Grup Diskusi

Ada pertanyaan dari informasi di Catatan Bunda? Bisa ditanyakan langsung di Grup

Review Suntik Meningitis, Persiapan Wajib untuk Ibadah Umroh Haji

Dalam kesempatan kali ini, kami ingin berbagi cerita sekaligus review suntik Meningitis. Boleh ya? Semoga ada yang berkenan untuk menyimak informasi sederhana kali ini. Hehehe šŸ˜€

Pada beberapa tulisan sebelumnya, kami telah membagikan beberapa cerita mengenai ibadah umroh bersama keluarga. Mulai dari pengalaman umroh saat hamil. Bagaimana kisah dan perjuangannya saat itu? Atau pada waktu kami bertemu seorang sahabat. Lalu kami wawancara beliau yang baru saja menjalani umroh backpacker. Sudah pernah mampir untuk membaca? Jika belum, silakan mampir dulu ya untuk menyimak ceritanya šŸ˜€

Nah, pada tulisan kali ini, fokusnya akan berbeda dari cerita sebelumnya. Kami akan sharing pengalaman seputar suntik Meningitis saja.

Kita ketahui bersama, suntik meningitis merupakan salah satu syarat wajib sebelum berangkat Umroh. Kami mendapat banyak respon dan pertanyaan mengenai suntik meningitis dari para pembaca Catatan Bunda. Oleh sebab itu, kami buatkan tulisan khusus yang mengulas tentang suntik meningitis.

Sudah siap menyimak informasi dan review suntik meningitis ala Catatan Bunda? Mari kita ikuti ulasan lengkapnya di sini. Semoga membawa manfaat bagi anda yang membaca. Selamat mengikuti šŸ˜€

biaya suntik meningitis untuk ibadah umroh 2019 - catatan bunda

Review Suntik Meningitis untuk Persiapan Umroh

Informasi review suntik meningitis kali ini sangat penting. Mengapa? Prosedur suntik meningitis wajib hukumnya. Khususnya bagi kami yang sebentar lagi akan berangkat lagi untuk ibadah umroh. Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan peraturan untuk hal tersebut. Dasar hukum untuk suntik meningitis bagi jamaah umroh bisa ditemukan di Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 23 tahun 2018. Isi peraturan tersebut ialah mengenai Pelayanan dan Penerbitan Sertifikat Vaksinasi Internasional.

Mengapa sih jamaah umroh atau haji harus melakukan suntik meningitis sebelum berangkat ke Tanah Suci?

Setiap hari, jutaan muslim dari seluruh dunia berdatangan ke Arab Saudi untuk menjalankan ibadah. Baik itu saat musim haji maupun saat periode normal lainnya untuk ibadah umroh. Termasuk jamaah yang berasal dari berbagai negara di Afrika yang menjadi salah satu tempat utama penyebaran penyakit meningitis. Oleh sebab itu, untuk mencegah terjangkit meningitis saat berada di Arab Saudi, jamaah dari Indonesia yang ingin pergi ke Arab Saudi diwajibkan untuk melakukan vaksin meningitis.

Mengenal Penyakit Meningitis

Review suntik meningitis belum lengkap tanpa mengenal apa itu penyakit meningitis? Secara sederhana, penyakit meningitis adalah salah satu penyakit yang berbahaya. Meningitis ialah radang pada membrane pelindung yang menyelubungi otak dan sumsum tulang belakang. Infeksi merupakan salah satu penyebab utamanya. Penyakit ini paling banyak disebabkan oleh virus. Akan tetapi, pada beberapa kasus bisa juga disebabkan oleh bakteri atau jamur.

Penyakit ini bisa menular dari manusia yang satu kepada manusia lainnya. Proses penularan penyakit meningitis terjadi melalui saluran pernapasan dan air liur.

Seperti apa gejalanya?

Gejala awal penyakit meningitis hampir sama seperti penyakit flu (influenza). Akan tetapi, gejala penyakit akan bertambah berat dalam waktu singkat. Ditandai dengan panas tinggi dalam waktu 12 ā€“ 24 jam sejak awal gejala. Tanda penyakit meningitis lainnya antara lain munculnya leher kaku, sakit kepala yang parah, mual, muntah, kejang, hingga daya tahan fisik yang semakin melemah.

persiapan untuk berangkat umroh haji - catatan bunda

Syarat Dokumen untuk Vaksin Meningitis

Sebelum melaksanakan suntik vaksin meningitis, ada proses administrasi yang harus dilalui. Peserta vaksin harus mempersiapkan dokumen khusus sebelum mendaftar ke tempat suntik. Beberapa dokumen administrasi tersebut antara lain:

  • Fotokopi paspor
  • Fotokopi KTP
  • Pas foto ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar, background foto berwarna putih dengan proporsi 80% foto tampak wajah.

Lalu, berapa biaya untuk suntik vaksin meningitis? Sepengetahuan kami, biayanya bervariasi. Faktor perbedaannya tergantung dari tempat penyedia layanan suntik meningitis. Setahu kami, biaya untuk suntik meningitis berkisar Rp 305.000 hingga Rp 325.000 per orang.

Jika lebih dari itu, kami kurang paham juga apa penyebabnya. Adakah pembaca yang membayar lebih mahal dari itu? Silakan share informasi dan pengalaman anda melalui kolom komentar di blog, grup telegram Catatan Bunda, atau media sosial kami lainnya ya.

Selesai melakukan prosedur suntik meningitis, tiap jamaah akan mendapatkan tanda bukti. International Certificate of Vaccination or Prophylaxis dengan bentuk fisik sebuah buku kecil berwarna kuning. Tiap peserta akan mendapatkan satu buah buku kuning. Di dalam bukunya terdapat berbagai informasi penting.

Beberapa informasi penting yang ada di dalam buku kuning ialah sebagai berikut:

  • Data diri peserta vaksin meningitis;
  • Nomor paspor;
  • Informasi nama dokter yang menjalankan prosedur suntik meningitis;
  • Masa berlaku vaksin meningitis.

Oya, suntik meningitis berlaku selama dua tahun. Jika dalam rentang waktu 2 tahun anda akan pergi umroh lagi, anda tidak perlu melakukan suntik meningitis lagi. Cukup sertakan buku kuning bahwa anda telah suntik meningitis beberapa waktu sebelumnya. Jangan sampai buku kuningnya hilang ya. Jika kehilangan buku, lebih baik hubungi travel umroh tempat anda mendaftar umroh atau hubungi tempat suntik meningitis terdekat di kota anda.

Satu tips penting bagi anda. Lakukan suntik meningitis jauh-jauh hari sebelum berangkat umroh ya. Jadi, anda tidak terburu-buru saat melakukan rangkaian prosesnya. Paling telat, lakukan vaksin meningitis 2 hingga 3 minggu sebelum berangkat ibadah umroh.

Bagaimana dengan kami?

Kami lebih baik main aman saja. Suntik meningitis kami lakukan jauh hari sebelum berangkat umroh. Terkadang, kami sudah menjalankan proses vaksin meningitis 2 atau 3 bulan sebelum ibadah umroh.

review suntik meningitis ala catatan bunda - pengalaman tahun 2019

Prosedur Registrasi Vaksin Meningitis Secara Online

Para calon jamaah umroh juga bisa melakukan pendaftaran suntik meningitis secara online. Berikut ini langkah-langkahnya:

  • Masuk ke situs formulir onlineĀ http://kespel.depkes.go.id/vaksinasi;
  • Isi kolom formulir sesuai data peserta;
  • Siapkan scan paspor atau KTP sesuai Identitas yang dipilih dan upload di kolom Upload;
  • Isi semua kolom yang bertanda Bintang*. Abaikan yang tidak Bertanda Bintang* ;
  • Pilih lokasiĀ tempat suntik vaksin meningitisĀ di daerah terdekat peserta;
  • Tentukan jadwal tanggal dan waktu kedatangan sesuai pilihan peserta;
  • Setelah di isi semua, klik kirim;
  • Cek email yang anda gunakan untuk registrasi dan pastikan anda mendapatkan tanda terima registrasi melalui email bahwa peserta diterima untuk Suntik Vaksin Meningitis. Tanda terima registrasi tersebut sebagai bukti pendaftaran yang akan peserta bawa keĀ tempat suntik vaksin meningitis;
  • Pada jadwal dan tempat yang sudah peserta tentukan di harapkan datang keĀ tempat suntik vaksin meningitis;
  • Berikan tanda terima registrasi, serahkan persyaratan dan siapkan biaya untuk pembayaran;
  • Peserta wanita produktif, akan di lakukan tes urine terlebih dahulu;
  • Panggilan, masuk ke ruang vaksin, dan melakukan suntik vaksin meningitis;
  • Pengambilan foto barcode;
  • Peserta mendapatkan 1 buah Buku KuningĀ (International Certificate of Vaccination Prophylaxis). Proses selesai.

prosedur dan syarat suntik vaksin meningitis - catatan bunda

Review Suntik Meningitis di Bandung

Berhubung lokasi tempat tinggal kami di Bandung, maka review suntik meningitis kami pun berlokasi di Bandung juga. Semoga bisa memberikan gambaran bagi para pembaca. Terutama bagi anda yang akan menjalankan prosedur suntik meningitis di kotanya masing-masing.

Ada instansi pemerintah yang melayani proses suntik meningitis untuk calon jamaah umroh. Untuk kota Bandung, lokasi untuk suntik meningitis ada di alamat berikut ini:

Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung

Jalan Cikapayang nomor 5 Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan, Kota Bandung 45116.

Kantor ini buka setiap hari kerja (Senin hingga Jumat).

Waktu pelayanan dimulai dari pukul 07.30 WIB dan tutup pada pukul 15.00 WIB.

Dari informasi yang kami dapatkan, kantor ini punya batas kuota pelayanan tiap hari. Untuk peserta yang daftar secara offline, kuotanya 75 orang per hari. Sedangkan untuk peserta yang registrasi secara online, jumlah kuotanya sebanyak 275 orang per harinya.

Review suntik meningitis kami mulai dari proses pendaftaran. Awalnya, kami mencoba mendaftar suntik vaksin meningitis secara online. Akan tetapi, kami sangat kesulitan melakukan registrasi. Apakah memang sistemnya yang belum user friendly atau hanya kami saja yang kurang beruntung? Kami pun tidak tahu secara pasti.

Kami pun mencari informasi tentang alternatif lokasi lainnya. Ibarat kata, kami sudah menyerah pada proses registrasi ala pemerintah. Jika perlu daftar secara offline, asalkan kami bisa suntik meningitis dengan cepat dan resmi, kami akan datangi tempatnya.

Waktu pun berlalu, kami terus mencari informasi sambil menjalankan aktivitas seperti biasa. Hingga suatu hari, suami jatuh sakit dan pergi ke klinik yang lokasinya dekat dari rumah. Ketika sedang menunggu antrian untuk masuk ke ruang dokter, pandangan kami tertuju ke satu banner di dalam klinik.

Klinik tersebut melayani suntik meningitis untuk jamaah umroh. Wah, senang sekali hati kami berdua. Berhubung waktunya tidak banyak, kami gunakan smartphone untuk memfoto informasi yang ada di banner tersebut. Minimal ada nomor telepon yang bisa kami hubungi dari rumah.

suntik vaksin meningitis untuk ibadah umroh - catatan bunda

Beberapa waktu kemudian, kami menelepon kembali klinik tersebut. Tujuannya sudah jelas. Kami ingin meminta informasi lebih tentang program suntik meningitis. Mulai dari jadwal suntik, dokumen yang harus dipersiapkan, hingga biaya untuk vaksin meningitis.

Semuanya cocok dan masuk akal menurut kami. Akhirnya, kami putuskan untuk suntik meningitis di klinik tersebut. Saat tiba jadwalnya, kami datang ke klinik. Di dalam klinik, kami menjalani proses suntik satu persatu. Khusus untuk peserta wanita usia produktif, sebelum suntik wajib menjalani tes urine. Tujuannya untuk mengetahui apakah calon jamaah umroh sedang hamil atau tidak.

Apabila sedang kondisi hamil, calon jamaah tidak diperbolehkan untuk suntik meningitis. Mengapa? Karena resikonya bisa membahayakan kondisi janin yang ada di kandungan wanita tersebut.

Kami berdua masuk bergiliran ke ruangan dokter. Di dalam ruangan, ada seorang dokter dan suster pendamping. Sebelum melakukan suntik, dokter memperkenalkan diri dengan nama dan beliau sebagai petugas medis yang berwenang untuk melakukan suntik meningitis di klinik tersebut. Selesai memperkenalkan diri, langsung dilakukan proses suntik di lengan sebelah kiri bagian atas.

Prosesnya sangat singkat dan cepat. Sangat jauh berbeda dari proses suntik yang dulu pernah kami lakukan di instansi pemerintah. Kantor pelayanan dari pemerintah penuh sesak oleh calon jamaah umroh. Jadi, review suntik meningitis di klinik ini terasa sangat nyaman bagi kami berdua. Ditambah, saat itu lokasi klinik sangat sepi dan tidak penuh sesak oleh calon jamaah.

Suntik vaksin meningitis hanya memakan waktu beberapa detik saja. Setelah selesai, kami keluar dari ruang dokter dan menunggu penyerahan buku kuning. Serah terima buku kuning dilakukan tidak lama kemudian. Kami dipanggil satu persatu. Tujuannya untuk memverifikasi dan menyamakan data di buku kuning dengan informasi data diri yang ada di paspor. Data di kedua buku tersebut harus sama untuk memudahkan proses administrasi jamaah ketika akan berangkat umroh.

Selesai proses serah terima, kami menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran. Berapa yang harus kami bayar? Berikut rinciannya:

Biaya suntik meningitis = 2 orang x Rp 325.000 = Rp 650.000

Biaya tes urine untuk kehamilan = 1 orang x Rp 20.000 = Rp 20.000

Total biaya = 670.000

Tarif suntiknya memang sedikit berbeda. Akan tetapi, bedanya tidak terlalu jauh. Review suntik meningitis di klinik tersebut sangatlah positif. Suasana klinik nyaman, ruangan sejuk dengan AC, prosesnya cepat dan hasil buku kuningnya juga resmi. Selain itu, letak kliniknya juga tidak terlalu jauh dari rumah. Sangat menghemat waktu dan tenaga kami berdua. Jika harus melakukan vaksin di kantor pelayanan milik pemerintah, kami tidak yakin proses mulai hingga selesainya bisa secepat yang kami rasakan.

Di mana tempat kami berdua melakukan suntik meningitis? Kami berdua menjalankan prosedur vaksin di klinik berikut ini:

KLINIK MUTIARA CIKUTRA

Lokasi: Jalan Cikutra Blok A-B No. 115, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40124

Nomor telepon: 022 ā€“ 7216058

Klinik kesehatan ini buka setiap hari selama 24 jam. Anda bisa meminta informasi kapan saja tentang aneka layanan yang disediakan di dalamnya.

Demikian review suntik meningitis ala Catatan Bunda. Semuanya berdasarkan pengalaman pribadi yang belum lama ini kami jalani sendiri. Semoga informasi kali ini bermanfaat untuk para pembaca sekalian.

Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk menghubungi kami ya. Sampai jumpa pada petualangan keluarga lainnya. Terimakasih banyak dan sampai jumpa šŸ˜€

(Visited 14 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Grup Diskusi

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda