Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Inilah 9 Tips Mempersiapkan Kelahiran Bayi dengan Nyaman

Tips mempersiapkan kelahiran bayi dengan nyaman. Apa saja tipsnya? Simak kisah kami ya 😀

Keluarga kami saat ini alhamdulillah dikaruniai dua orang anak, laki-laki dan perempuan. Beda usia keduanya kurang lebih 3,5 tahun.

Kali ini saya ingin mencoba sharing mengenai cerita dan tips mempersiapkan kelahiran bayi yang kami lakukan. Cerita kami bisa anda jadikan referensi, tetapi bisa jadi tidak cocok untuk semua orang.

Setiap orang akan memiliki kondisi tersendiri yang bisa berbeda solusi penyelesaian yang dipilihnya. Tentu memilih solusi terbaik sudah menjadi hak penuh anda bersama pasangan.

Mana yang lebih cocok untuk anda, belum tentu cocok untuk kami. Demikian juga sebaliknya. Selamat menikmati cerita kami 😀

 

Cerita Singkat Masa Kehamilan

Demikian halnya saat saya menjalani periode kehamilan dua anak saya. Kondisi saat saya mengandung anak pertama dan anak kedua juga berbeda.

Pada saat hamil anak pertama, saya merasa lebih kuat dibandingkan saat mengandung anak kedua. Periode “mabuk” dan rasa mual saat anak pertama lebih singkat dibandingkan saat hamil anak kedua.

Entah mengapa, saat hamil anak kedua, kondisi tubuh dan kehamilan terasa lebih berat.

Saat proses melahirkan pun berbeda. Anak pertama bisa lahir melalui persalinan normal dan pada anak kedua, saya melalui operasi cesar.

Akan tetapi, perjuangan saat persalinan anak pertama jauh lebih berat dan panjang. Saya melalui proses induksi karena janin sudah saatnya untuk keluar, tetapi belum terasa ada pergerakan. Saat itu sudah masuk usia kandungan 40 minggu, jadi menurut dokter, anak saya sudah harus lahir.

Saya mulai masuk ke ruang persalinan saat hari Kamis menjelang Sholat Maghrib. Anak saya baru lahir saat hari Jumat, keesokan harinya, beberapa saat setelah Sholat Jumat selesai.

Saat lahir, anak saya ada lilitan tali pusar. Alhamdulillah proses kelahiran lancar dan anak saya selamat.

Beda kasus lagi untuk anak saya yang bungsu. Saat di USG beberapa waktu menjelang kelahiran, terlihat posisi anak saya juga mirip seperti kakak, yaitu ada lilitan tali pusar.

Oleh dokter, saya dan suami diajak diskusi mengenai opsi melahirkan dengan kondisi janin yang ada lilitan seperti ini. Singkat cerita, kami memutuskan untuk menggunakan opsi melahirkan dengan operasi caesar. Prosesnya tentu jauh lebih singkat dan cepat dibandingkan waktu melahirkan kakak.

Alhamdulillah proses operasi caesar diberikan kelancaran oleh Allah SWT. Anak bungsu kami pun terlahir dengan selamat dan sempurna.

Suami memberikan support yang besar selama proses melahirkan. Saat proses persalinan anak pertama, suami full mendampingi saya di ruang persalinan sampai bayi kami lahir.

Sedangkan saat persalinan anak kedua, suami tidak diperbolehkan untuk masuk ke ruang operasi caesar. Jadi suami menunggu di luar. Setelah anak kedua kami lahir, baru suami diperkenankan untuk masuk dan menengok saya dan bayi kami.

tips mempersiapkan kelahiran bayi - blog catatan bunda

Tips Mempersiapkan Kelahiran Bayi

Lalu, apa saja tips mempersiapkan kelahiran bayi yang saya dan suami lakukan? Ikuti terus cerita kami di bawah ini. Rangkaian kisah di bawah ini bukan tahapan atau urutan ya.

Jadi anda bisa melakukan tips mempersiapkan kelahiran bayi dari urutan yang mana saja. Tentunya yang bermanfaat dan sesuai dengan kebutuhan anda dan pasangan.

Survey Aneka Jenis Metode Melahirkan dan Diskusikan Dengan Pasangan

Selama masa kehamilan, terutama saat hamil anak pertama, saya sering browsing dan mencari info berbagai jenis metode melahirkan. Impian setiap wanita tentunya bisa melahirkan buah hatinya melalui persalinan normal, tanpa melalui proses operasi.

Akan tetapi, saya sadar, apapun bisa terjadi. Oleh sebab itu, saya pun harus bersiap dengan kemungkinan melahirkan melalui proses operasi Caesar.

Saya sering ngobrol dan menyampaikan ke suami, jika saya ingin melahirkan melalui proses persalinan normal. Berkali-kali saya sampaikan hal tersebut.

Lama kelamaan menjadi sebuah doa yang terus menerus saya ucapkan di berbagai kesempatan, termasuk saat setelah menjalankan ibadah sholat.

Tips mempersiapkan kelahiran bayi ialah dengan mengenali berbagai jenis metode melahirkan. Ketahui apa faktor kelebihannya dan kenali juga apa saja faktor kekurangannya.

Dari hasil observasi dan riset tersebut, pada akhirnya anda bisa menjatuhkan pilihan pada satu metode melahirkan impian yang anda yakini.

Komunikasikan selalu dengan pasangan anda. Mengapa?

Proses komunikasi ini perlu anda lakukan untuk mendapatkan sudut pandang lain yang bisa melengkapi sudut pandang anda sebelumnya.

 

Konsultasi dengan Dokter Kandungan yang COCOK

Tips mempersiapkan kelahiran bayi yang kami lakukan ialah melakukan konsultasi secara rutin ke dokter kandungan.

Saat anak pertama, saya melahirkan di klinik yang ada di dekat rumah. Di klinik tersebut ada beberapa dokter kandungan. Sebut saja dokter A dan dokter B.

Pada prosesnya, saya sampai pindah dokter lho untuk melakukan konsultasi. Dari awalnya konsultasi dengan dokter A, lalu di tengah jalan saya pindah ke dokter B. Mengapa bisa demikian?

Saya mendapat rekomendasi untuk ke dokter A dari salah satu tetangga saya. Katanya konsultasi dengan dokter A itu enak, dokternya juga baik.

Akhirnya, saya dan suami datang ke dokter A untuk konsultasi. Dari beberapa kali konsultasi, kami merasa kurang sreg dengan beliau.

Saat konsultasi berikutnya, saya pun mencoba untuk konsultasi ke dokter B. Setelah beberapa kali konsultasi, saya dan suami merasa lebih nyaman saat komunikasi, tanya-tanya dengan beliau.

Dokternya pun enak diajak ngobrol, banyak memberikan informasi dan tips buat kami. Dengan luwesnya komunikasi dan nilai plus lainnya, saya pun lebih memilih konsultasi ke dokter B saja.

Sampai proses kehamilan hingga melahirkan anak kedua pun, saya masih datang ke dokter B untuk konsultasi rutin.

Berapa biaya konsultasi ke dokter kandungan?

Biaya akan sangat bervariasi, tergantung tempat yang dituju, apakah di klinik atau Rumah Sakit.

Jika di klinik, saat itu biaya konsultasinya sekitar Rp 120.000 per kunjungan. Sedangkan biaya konsultasi saat di Rumah Sakit bisa mencapai Rp 200.000 lebih per kunjungan.

 

Survey Alternatif Lokasi Melahirkan

Kami pun melakukan survey alternatif lokasi untuk melahirkan. Anda bisa lakukan tips mempersiapkan kelahiran bayi ini secara bertahap.

Anda bisa browsing dan mengumpulkan informasi tentang tempat melahirkan. Ada banyak parameter yang bisa anda ukur saat observasi hingga akhirnya menentukan pilihan.

Setidaknya anda bisa memperhatikan komponen berikut:

  • Metode melahirkan yang tersedia di lokasi
  • Nominal biaya melahirkan
  • Fasilitas pendukung
  • Tenaga dokter dan bidan;
  • Tindakan darurat;

Dari perjalanan saya survey beberapa lokasi memang beragam hasilnya.

Ada tempat yang menyediakan metode water birth, tetapi tidak ada prosedur saat diperlukan tindakan darurat.

Jadi memang kita sudah diwajibkan untuk memastikan ke dokter memang tidak ada masalah dengan kandungan, dan bisa melahirkan secara normal.

Proses dari metode ini hampir sama dengan melahirkan secara normal. Hanya saja ketika sudah bukaan 10 dan bayi siap dilahirkan, baru deh kita berendam di kolam yang sudah diisi dengan air hangat.

Untuk biaya, kurang lebih ada di tengah-tengah, antara biaya persalinan normal dan biaya operasi Caesar.

Di lain pihak, ada tempat yang menyediakan prosedur umum yang keamanannya lebih membuat saya dan suami nyaman. Biaya yang dibutuhkan lebih mahal.

Dari data hasil observasi, saya dan suami bisa menentukan pilihan, ke lokasi mana saya bisa memilih. Anda pun bisa lakukan hal yang sama untuk melakukan observasi kecil, sebagai rangkaian tips mempersiapkan kelahiran bayi.

 

Banyak Jalan Kaki

Jangan salah, ibu hamil disarankan untuk tetap beraktivitas. Tentunya dalam koridor yang aman.

Anda bisa konsultasi lebih detail pada dokter kandungan, mana kegiatan yang boleh dan mana aktivitas yang sebaiknya dihindari.

Jalan kaki ialah salah satunya. Mudah untuk dikerjakan dan menjadi satu aktivitas yang disarankan bagi ibu yang sedang hamil. Termasuk saya saat itu.

Saya biasa berjalan kaki keliling komplek perumahan, saat pagi hari. Udaranya masih sejuk, jadi nyaman bagi saya. Saat bernapas terasa lebih segar, jadi saat berjalan kaki tidak terlalu lelah.

Cukup jalan kaki 15 hingga 30 menit secara rutin. Saat akhir pekan, terkadang bisa jalan kaki hingga keluar komplek dengan didampingi suami. Atau pergi ke pusat aktivitas rekreasi Bandung seperti di Lapangan Gasibu atau Car Free Day di jalan Dago.

 

Banyak Istirahat

Kondisi fisik saat sedang hamil tentu akan berbeda dari biasanya. Cepat lelah jadi kondisi fisik umum yang banyak dialami, termasuk saya.

Jadi yang perlu saya lakukan, termasuk anda yang sedang hamil ialah banyak istirahat. Tidak perlu repot memaksakan diri untuk banyak beraktivitas.

Istirahat biasa saya lakukan sambil duduk hingga berbaring dan tertidur. Biasanya yang sangat terasa ialah bagian punggung yang sering terasa sakit.

Jika sudah mulai muncul, saya tidak banyak berpikir lagi. Saya biasanya langsung menghentikan kegiatan untuk beristirahat sejenak. Terkadang saya damping juga dengan minum air dalam jumlah yang lumayan banyak.

 

Persiapan Melahirkan Anak Pertama

Perhatikan Asupan Nutrisi

Nutrisi yang cukup dan bergizi menjadi satu hal wajib yang patut diperhatikan selama periode kehamilan.

Indikasinya akan terlihat saat konsultasi rutin ke dokter kandungan. Kondisi bayi akan dimonitor, sudah berapa cm panjangnya, sudah berapa gram beratnya.

Dari situ akan terlihat, apakah sudah masuk dalam standar pertumbuhan janin yang normal atau belum. Jika sudah masuk standar normal, maka anda bisa lebih tenang.

Akan berbeda halnya bila kondisi janin masih di bawah standar pertumbuhan normal. Dokter kandungan biasanya akan memberikan saran dan rekomendasi yang lebih detail untuk sang ibu.

Mulai dari asupan nutrisi yang harus diperbaiki hingga tambahan asupan nutrisi dari luar yang direkomendasikan oleh dokter.

Jadi, pastikan tubuh anda mendapatkan cukup nutrisi yang baik ya. Asupan nutrisi seperti lemak, protein, mineral, dan vitamin harus anda jaga supaya bisa anda konsumsi dengan teratur.

Hindari juga makanan yang tidak terlalu bermanfaat. Fokuskan perhatian anda pada makanan dan minuman yang bernutrisi tinggi untuk menunjang perkembangan bayi anda di dalam kandungan.

 

Mempersiapkan Perlengkapan Ibu dan Bayi

Saat sudah memasuki waktu melahirkan, seorang ibu akan menginap di klinik atau Rumah Sakit, mulai dari menanti proses bukaan hingga masa pemulihan pasca melahirkan.

Jadi sebaiknya anda harus mulai mencicil perlengkapan ibu dan bayi yang perlu disediakan selama berada di Klinik atau Rumah Sakit.

Pengalaman saya saat anak pertama masih sangat minim. Waktu itu, saya membawa banyak sekali pakaian, untuk saya dan bayi. Padahal selama masa perawatan, pakaian bayi sudah disediakan.

Hal-hal kecil seperti ini jadi pengalaman berharga saya saat menjalani persalinan anak kedua. Di sini saya tidak membawa terlalu banyak baju bayi.

Pakaian bayi hanya diperlukan saat saya dan bayi sudah diperbolehkan pulang. Jadi baju untuk pulang saja yang saya siapkan untuk anak kedua.

Anda bisa mencicil untuk mendata apa saja yang anda perlukan selama masa persalinan di Rumah Sakit. Setelah itu, mulai mempersiapkan perlengkapannya secara bertahap.

 

Menjaga Berat Badan Selama Kehamilan

Tips mempersiapkan kelahiran bayi berikutnya ialah menjaga berat badan selama kehamilan. Saat periode kehamilan, sudah wajar bila berat badan seorang wanita akan mengalami peningkatan.

Akan tetapi, besar kenaikan berat badan tersebut ada batas wajar yang masih aman.

Jadi seorang wanita harus memperhatikan kenaikan berat badannya. Rentang kenaikan 10 hingga 20 kg masih aman bagi wanita yang akan melahirkan.

Jika terlalu berat, ada kemungkinan wanita tersebut tidak bisa melahirkan secara normal. Akan tetapi, harus langsung melalui prosedur operasi Caesar.

 

Persiapan Kebutuhan Dana untuk Proses Melahirkan

Satu hal penting yang diperlukan untuk menunjang proses kehamilan hingga persalinan ialah perencanaan dana untuk proses melahirkan.

Untuk kesuksesan tips mempersiapkan kelahiran bayi, para orang tua wajib mempersiapkan dana ini. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan.

Tentukan estimasi anggaran untuk kebutuhan melahirkan. Misalkan Rp 15 juta, target anda bisa komplit anggarannya dalam waktu satu tahun (12 bulan).

Anda bisa mulai mempersiapkan setelah usai prosesi pernikahan anda. Lalu setiap bulan anda menabung senilai Rp 15juta : 12 bulan = Rp 1.250.000.

Jadi anda wajib berkomitmen untuk memisahkan dana sejumlah Rp 1.250.000 tiap bulan untuk memenuhi target anda.

Tips berikutnya ialah dengan memisahkan antara rekening tabungan pribadi dengan rekening untuk proses melahirkan.

Atau tips lainnya, jika anda tidak ingin membuka rekening baru, anda bisa “mengubah bentuk” tabungan dana untuk proses melahirkan dalam bentuk selain uang. Misalnya dalam bentuk Logam Mulia.

Demikian cerita dan kisah kami mengenai tips mempersiapkan kelahiran bayi. Sedikit kisah ini mudah-mudahan memberikan manfaat yang baik bagi anda yang berkunjung.

Semoga anda semua yang membaca cerita ini mendapatkan karunia dari Allah SWT berupa anak yang sehat dan sempurna.

Jika anda ingin liburan ke Bandung, jangan lupa untuk berkunjung ke Teras Cihampelas Bandung ya untuk menikmati pengalaman unik berjalan di skywalk pedestrian.

Sampai jumpa di kisah-kisah kami selanjutnya ya 😀

(Visited 641 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda