Grup Diskusi

Ada pertanyaan dari informasi di Catatan Bunda? Bisa ditanyakan langsung di Grup

Review Buku Persisten, Kisah Inspirasi Perjuangan Mewujudkan Mimpi

Halo teman-teman, kali ini kami akan coba membuat sedikit tulisan mengenai review Buku Persisten. Adakah yang sudah memiliki dan membaca buku yang satu ini? Bagaimana menurut sudut pandang anda yang sudah membaca? Silakan share di kolom komentar ya.

Secara umum, buku Persisten menceritakan tentang perjuangan penulis dalam mewujudkan impian. Khususnya impian untuk menjalani tour stand-up comedy keliling dunia. Ya, buku ini menceritakan perjuangan salah satu stand-up comedian terkenal di Indonesia, yaitu Pandji Pragiwaksono.

Tour keliling dunia ialah sebuah pencapaian yang besar dalam karier stand-up comedy Pandji Pragiwaksono. Untuk meraih sesuatu yang besar, perlu perjuangan besar pula untuk mencapainya. Hal tersebut yang dikisahkan secara apik di dalam buku Persisten.

Seperti apa cerita menarik di dalamnya? Mari kita nikmati review Buku Persisten ala Catatan Bunda. Selamat mengikuti 😀

review buku persisten pandji pragiwaksono - catatan bunda

Profil Singkat Buku Persisten

Sekarang, kita akan mengenal lebih dalam mengenai buku Persisten. Berikut ini detail informasi bukunya.

Judul Buku: Persisten

Penulis: Pandji Pragiwaksono dan Muhammad Husnil

Penerbit: PT Bentang Pustaka

Tahun Terbit: 2017

Jumlah Halaman: 169

Ya, buku Persisten ditulis oleh dua orang sekaligus. Pertama, ialah Pandji Pragiwaksono itu sendiri. Penulis kedua ialah Muhammad Husnil yang bertugas sebagai co-writer. Mengapa tidak ditulis sendiri oleh Pandji? Ada alasan khusus yang melatarbelakangi keputusan tersebut.

Buku ini bercerita tentang perjuangan Pandji beserta tim dalam menyelenggarakan tur stand-up comedy keliling dunia. Pandji tidak ingin buku ini berkesan sok tahu dan mengajari pembaca mengenai prestasinya keliling dunia. Oleh sebab itu, Pandji menunjuk Muhammad Husnil sebagai co-writer dalam menyelesaikan bukunya.

Harapannya, buku ini menghadirkan karya yang obyektif dari sudut pandang orang lain. Bukan hanya dari sudut pandang Pandji sendiri. Dengan keobyektifan tersebut, tulisan yang dihasilkan juga penuh dengan kejujuran secara brutal akan perjalanan Pandji dan tim.

Pandji mengenal Muhammad Husnil cukup lama. Gaya penulisan dari Muhammad Husnil sangat disukai oleh Pandji. Hal ini menjadi salah satu faktor Pandji saat menggandeng Muhammad Husnil sebagai co-writer.

Baik, sekarang kita mulai saja review Buku Persisten. Apa saja kesan menarik bagi kami setelah membaca buku yang satu ini. Mari kita ikuti cerita selengkapnya.

review buku persisten perjuangan mewujudkan impian - catatan bunda

Review Buku Persisten

Buku yang diterbitkan pada tahun 2017 ini terdiri dari 7 buah bab. Ketujuh bab tersebut ialah sebagai berikut:

  • Berikan yang Terbaik
  • Berkat Obrolan Santai
  • Dari Tahu Basi Sampai Kadal Buntung
  • Melucu di Bawah Tekanan
  • Yah, Gimana Dong?
  • PERSISTEN
  • Pembuktian Menjadi Wongsoyudan

Memang, ketujuh bab ini belum cukup untuk menceritakan keseluruhan cerita perjuangan saat tur stand-up keliling dunia. Akan tetapi, dalam tujuh bab ini, penulis berhasil mengirimkan pesan berharga untuk pembaca. Pesan ini dirangkai di dalam tulisan berbentuk cerita yang empuk dan mudah dicerna saat kami menikmatinya. Melahap 169 halaman buku Persisten pun terasa sangat menyenangkan.

Untuk mencapai target yang besar, tidak bisa dilakukan seorang diri. Kita harus memiliki sebuah tim untuk mencapainya. Demikian juga dengan Pandji. Dalam buku ini, dijelaskan satu persatu siapa saja the winning team yang bekerjasama dengan Pandji untuk mewujudkan mimpi besarnya. Mulai dari yang bertugas mencari sponsor untuk pendanaan tur keliling dunia, menjadi manajer, mengurus segala masalah teknis, mengurus penjualan merchandise, tiket pesawat, hingga urusan dokumentasi.

Buku ini membahas secara spesifik mengenai perjalanan tur dunianya yang diberi nama Juru Bicara. Tur keliling dunia ini mengunjungi 24 kota di 5 benua. Dimulai dari Shanghai, Cina dan diakhiri di Jakarta. Tur berjalan hampir satu tahun penuh.

Apa alasan Pandji memilih Juru Bicara sebagai judul dari tur keliling dunianya? Ada banyak alasan menarik yang diutarakan oleh penulis mengenai hal ini. Masih ada kaitan dengan ketertarikan Pandji dalam memilih tema komedinya. Semuanya bisa anda temukan saat membaca buku Persisten.

berjuang keras dalam mewujudkan mimpi besar - catatan bunda

Tantangan untuk Mewujudkan Impian

Bahasan review buku Persisten selanjutnya ialah tantangan besar yang dihadapi oleh Pandji. Kita ketahui bersama, untuk mewujudkan mimpi besar, pasti jalan yang dilalui tidak mudah. Akan muncul banyak tantangan selama proses mewujudkannya. Pandji dan tim pun demikian.

Dalam buku Persisten, diceritakan secara gamblang masalah besar apa saja yang pernah dihadapi oleh Pandji. Lalu, bagaimana cara Pandji beserta timnya untuk mengatasi masalah tersebut. Semuanya dijelaskan secara menarik di buku.

Salah satunya ialah mengenai pemilihan bahasa saat melakukan pertunjukan di suatu negara. Tur Juru Bicara mengunjungi puluhan kota di berbagai negara di dunia. Hampir semua negara asing yang dikunjungi tidak menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari.

Bahasa apa yang digunakan oleh Pandji saat mengantarkan materi komedinya di pertunjukan? Pesan yang disampaikan oleh penulis pada pembaca sangat kuat. Kita harus lebih bangga dan percaya diri sebagai bangsa Indonesia. Oleh sebab itu, Pandji tetap menggunakan Bahasa Indonesia saat tampil di negara lain. Jika bukan kita yang memperkenalkan bahasa Indonesia, lalu siapa lagi yang akan melakukannya?

Lepas dari satu masalah, muncul lagi masalah yang lainnya. Mulai dari perjuangan Pandji dan tim mencari sponsor utama. Bagaimana idealismenya saat memilih sponsor untuk acaranya? Seperti apa pandangannya tentang perusahaan rokok yang ingin menjadi sponsor untuk tim dunianya? Semuanya dikupas tuntas di dalam buku Persisten.

Review buku Persisten kali ini tidak akan menampilkan setiap masalah yang diceritakan di dalam buku. Sebaiknya, anda bisa membaca langsung kisah inspiratifnya di dalam buku. Segera cari ya bukunya di toko buku atau toko online di sekitar anda 😀

Mari kita teruskan cerita menarik seputar review Buku Persisten. Pandji memang memilih dunia komedi sebagai tempat perjuangannya dalam menyampaikan sesuatu. Tidak heran, materi komedi yang dia bawakan kebanyakan berisi tentang kritik sosial dari berbagai masalah di masyarakat dan bangsa Indonesia. Semuanya dikemas secara ringan sehingga penonton pun bisa tertawa lepas saat menerima materi komedi tersebut.

Walaupun tidak seluruh penonton akan setuju dengan pendapatnya, hal itu tidak menjadi masalah untuknya. Minimal, Pandji sudah berhasil memasukkan satu pendapat baru ke dalam kepala penontonnya. Biarkan tiap individu yang akan memproses dan mengolah informasi baru tersebut sesuai dengan pemahamannya.

Respon para penonton sangatlah positif. Bahkan sangat berterimakasih karena materi-materi stand-up yang dibawakan bisa menambah wawasan para penonton. Cerita sejarah bangsa saat masa kelam pun ada yang dijadikan materi saat pertunjukan. Seperti pada periode pemberontakan PKI tahun 1965 dan demonstrasi besar-besaran tahun 1998.

Secara keseluruhan, buku ini sangat layak untuk dibaca. Ukuran bukunya tidak terlalu besar, jadi nyaman saat dipegang dan dinikmati ceritanya. Ceritanya pun ditulis dengan baik. Anda bisa melahap buku Persisten dalam sekali kesempatan membaca. Nikmati aneka kisah nyata dari perjuangan penulis di dalam bukunya.

Inspirasi untuk mengejar mimpi bukanlah satu perkara yang main-main. Setiap kita membutuhkan bahan bakar tambahan untuk mengejar mimpinya. Salah satunya ialah menyimak cerita jujur dari orang lain yang sudah menunjukkan bahwa mengejar mimpi besar bukanlah suatu hal yang mustahil.

Demikian ulasan sederhana mengenai review Buku Persisten ala Catatan Bunda. Semoga kisah kali ini bisa menginspirasi kita semua untuk berbuat sesuatu. Terutama dalam hal mengejar mimpi besar kita.

Terimakasih banyak sudah berkenan menyimak tulisan kisah kali ini. Semoga membawa manfaat bagi anda yang membacanya. Sampai jumpa di cerita berikutnya 😀

(Visited 10 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Grup Diskusi

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda