Hadiah untuk Anda

Download PULUHAN TEMPLATE MEWARNAI untuk kegiatan Anak di rumah. GRATIS ^_^

Review Talents Mapping – Perjalanan Seru Mengenali Bakat Diri

Review Talents Mapping. Apa itu? Simak kisah kami berikut ini.

Tanggal pernikahan kami gampang diingat, karena kami nikah di masa orang-orang berburu tanggal ‘cantik’.

Akhirnya ditetapkan 20 November 2011 lebih cantik kalau ditulisnya 20.11.2011.

Tepat 20.11.2017 (enam tahun berselang), akhirnya kami mereka perlu melakukan sesuatu supaya kehidupan kami berdua lebih baik. Walaupun selama ini kehidupan kami baik-baik saja.

Keseharian saya 24 jam berkutat di rumah. Dengan berbagai tanggung jawab menjadi seorang ibu, seorang istri, dan mengelola pekerjaan.

Saya melakukannya bersama dengan suami. Jadi setiap hari selalu bisa bersama-sama (4L = Loe Lagi Loe Lagi).

Akhirnya muncul keinginan untuk lebih mengenal diri sendiri. Tujuannya untuk apa?

Menurut saya, perjalanan untuk mengenal diri sendiri tidak akan pernah berhenti. Bahkan akan terus berlangsung dan hanya berhenti saat seseorang meninggal dunia.

Selain itu, untuk lebih memahami, seperti apa karakter pribadi saya, seperti apa karakter suami?

Di area mana kekuatan dominan kami?

Lalu apa yang bisa dioptimalkan setelah mengetahui kekuatan dominan kami?

Singkat cerita, kami akhirnya mencoba melakukan assessment dari Talents Mapping. Kebetulan yang menjadi konselornya ialah kakak kelas dari suami, yaitu Mas Muhammad Firman.

Tepatnya kakak kelas saat di SMA 3 Semarang.

Kali ini kami coba sharing kisah dan review Talents Mapping dari yang kami lakukan dan rasakan. Semoga bermanfaat 😀

Review Talents Mapping - Perjalanan Seru Mengenali Bakat Diri
foto bersama Mas Firman setelah konseling

Review Talents Mapping – Perjalanan Seru Mengenali Bakat Diri

Jadi, apa sih talents mapping ini?

Dari pemahaman kami (saya dan suami), assessment ini dilakukan untuk menemukan apa bakat terkuat yang dimiliki oleh seseorang.

Jadi seseorang akan didorong untuk lebih mengoptimalkan apa yang menjadi kekuatan alaminya, dibandingkan terfokus untuk memperbaiki bakat yang lebih lemah.

Bisa jadi selama ini kami melakukan kegiatan yang bukan merupakan kekuatan kami. Tanpa disadari.

Bisa juga selama ini kami sudah menemukan area kegiatan yang sudah sesuai dengan kekuatan alami kami.

Setiap manusia diciptakan berbeda. Mulai dari jenis kelamin hingga bagian seperti kepribadian (personality). Setuju?

Nah, tujuan utama dari melakukan Talents Mapping ialah mengenali ciri-ciri otentik seseorang. Bagaimana seseorang merasa, dan bagaimana seseorang mempengaruhi perasaan orang lain.

 

Saya bukan expert di bidang ini. Walaupun background pendidikan S1 saya di jurusan Psikologi.

Recommended Info  16 Tips Wisata Keluarga ke Taman Safari Dalam 6 Jam – Bisa Dapat Apa?

Ya, beginilah kalau jurusan kuliah diambil karena cuma mau dapat status Mahasiswa. Tapi lumayan, selama 5 tahun kuliah di Psikologi bisa sekalian berobat jalan hahahaha 😀

Kami juga sempat melakukan tes lainnya, barangkali anda semua juga pernah dengar.

Namanya Tes STIFIN. Tesnya menggunakan sidik jari.

Dari situ, kami mendapati karakter kami berdua sama, jenis Thinking Extrovert.

 

Oke, kembali lagi ke bahasan semula, yaitu sharing tentang review Talents Mapping.

Sebagai awalnya, kami diminta untuk mengisi beberapa pertanyaan yang digunakan untuk penilaian tes ini. Menjawab pertanyaan ini dilakukan secara online.

Info halaman pengujian kami dapatkan setelah mendaftar dan melakukan pembayaran assessment Talents Mapping melalui Mas Firman (konselor yang kami pilih).

 

Waktu pengisian kurang lebih memerlukan waktu 40 – 60 menit.

Pertanyaannya gampang, kita tidak perlu berpikir keras untuk menjawabnya. Cukup apa yang terlintas di pikiran dan apa yang dirasakan.  Akan tetapi, ada baiknya jika anda lakukan pada kondisi yang tenang dan konsentrasi.

Waktu kami melakukan pengisian, kami melakukannya bergantian.

Saat suami sedang menjawab pertanyaan hingga selesai, saya yang memegang dan menjaga anak. Begitu saya beres, gantian suami yang jadi ‘wasit’ buat ngawasin anak-anak, melakukan beberapa kegiatan bersama anak.

 

Setelah selesai, kami lapor ke Mas Firman bahwa kami sudah menyelesaikan tahap untuk menjawab pertanyaan.

Tak lama kemudian, kami dikirim dokumen melalui email, berupa file PDF hasil penilaian dari tes yang sudah kami lakukan sebelumnya.

 

Dokumen ini berisi apa saja sih?

File PDF ini berisi banyak hal, seperti hasil assessment kami, peta kekuatan alami yang kami miliki, dan berbagai penjelasan pendukung lainnya.

Awalnya kami sengaja untuk tidak membaca hasil assessment tersebut.

Kami lebih tertarik untuk mendengar penjelasan hasil dari Mas Firman langsung, baru setelah itu kami bisa baca ulang file PDFnya.

 

Review Talents Mapping

Ya, tahap selanjutnya ialah tahap konsultasi.

Berhubung saat itu Mas Firman sedang sibuk dan ada tugas keluar kota, jadi kami harus mengatur ulang jadwal untuk melakukan konsultasi dan review Talents Mapping assessment yang sudah kami lakukan.

Hingga akhirnya, ketemulah satu hari yang cocok untuk jadwal tatap muka di rumah kami.

Recommended Info  Bakso Mantep Solo, Wisata Kuliner Bandung yang Nikmat dan Pedas

Tahap konsultasi ini seru banget. Sekaligus lucu.

Dari tahap inilah banyak penjelasan yang kami dapatkan, jika dibandingkan hanya dari membaca file PDFnya saja.

Melihat bagaimana bedanya saya dengan suami tanpa kami sadari.

Baru ngeh, saat dijelaskan poin-poin hasil assessment Talents Mapping oleh Mas Firman 😀

 

Bagaimana hasil tes dan review talents mapping kami berdua? Bisa dibilang, personality kami beda banget 😀

Lalu, output yang dihasilkan nanti seperti apa?

Setidaknya ada 34 jenis bakat yang dimiliki tiap manusia. Nah, hasil assessment ini akan mengurutkan bakat yang kami miliki dari nomor 1 hingga ke 34. Diurutkan mulai dari bakat yang terkuat hingga paling lemah.

 

Hasil Assessment

Lalu, bagaimana hasil tes dari suami? Ini 7 bakat terkuat yang dimiliki oleh suami, sesuai hasil Assessment Talents Mapping.

  1. Analytical

  2. Focus

  3. Responsibility

  4. Consistency

  5. Maximizer

  6. Context

  7. Achiever

 

Sedangkan, hasil assessment saya, berikut ini daftar 7 teratasnya.

  1. Connectedness

  2. Communication

  3. Input

  4. Ideation

  5. Futuristic

  6. Arranger

  7. Positivity

 

Kelihatan ya, TIDAK ADA YANG SAMA antara saya dengan hasil tes suami. Bagaikan siang dan malam, matahari dan rembulan.. cieee…

Dari sini, dijelaskan panjang lebar oleh Mas Firman.

Satu persatu bakat tersebut apa maksudnya? Bagaimana ciri-cirinya? Dan bagaimana mengoptimasi bakat alami tersebut?

Saat penjelasan inilah banyak pertanyaan yang terjawab, sampai kami ketawa-ketawa saat menyimak penjelasan beliau.

Salah satunya, kenapa suami saya ga banyak bicara?

Sementara saya, kebalikannya, ngomongnya kebanyakan. Hal-hal kecil sepele remeh-temeh pun suka saya omongin. Karena kalau gak begitu berasa bisa bikin sakit kepala.

Sebagai salah satu contoh yang sering terjadi. Biasanya teman, tetangga, atau saudara.. kalau ngobrol sama saya sering tertawa terbahak-bahak dengar celetukan atau cerita saya.

Tapi, begitu ngobrol atau cerita sama suami. Padahal ceritanya sudah lucuuuuu banget. Ketawanya hanya terdengar desis napas tertahan di tenggorokan dan keluar lewat hidung “kkrrr..”

Sambil senyam-senyum tipis. Udah gitu aja!

Mengapa demikian?

 

Penjelasan mudahnya, karena salah satu bakat terkuat saya itu di area COMMUNICATION dan CONNECTEDNESS (nomor 1 dan 2).

Sedangkan suami saya, area COMMUNICATION itu terletak di nomor 33 dari 34 poin..!!

Nomor dua terbawah alias salah satu bakat terlemahnya. Owalah, pantesan. Gapapa.. saya sudah kebal. Hari-hari juga masih tetap ngomong seperti apa adanya saya, dan reaksi suamipun seperti itu ala kadarnya.

Recommended Info  Serunya Bermain di Kidzoona Paskal Shopping Mall Bandung

Langsung deh kami ngakak bareng-bareng saat mengetahui jawabannya.

 

Lalu, dengan hasil assessment yang bertolak belakang apa ini pertanda buruk? Setelah 6 tahun berjalan, apakah kami bukan jodoh?

Ternyata, walaupun hasilnya tidak ada yang sama. Berdasarkan kuadran talent mapping tersebut, kami berdua sama-sama berada di kuadran kiri.

Kalau kata mas Firman ini menarik..

Saat hasil saya dan suami disatukan, maka kuadran itu jadi PERFECT. Karena satu sama lain melengkapi sehingga tiap variable yang ada di kuadran tersebut kami borong semua.

Jadi kalau ada tak ada malam, apa jadinya kalau seharian siang.

Kalau tak ada rembulan, bagaimana dunia ini akan bertahan dengan sinaran matarhari selama 24 jam 7 minggu bertahun-tahun.

peta bakat talents mapping - yus rizki
peta bakat mama

 

peta bakat talents mapping - nurantono
peta talents mapping ayah

Selama proses konseling, tak jarang juga kami menyisipkan curcol yang ditanggapi mas Firman sebagai pihak ketiga dengan penilaian netral. Ini juga yang membuat kami tersadar dan seolah dalam hati berkata “ooo iya ya..”

Nah, itu baru salah satu hasil pembahasannya. Yang lainnya? Buanyak banget dan sangat menarik.

 

Apakah Talents Mapping bisa untuk anak?

Sempat juga kami tanyakan hal ini ke beliau. Dari penjelasannya, tes ini belum bisa digunakan untuk anak.

Hal ini disebabkan metode tes yang menggunakan pertanyaan seperti kuesioner. Dan akan terlalu berat untuk dipahami bagi anak seusia dua anak kami saat ini yang masih balita.

Jadi, usia berapa yang bisa?

Usia SMP tampaknya sudah bisa memahami konteks untuk menjawab pertanyaan yang diajukan di dalam assessment ini.

 

Berapa biaya untuk melakukan tes ini?

Biaya atau investasi yang diperlukan untuk melakukan tes ini ialah Rp 500.000 / orang.

Berhubung kami melakukan tes berdua, totalnya menjadi Rp 800.000. Dapat diskon Rp 100.000 / orang.

Menurut kami ini harga yang pantas untuk bisa melihat penilaian secara obyektif, mendengar pendapat orang ketiga, dan juga siraman rohani yang tidak menggurui.

Sekian sharing dan kisah kami kali ini mengenai review Talents Mapping. Sampai ketemu di kisah selanjutnya yah 😀

 

Jangan lupa mampir ke sini untuk rekomendasi tempat main di Bandung.

(Visited 7 times, 1 visits today)

Free Update

Daftar di sini untuk mendapatkan INFORMASI dan TIPS Wisata, Kuliner, dan Parenting dari Catatan Bunda secara GRATIS ^_^

Blog Catatan Bunda

Copyright 2017 | catatanbunda.com

PRIVACY POLICY

TERMS AND CONDITIONS

Hadiah untuk Anda

Download PULUHAN TEMPLATE halaman mewarnai untuk anak di rumah.

GRATIS ^_^

You have Successfully Subscribed!