Hari terakhir liburan di Blitar, kami sempatkan untuk kulineran ke Tahu Lontong Blitar. Setelah puas pergi seharian keluar, kami pulang ke rumah untuk beristirahat. Mulai terasa deh lelah di seluruh tubuh. Medan yang kami tempuh saat jalan-jalan di Bukit Teletubbies sangat berat. Pendakian sangat curam dan membuat tubuh kelelahan.

Rencana untuk menjelajah kuliner lagi pun rasanya sudah tidak sanggup. Akhirnya, kami putuskan untuk istirahat sejenak di rumah. Lagipula, kami baru saja selesai menikmati makanan di Sop Ayam Kampung Raja. Perut sudah aman, masih terasa kenyang.

Menjelang sore, tubuh mulai terasa segar. Setelah sempat tidur sejenak, kami putuskan untuk pergi lagi, berdua saja. Kali ini berkunjung sebentar ke rumah saudara yang lain. Letaknya tidak terlalu jauh dari rumah pakde dan budhe. Oleh sebab itu, kami pergi meminjam sepeda motor saja. Seru juga, menikmati jalanan sore di Blitar. Jarak yang dekat membuat perjalanan kami juga singkat. Cukup 15 menitan, kami sudah tiba di rumah saudara.

Asyik ngobrol, tidak terasa sudah menjelang maghrib. Kami langsung pamit untuk pulang ke rumah pakde dan budhe. Sekaligus pamit karena keesokan paginya akan pulang kembali ke Semarang. Waktu liburan di Blitar sudah usai. Misi silaturahim dan mengunjungi keluarga di Blitar juga sudah terpenuhi.

warung tempat makan tahu lontong khas blitar - catatan bunda

Wisata Kuliner Murah Meriah di Tahu Lontong Blitar

Di tengah perjalanan, kami lihat kanan kiri jalan raya. Terlihat ada banyak warung yang menjual berbagai menu makanan. Walaupun demikian, tidak ada yang menarik perhatian kami berdua untuk wisata kuliner. Kami pun jalan terus hingga ke rumah.

Menjelang tiba di rumah, terlihat satu warung yang sangat sederhana. Letaknya dekat sekali dari rumah. Bahkan berjalan kaki saja juga bisa. Selain itu, sajiannya juga sederhana dan tidak pernah kami temui baik di Semarang maupun di Bandung. Sepertinya menu tersebut merupakan salah satu kuliner khas Blitar. Tanpa pikir panjang, kami langsung mampir ke warung Tahu Lontong Blitar.

Tampilannya sangat sederhana. Seperti warung kaki lima pada umumnya. Ada terpal yang bertuliskan nama warung. Ukuran warungnya juga tidak terlalu besar. Saat di dalam, pengunjung bisa duduk mengelilingi penjual yang memasak langsung pesanan tahu lontong Blitar. Petang itu warung belum terlalu ramai. Hanya ada kami berdua dan beberapa pengunjung lain yang sedang antri.

cara memasak tahu lontong khas blitar - catatan bunda

Alamat Warung Tahu Lontong

Di mana alamat warung Tahu Lontong Blitar? Kami yakin ada banyak warung sejenis yang menjual menu makanan yang sama. Kebetulan, kami berkunjung ke warung tahu lontong yang terletak di Jalan Cemara Kota Blitar. Namanya Lontong dan Nasi Tahu Cemara Pak To.

Lokasi warungnya dekat dengan Srikaton. Anda bisa menemukannya di seberang jalan dari tempat Srikaton berada. Mudah sekali.

Warungnya berada tepat di pinggir Jalan Cemara. Ukuran warungnya tidak terlalu besar dan masih sangat tradisional. Jadi, lahan parkir juga tidak tersedia dalam jumlah banyak. Bagi pengunjung yang datang menggunakan mobil akan kesulitan mencari tempat parkir. Akan tetapi, bagi anda yang memakai sepeda motor bisa lebih nyaman. Seperti kami saat itu yang menggunakan sepeda motor untuk datang ke warung Tahu Lontong khas Blitar.

Karena lokasinya dekat dari rumah, kami tidak makan di tempat. Kami pesan dua bungkus tahu lontong Blitar dan minta dibungkus. Rencananya kami akan makan di rumah saja supaya lebih santai saat menikmatinya.

wisata kuliner tahu lontong blitar - catatan bunda

Pilihan Menu dan Harga Makanan

Sambil menunggu, kami mengamati penjualnya. Cara memasaknya juga unik. Masakan ini tidak dimasak dengan memakai kompor gas atau kompor minyak tanah. Penjual menggoreng tahu dengan memakai tungku. Bahan bakar yang digunakan ialah kayu bakar. Menurutnya, rasa makanan akan menjadi lebih lezat dibandingkan jika dimasak memakai kompor gas atau minyak tanah.

Ada pilihan menu apa saja di warung Tahu Lontong khas Blitar? Warung ini khusus menjual satu jenis makanan saja. Dalam hal ini ialah olahan tahu lontong khas Blitar. Sebagai variasi, pengunjung bisa memesan nasi putih sebagai pengganti lontong.

Pesanan tiap pengunjung akan langsung disiapkan satu persatu oleh penjualnya. Tiap orang bisa berbeda selera dan ada pesanan khusus. Dalam hal ini, pengunjung bisa memesan tahu lontong dengan berbeda tingkat kepedasan. Pengunjung bisa memesan mulai dari tidak pedas sama sekali hingga tahu lontong yang sangat pedas. Petang itu, kami memesan tahu lontong yang tingkat pedasnya menengah saja. Khawatirnya jika terlalu pedas, malah tidak bisa menikmati tahu lontong yang sudah dipesan.

Seperti apa sih tahu lontong khas Blitar? Makanan ini sangat sederhana. Isinya hanya berisi lontong, tahu goreng, kecambah dan disiram bumbu khusus. Bumbunya bisa anda tentukan tingkat kepedasannya. Anda tinggal memesan saja ke penjualnya, mau seperti apa tingkat kepedasannya. Sebagai sentuhan akhir, diberi tambahan bawang goreng dan kacang tanah goreng. Sajian tahu lontong Blitar agak berbeda dari tahu lontong yang kami nikmati saat keluyuran di Malang.

Bedanya, tahu lontong Blitar tidak menggunakan bumbu kacang seperti tahu lontong khas Malang. Selain itu, sajian tahu lontong khas Blitar memakai tambahan petis di dalam bumbunya. Sehingga rasa gurih pada makanannya lebih terasa saat dinikmati.

Berapa harga satu porsi tahu lontong Blitar? Wisata kuliner di Blitar merupakan saat yang menggembirakan. Mengapa demikian? Asli, harga makanan yang kami temukan yang menjadi penyebabnya. Sudah rasanya yang enak, harganya sangat murah. Bayangkan, satu porsi tahu lontong khas Blitar bisa kami dapatkan hanya dengan Rp 7.000 saja. Isinya juga lumayan banyak dan mengenyangkan.

alamat tempat makan tahu lontong blitar - catatan bunda

Citarasa Tahu Lontong Khas Blitar

Kami tidak terlalu lama menunggu petang itu. Pengunjung masih belum banyak yang datang. Jadi, dalam jangka waktu kurang lebih 15-20 menit, pesanan kami sudah terbungkus rapi. Setelah membayar, kami langsung pulang. Oya, pembayaran makanan di warung tersebut hanya bisa dengan uang tunai saja ya.

Begitu tiba di rumah, kami langsung membuka bungkusan tahu lontong yang sudah dipesan. Tahu lontong khas Blitar dibungkus dengan kertas minyak yang di dalamnya diberi daun pisang. Sajian dengan daun pisang memberi citarasa yang lebih segar dan enak. Pengalaman menemukan sajian tradisional khas Indonesia memang sangat menyenangkan.

Kami mulai mencicipi tahu lontong khas Blitar masing-masing. Seperti yang kami duga, rasanya sungguh lezat. Tahu gorengnya empuk. Dikombinasikan dengan lontong dan bumbu khas yang rasanya pedas. Untung saja kami memesan tingkat pedas yang menengah saja. Rasa pedasnya sudah lumayan membuat lidah kepanasan 😀

Oya, lebih enak jika menikmati tahu lontong Blitar ini menggunakan kerupuk. Ya, kami sekeluarga merupakan penggemar kerupuk. Jadi, setiap makan, sebisa mungkin harus ada tambahan kerupuknya. Selain itu, adanya kecambah dan kacang tanah di dalamnya menambah kerenyahan menu tahu lontong. Rasa gurih tidak perlu ditanya lagi. Gurih dan pedas sudah mendominasi sejak awal.

Ukuran satu porsinya lumayan besar. Sangat cukup untuk membuat perut kenyang. Menu tradisional dan khas semacam ini yang kami buru ketika wisata kuliner di suatu kota. Mencari jenis kuliner yang berbeda dan tidak ditemukan di daerah asal. Dengan demikian, kami bisa menikmati sensasi rasa kuliner yang bermacam-macam. Dalam perjalanan kali ini, kami berhasil menemukannya saat berburu tahu lontong khas Blitar.

Bagi anda penggemar kuliner tradisional, wajib menikmati makanan yang satu ini. Tahu lontong Blitar menjadi tujuan wisata kuliner saat berada di Blitar. Secara keseluruhan, kuliner yang satu ini nikmatnya juara. Sangat direkomendasikan untuk diburu oleh para penggemar kuliner.

Demikian perjalanan berburu kuliner khas Blitar kali ini. Singkat, padat, dengan rasa yang luar biasa. Sampai ketemu lagi pada petualangan keluarga selanjutnya ya 😀

(Visited 13 times, 2 visits today)