RedDoorz Adam Malik Medan, Penginapan Murah Meriah untuk Keluarga

Halo semuanya, kali ini keluarga Catatan Bunda mau sharing cerita dan pengalaman saat menginap di RedDoorz Adam Malik Medan. Saat itu, kami pergi sekeluarga ya, komplit! Ayah, kakak dan adik pun ikut serta berangkat ke Medan. Pada cerita sebelumnya, kami sempat mereview Mie Aceh Titi Bobrok. Udah baca belum? Yang belum, silakan merapat ya untuk merasakan kelezatan Mie Acehnya 😀

Nah, balik lagi ke cerita inti di artikel kali ini. Kami coba berbagi cerita ke teman-teman pembaca semua. Siapa tahu review sederhana ini bisa bermanfaat dan menjadi salah satu alternatif tempat menginap. Terutama bagi teman-teman yang sedang berkunjung ke Medan.

Seperti apa cerita lengkap RedDoorz Adam Malik Medan? Yuk, kita mulai saja ulasannya. Selamat menikmati.

gedung penginapan reddoorz adam malik medan - catatan bunda 2020

Tempat Penginapan Murah di Medan untuk Keluarga

Jadi, malam itu kami berangkat dari Bandara Kertajati di Majalengka. Penerbangan langsung menggunakan Lion Air menuju ke Medan. Untuk teman-teman di Bandung yang ingin honeymoon ke Medan setelah melangsungkan acara pernikahan atau hanya ingin berlibur, bisa gunakan rute penerbangan Kertajati – Medan ya.

Rencananya, kami tidak langsung menuju ke rumah orangtua di Medan. Akan tetapi, singgah dahulu ke RedDoorz Adam Malik Medan.

Sudah ada keluarga yang menunggu di lokasi penginapan. Mengapa keluarga banyak yang berkumpul di penginapan tersebut? Tujuannya ialah mendampingi mama yang sedang sakit. Beliau sempat dirawat di Rumah Sakit Adam Malik kala itu. Jadi, keluarga besar sepakat untuk mencari tempat menginap terdekat. Selain dijadikan sebagai tempat beristirahat, tujuannya supaya lebih dekat dengan ruang perawatan.

Singkat cerita, kami sekeluarga tiba di Medan dalam keadaan selamat. Kami segera dibawa menuju ke RedDoorz Adam Malik Medan. Perjalanan dari Bandara Kualanamu menuju ke tempat menginap membutuhkan waktu sekitar 1 jam. Saat itu memang sudah malam, jadi jalanan tidak terlalu padat. Sudah ada satu kamar yang disiapkan untuk tempat menginap kami sekeluarga.

kasur ukuran queen di kamar tempat menginap - catatan bunda 2020

Alamat Lengkap RedDoorz Adam Malik Medan

Di mana alamat lengkap penginapan ini? Kita bisa menemukannya di alamat berikut:

Jalan Cardiac Center No 04, Kemenangan Tani, Kec. Medan Tuntungan, Kota Medan.

Letaknya sangat strategis dan dekat sekali dari Rumah Sakit Adam Malik. Tepatnya berada di gerbang belakangnya. Cukup jalan kaki kurang lebih 5 – 10 menit dari Rumah Sakit, kami sudah tiba di lokasi penginapan. Jadi, lokasinya memang sempurna untuk kebutuhan kami dan keluarga besar.

Tarif Menginap

Lalu, berapa tarif untuk menginap di RedDoorz Adam Malik Medan? Dalam kesempatan ini, fokus utamanya memang tidak mencari fasilitas. Faktor yang diperhatikan ialah lokasi yang harus dekat dengan Rumah Sakit. Selain itu, fasilitasnya cukup untuk dijadikan tempat singgah dan beristirahat keluarga besar.

Tidak heran, tarif menginap di sini sangat murah dan ekonomis. Jangan dibandingkan dengan fasilitas hotel bintang empat atau bintang lima ya, teman-teman. Untuk menginap di RedDoorz Adam Malik, tamu cukup membayar di bawah Rp 200.000 semalam. Ketika pertama kali tiba, kami sudah disiapkan kamar menginap oleh abang. Jadi, kami tidak booking sendiri.

Beberapa hari setelahnya, kami menginap satu malam di tempat yang sama sebelum pulang ke Bandung. Saat itu, kami booking untuk satu malam. Tarif menginapnya tercantum dalam foto berikut ini:

tarif menginap satu malam di reddoorz adam malik medan - catatan bunda 2020

Sangat murah, bukan? Seperti kita semua ketahui, RedDoorz memang menyediakan alternatif tempat menginap dengan harga yang ekonomis. Seperti yang sedang kami ulas kali ini.

Harga ini masih bisa lebih murah lho, teman-teman! Seperti yang dilakukan oleh abang kami. Bagaimana caranya? Beliau cuku mendaftar menjadi member RedDoorz terlebih dahulu. Dari tarif Rp 100ribuan semalam, abang mendapatkan diskon tambahan karena sudah menjadi member. Akhirnya, abang mendapatkan tarif menginap sekitar Rp 97ribu saja untuk satu malamnya. Mantep banget ya murahnya? 😀

Fasilitas Penginapan RedDoorz Adam Malik Medan

Ada fasilitas apa saja yang bisa didapatkan oleh para tamu yang menginap? Menurut kami, fasilitas yang ditawarkan sudah cukup baik. Mengingat tarif menginap di sana juga sangat ekonomis, kami tidak punya ekspektasi yang terlalu tinggi.

Ukuran kamar tempat kami menginap cukup besar. Ada satu buah kasur queen size di dalamnya. Selain itu, ada fasilitas lain berupa kamar mandi dalam, sebuah televisi, perlengkapan mandi dan botol air mineral. Lumayan sekali menurut kami. Dengan tarif menginap dibawah Rp 200ribu semalam, fasilitas penginapannya sudah sangat nyaman sebagai tempat beristirahat.

kamar dan kamar mandi tamu reddoorz medan - catatan bunda 2020

fasilitas handuk dan botol air mineral di reddoorz - catatan bunda 2020

Televisinya sudah dilengkapi dengan layanan TV kabel. Jadi, banyak pilihan channel yang bisa dinikmati saat sedang berada di kamar. Di dalam kamar juga dilengkapi pendingin udara seperti layaknya hotel pada umumnya.

RedDoorz Adam Malik Medan tidak mempunyai fasilitas lift ya, teman-teman. Jadi, barang bawaan harus dibawa sendiri ke lokasi kamar. Kami memilih kamar yang ada di lantai 2. Dengan demikian, tidak terlalu jauh saat harus membawa koper dan tas bawaan keluarga.

fasilitas televisi di kamar reddoorz medan - catatan bunda

Fasilitas lain yang kami dapatkan ialah jaringan internet gratis. Cukup minta password koneksi wifi gratis ke pengelola saja. Selama menginap di RedDoorz Adam Malik Medan, kami bebas menggunakan fasilitas tersebut. Sangat membantu kami sekeluarga saat berada di sana.

Bagaimana kecepatan aksesnya? Dari yang kami rasakan, internetnya tidak terlalu buruk. Cukup baik koneksinya saat dipakai untuk mengakses berbagai website dan aplikasi. Streaming video Youtube pun lancar, tidak ada masalah saat itu.

Saat itu, kami memilih paket menginap tanpa fasilitas sarapan. Mengapa demikian? Dari pengamatan kami, di sepanjang jalan Cardiac Center, ada banyak tempat makan yang bisa dipilih. Pilihan menu makanan yang ditawarkan juga sangat bermacam-macam. Jadi, kami tidak perlu khawatir saat ingin makan. Mau pilih menu makanan berat ada. Atau mau sekedar mencari cemilan seperti roti bakar? Tentu ada. Masih banyak pilihan yang lainnya.

lobi resepsionis penginapan lantai 2 - catatan bunda 2020

Tidak hanya di sepanjang jalan, RedDoorz Adam Malik pun memiliki restoran atau kantin khusus sendiri. Letaknya ada di lantai bawah. Jadi, setiap tamu yang menginap di sana, pasti melihat kantin tersebut. Pilihan menu makanan dan minumannya pun bervariasi. Kami sempat sarapan bersama di kantin.

Kantin buka setiap hari mulai pukul 08.00 pagi hingga 18.00 WIB. Sementara itu, mereka tutup pada hari Minggu. Saat pagi hari, kami memesan menu mie sop khas Medan di kantin. Pilihan menunya banyak, tetapi saat pagi hari belum semua menunya siap untuk dipesan. Baru beberapa menu saja yang tersedia.

Rasa makanannya bagaimana? Mie sop yang kami cicipi lumayan enak rasanya. Ditambah sambal untuk mendapatkan rasa pedas, makin mantap rasanya. Apalagi saat pagi hari, memang tepat untuk menikmati makanan berkuah yang hangat. Soal harga, tenang saja. Harga menu makanan di kantin ini sangat bersahabat, tidak membuat kantong jebol. Harganya ekonomis, sama persis seperti tempat menginapnya, hehehe 😀

Bagi tamu yang membawa kendaraan, tersedia fasilitas tempat parkir untuk mobil dan motor. Memang tidak terlalu luas. Akan tetapi, cukup untuk menampung kedatangan para tamu yang menginap di RedDoorz Adam Malik Medan.

suasana pagi hari di depan gedung penginapan - catatan bunda 2020

Jadi, penginapan RedDoorz Adam Malik Medan ini recommended atau tidak?

Untuk keluarga kami saat itu, menginap di tempat penginapan ini sudah sangat cukup. Ditambah dengan tarif menginap yang sangat ekonomis. Tujuannya memang bukan untuk liburan dan bersenang-senang. Akan tetapi, tujuan utamanya ialah mendampingi mama yang sedang dirawat di Rumah Sakit Adam Malik.

Kami hanya butuh tempat untuk singgah. Anak-anak tetap terjaga makan dan minumnya. Saat ingin beristirahat, keluarga bisa tidur di penginapan. Saat ingin mandi dan membersihkan badan, keluarga bisa mampir ke penginapan. Ketika lapar, keluarga bisa berburu makanan di sepanjang jalan Cardiac Center atau menikmati makanan di kantin RedDoorz.

Teman-teman tinggal menyesuaikan kondisi masing-masing ya. Bila butuh tempat singgah atau transit saat berada di Medan, bisa pertimbangkan untuk menyewa kamar di RedDoorz. Apabila tempat tujuan utama dekat dengan Jalan Cardiac Center, menginap ekonomis di RedDoorz Adam Malik Medan bisa menjadi salah satu opsi yang patut dipertimbangkan.

Baiklah, sekian dulu cerita pengalaman kami sekeluarga saat menginap di RedDoorz Adam Malik Medan. Semoga memberikan tambahan informasi bermanfaat untuk teman-teman. Terimakasih banyak sudah menyimak. Sampai ketemu lagi ya di cerita keluarga kami selanjutnya 😀

(Visited 13 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi kami
1
Butuh bantuan?
Halo.. Temukan produk terbaru Catatan Bunda di idekreator.com.

Ada yang bisa kami bantu?
Powered by