Apa saja tips traveling naik pesawat bersama anak? Dalam kesempatan kali ini kami coba bagikan sedikit ceritanya. Beberapa waktu yang lalu, kami jalan-jalan dan liburan keluarga ke Duri. Anda bisa baca pengalaman singkat keluarga kami pada tulisan sebelumnya.

Kami pergi menuju ke Duri lewat beberapa jalur. Yang pertama ialah terbang naik pesawat dari Bandung ke Pekanbaru. Pilihan maskapai kami saat itu ialah pesawat Citilink. Perjalanan terbang membutuhkan waktu sekitar 1 jam 50 menit.

Setelah tiba di Pekanbaru, kami melanjutkan perjalanan ke Duri lewat jalur darat menggunakan mobil. Waktu tempuh Pekanbaru menuju Duri kurang lebih selama 3 jam.

Waktu yang lumayan panjang dan melelahkan, terutama bagi anak. Oleh sebab itu, anda perlu perhatikan beberapa tips traveling naik pesawat bersama anak. Walaupun perjalanannya tidak sepanjang saat perjalanan naik kereta api, yang sudah kami ceritakan sebelumnya. Semoga cerita pengalaman kali ini bermanfaat bagi anda sekalian.

tips traveling naik pesawat bersama anak balita - catatan bunda

Tips Traveling Naik Pesawat Bersama Anak

Mengapa kami memilih traveling naik pesawat?

Pertama dilihat dari tujuannya. Kami ingin pergi ke Riau. Akan sangat melelahkan bila bepergian naik mobil ke sana. Bepergian naik pesawat, walaupun tiketnya relatif lebih tinggi, dari segi waktu akan jauh lebih cepat dan praktis.

Kedua, membeli tiket pesawat yang sesuai dengan anggaran sudah sangat mudah. Tinggal pesan online lewat smartphone, pilih penerbangan dan lakukan pembayaran melalui internet banking. Tidak lama kemudian, tiket pesawat sudah masuk dan kami terima di dalam email.

Bepergian naik pesawat sudah bukan “barang mewah”. Anda bisa traveling dengan biaya yang sangat murah jika anda pandai berburu tiket pesawat. Maskapai sering mengadakan promo tiket dengan harga murah, anda tinggal ikuti informasinya di media sosial tiap maskapai.

Perjalanan kali ini merupakan pengalaman pertama naik pesawat bagi anak bungsu. Sedangkan kakak sudah pernah naik pesawat saat libur Idul Fitri beberapa tahun yang lalu.

Sebagai orang tua, tentu kami ingin perjalanan terbang kali ini berlangsung dengan aman, nyaman dan tepat waktu. Oleh sebab itu, saya bersama dengan suami mencoba sekuat tenaga untuk selalu membuat anak-anak nyaman selama perjalanan. Tujuannya supaya anak-anak bisa menikmati perjalanan dan tidak terlalu rewel.

Bayangkan bila saat di pesawat, tiba-tiba anak rewel atau tantrum. Bagaimana repotnya? Tentu akan sangat repot dan bisa mengganggu penumpang yang lainnya. Oleh sebab itu kali ini kami coba berbagi tips traveling naik pesawat bersama anak.

Datang ke Bandara Lebih Awal

Tips traveling naik pesawat yang pertama ialah datang ke bandara jauh lebih awal. Mengapa lebih awal? Hal yang paling utama ialah kami tidak mau tergesa-gesa saat di bandara. Buru-buru check in dan lainnya.

Kami biasa tiba di bandara 1 hingga 2 jam sebelum jadwal pesawat berangkat. Oleh sebab itu, persiapan kami saat di rumah harus jauh lebih awal. Saat mau naik pesawat, ada banyak rangkaian proses yang harus dilalui calon penumpang.

Mulai dari check in ke counter maskapai, menimbang dan menyimpan barang bawaan untuk masuk bagasi pesawat. Setelah itu, calon penumpang diperbolehkan untuk menunggu di ruang tunggu keberangkatan sebelum dipanggil masuk ke dalam pesawat.

Calon penumpang tidak bisa tergesa-gesa melalui semua proses tersebut. Penumpang di pesawat berjumlah puluhan hingga ratusan orang sekaligus. Semuanya harus dilayani satu persatu untuk proses check in dan penyimpanan bagasinya.

Oleh sebab itu, tips traveling naik pesawat yang pertama ini sangat penting. Jangan sampai datang terlalu mepet ke bandara. Dijamin anda akan lebih nyaman menjalani rangkaian proses check in ke pesawat anda.

Bawa Baju Ganti Anak di Tas Khusus

Pergi jalan-jalan bersama anak ada banyak tantangan. Salah satunya ialah barang bawaan anak yang luar biasa banyak. Beda dengan barang bawaan saya dan suami.

Tips traveling naik pesawat bersama anak kali ini masih terkait dengan pakaian anak. Kedua anak kami berusia 5 tahun dan dibawah 2 tahun. Untuk memudahkan selama perjalanan terbang di pesawat, saya menyiapkan tas ransel khusus.

Tas ini berisi pakaian ganti untuk kedua anak saya. Jumlah pakaian ganti yang dibawa sudah saya sesuaikan, tidak ada patokan pastinya. Selain pakaian ganti, saya membawa tissue basah beserta popok bayi untuk anak bungsu.

Tas ransel ini saya bawa masuk ke kabin pesawat. Jadi sewaktu-waktu di pesawat anak perlu ganti popok atau pakaian, saya bisa mengambil baju gantinya dengan mudah.

Ajak Anak Bermain di Playground

Menunggu pesawat di ruang tunggu bisa perlu waktu lama. Namanya anak, akan cepat merasa bosan. Bahkan untuk duduk dengan tenang pun akan sangat sulit.

Untunglah bandara di Bandung dan Pekanbaru memiliki fasilitas yang membantu anak-anak, yaitu fasilitas playground. Tips traveling naik pesawat bersama anak berikutnya ialah ajak anak anda untuk bermain di playground.

Biarkan mereka puas bergerak dan bermain sambil menunggu pesawat datang. Anda hanya perlu mendampingi mereka saat bermain di playground. Demikian halnya saat kami mempraktekkan tips traveling naik pesawat bersama anak.

Kakak dan adik pun tidak merasa bosan sama sekali saat bermain di playground sambil menunggu pesawat. Waktu menunggu pesawat pun akan berlalu dengan cepat dan tidak terasa saat anda mendampingi anak bermain.

Beri Makan Anak Saat Di Ruang Tunggu

Penerbangan satu dengan yang lain akan berbeda. Ada yang waktu terbangnya lama dan ada yang sebentar. Dalam perjalanan traveling kami ke Pekanbaru, waktu tempuhnya tidak terlalu lama. Hanya membutuhkan waktu 1 jam 50 menit.

Akan tetapi, tidak ada salahnya anda mempraktekkan tips traveling naik pesawat bersama anak yang berikutnya. Ketika berada di ruang tunggu pesawat, usahakan untuk memberi makan anak-anak. Saya bisa memberi makan kedua anak sambil bermain di playground.

Saat anak-anak kenyang, saya merasa lebih tenang dalam perjalanan. Kita semua tahu, makanan di pesawat sangat terbatas. Selain itu, harganya juga sangat mahal.

Dengan mempersiapkan keperluan anak selama masih di daratan, maka penerbangan bersama anak akan terasa lebih nyaman. Anak tidak rewel karena kelaparan selama di pesawat.

Anda bisa menyiapkan makanan anak sejak dari rumah. Selain itu, anda bisa membeli di tempat makan yang anda lalui saat berangkat menuju ke bandara. Anda bebas memilih sesuai selera.

memberi makan anak di ruang tunggu bandara bandung - catatan bunda

Bawa Banyak Cemilan Untuk Anak

Tips traveling naik pesawat bersama anak selanjutnya ialah membawa beberapa snack atau cemilan kesukaan anak. Anda bisa menyimpan cemilan ini bersama dengan tas ransel tempat menyimpan baju ganti anak.

Saat anak sudah makan dan masih merasa lapar saat di dalam pesawat, anda bisa keluarkan cemilan untuk dimakan oleh anak.

Banyak tempat untuk membeli cemilan untuk anak. Bahkan di dalam bandara dan ruang tunggu sekalipun. Kami lihat ada gerai Indomaret di dalam ruang tunggu saat di bandara Pekanbaru. Anda bisa beli beberapa cemilan sebelum pesawat berangkat.

Jangan lupa untuk membawa minuman berupa air putih. Jika kehausan dalam perjalanan, air putih sangat berguna bagi saya, suami dan anak-anak.

Selain itu, saat pesawat lepas landas biasanya pendengaran akan sedikit terganggu. Saya biasa memberi anak minum untuk menghilangkan gangguan pendengaran saat lepas landas.

Bawa Mainan Anak

Satu hal yang tidak bisa dipisahkan dari dunia anak ialah mainan. Begitu juga dengan kedua anak kami. Saat masih bersiap-siap di rumah, saya bertanya ke anak sulung, “Kakak mau bawa mainan apa saja?”

Saya pun meminta kakak untuk memilih beberapa mainan yang mau dibawa saat perjalanan. Tak lama kemudian kakak datang membawa pilihannya. Apakah semuanya saya setujui?

Biasanya tidak, saya akan diskusi dan komunikasikan dengan kakak. Setelah diskusi, kami bisa mengurangi mainan yang akan dibawa. Win-win solution buat saya dan anak. Anda bisa praktekkan tips traveling naik pesawat bersama anak ini saat masih berada di rumah.

Dibandingkan membiarkan anak menonton di smartphone, kami lebih memilih anak untuk membawa mainan. Anak bisa sibuk bermain dan beraktivitas dibandingkan hanya bermain di smartphone 😀

Perhatikan Jam Tidur Balita

Saat bepergian, saya dan suami tidak bisa beristirahat terlalu lama. Perhatian akan tertuju untuk menjaga kedua anak kami. Oleh sebab itu, bila anak bisa tidur dalam perjalanan, maka hal tersebut menjadi satu anugrah tersendiri buat kami berdua.

Saat kami bepergian untuk libur keluarga ke Duri, kami termasuk pilih-pilih jadwal penerbangan. Perjalanan dari Bandung, kami memilih waktu yang mendekati tidur siang anak bungsu. Sedangkan saat pulang, kami memilih waktu penerbangan jam 9 pagi.

Anda pun bisa mempraktekkan tips traveling naik pesawat bersama anak saat berburu tiket pesawat. Sesuaikan jadwal penerbangan dengan jam tidur putra / putri balita anda. Benar saja, ketika di dalam pesawat, anak bungsu kami tertidur.

Anak bungsu tertidur karena waktunya sesuai dengan jam tidurnya. Ketika berangkat dari Bandung, anak ngantuk karena mendekati waktu tidur siang. Sedangkan saat pulang, saya bangunkan anak jauh lebih awal dari biasanya. Jadi ketika di pesawat, masih ada rasa ngantuk karena bangun awal.

Beri Tempat Duduk di Dekat Jendela

Traveling naik pesawat merupakan satu pengalaman yang mengasyikkan bagi anak-anak. Termasuk kedua anak kami. Sudah sejak lama kami ceritakan bahwa pada bulan Mei akan pergi naik pesawat, mereka berdua pun kegirangan.

Kakak sih yang lebih girang, karena kakak sudah mulai paham. Sedangkan adik hanya jadi tim penggembira saja. Ikut-ikutan kakak 😀

Tips traveling naik pesawat bersama anak berikutnya sangat mudah. Anda bisa memberikan tempat duduk yang berada di dekat jendela pada anak. Kami pun demikian.

Tempat duduk dekat jendela menjadi bagian kakak. Biarkan dia terpesona melihat pemandangan saat pesawat lepas landas dan saat berada di angkasa. Kakak bisa menikmati kumpulan awan yang sangat cantik, melihat aliran sungai dari atas, mengamati padatnya perkotaan dari dalam pesawat.

Dari pengalaman tersebut, kakak bisa bercerita banyak. Baik itu bercerita pada kami maupun bercerita pada anggota keluarga besar lainnya, seperti nenek dan uwaknya.

bersiap di ruang tunggu bandara husein sastranegara bandung - catatan bunda

Atur Barang Bawaan

Tips traveling naik pesawat bersama anak berikutnya menuntut kecermatan dari orang tua. Maksudnya ialah kecermatan saat mempersiapkan aneka barang yang akan dibawa. Kami harus memilih dan memilah mana yang harus dibawa dan mana yang tidak.

Selanjutnya ialah memilih mana yang bisa masuk ke dalam bagasi pesawat dan mana yang bisa kami bawa ke dalam kabin.

Saat pesan tiket pesawat, biasanya calon penumpang akan mendapatkan jatah tertentu untuk bagasi pesawat. Apakah 10 kg per orang atau 20 kg per orang. Ketentuan tiap maskapai akan berbeda-beda.

Manfaatkan jatah tersebut sebaik-baiknya. Hal ini merupakan salah satu tips traveling naik pesawat bersama anak yang sangat berguna. Dengan menggunakan jatah bagasi, anda akan lebih leluasa bergerak saat mau naik dan turun pesawat.

Demikian beberapa tips traveling naik pesawat bersama anak yang sempat kami praktekkan. Kami akan senang sekali bila anda berkenan menambahkan aneka panduan yang bermanfaat saat bepergian naik pesawat. Ditunggu partisipasinya di kolom komentar yah 😀

Semoga kisah kali ini bermanfaat bagi para pengunjung setia blog keluarga kami. Terimakasih sudah berkenan menyimak cerita petualangan kami sekeluarga. Sampai ketemu pada cerita perjalanan berikutnya ya.

(Visited 136 times, 1 visits today)