangkau

Ada beberapa jenis yang kami pesan, mulai dari cemilan seperti surabi dan pisang aroma, hingga makanan utama seperti mie tek-tek, nasi iga bakar, dan lainnya.

Sambil menunggu pesanan kami datang, kami pun cari spot menarik untuk berkegiatan bareng anak.

Kebetulan saat itu kakak membawa beberapa mainan Lego yang dimilikinya.

Kami cari meja dan kursi yang kosong, lalu kakak dan ayah mulai merakit satu jenis mainan lego yang dibawa. Enak banget, merakit lego sambil menikmati angin sepoi-sepoi yang berhembus pagi itu.

Pilihan bentuk mainannya yang sederhana saja, supaya cepat selesai.

Tidak lama kemudian, makanan dan minuman yang kami pesan mulai berdatangan.

Tampilan makanannya secara visual sangat diperhatikan. Wadah makannya pun berkesan vintage (kuno).

Rasanya bagaimana?

Pisang aroma dan surabi coklat yang kami pesan rasanya empuk dan manis. Baiknya dinikmati saat masih panas.

Kedua anak kami pun menikmati cemilan dan makanan dengan lahap. Jadi bagi anda yang mau berkunjung sambil membawa anak, jangan khawatir.

Pilihan menunya bermacam-macam. Selain itu, rasa makanannya bersahabat untuk bisa dinikmati oleh anak-anak.

Daging iga bakar yang disajikan juga empuk, kuah kaldunya segar dan enak.

Secara keseluruhan, rasa makanannya sedap.

Jadi menurut kami, Waroeng Pinus Bandung ini recommended buat teman-teman yang mau berkunjung ke sana.

menu makanan untuk anak - catatan bunda

Atau bagi teman-teman yang mau menikmati wisata kuliner Bandung yang tenang. Nongkrong sambil makan sekaligus menikmati pemandangan indah kota Bandung.

Pembayaran bagaimana?

Tenang, selain pembayaran secara tunai, Waroeng Pinus Bandung menerima pembayaran menggunakan kartu debit.

Kami menghabiskan waktu untuk nongkrong di sana sampai sekitar 2 jam lamanya.

Saking enaknya suasana di tempat makan tersebut, sampai-sampai kami tidak sadar hari mulai menjelang siang.

Begitu selesai menikmati makanan dan berkeliling, kami pun pulang kembali ke rumah.

Demikian cerita perjalanan kuliner kami saat mencoba aneka makanan di Waroeng Pinus Bandung. Selamat berkunjung ke sana ya 😀

Sampai ketemu di cerita dan kisah kami selanjutnya.

(Visited 35 times, 1 visits today)

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Channel Youtube

Copyright 2017 Blog Catatan Bunda

Template Mewarnai untuk AnakDownload di sini
+ +