Grup Diskusi

Ada pertanyaan dari informasi di Catatan Bunda? Bisa ditanyakan langsung di Grup

Podcast Memakai Anchor, Apa Saja Fitur-Fitur Unggulannya?

Halo, ketemu lagi dengan keluarga Catatan Bunda yang lagi getol belajar bikin podcast memakai Anchor. Ada yang sudah mendengarkan episode podcast Catatan Bunda? Jika sudah, jangan sungkan untuk menyapa kami ya di podcast.

Kali ini, kami masih ingin membahas sedikit seputar dunia podcast. Setelah sebelumnya membahas alasan membuat podcast, kini kami ingin sharing tentang pengalaman yang lainnya. Kali ini, kami coba untuk membahas topik mengapa podcast memakai Anchor?

Mengapa tidak membuat podcast dengan aplikasi populer seperti Spotify, Soundcloud, dan lain-lain? Apa sih menariknya Anchor? Dalam ulasan sederhana ini, kami akan menjawab pertanyaan tersebut. Siapa tahu menjadi pertimbangan teman-teman sekalian untuk membuat podcast sendiri.

alasan membuat podcast memakai anchor - catatan bunda

Alasan Membuat Podcast Memakai Anchor

Trend podcast sepertinya terus berkembang dalam beberapa waktu terakhir ini. Kami melihat, ada banyak aplikasi podcast yang bermunculan. Para pengguna pun bisa mendownload berbagai aplikasi favoritnya melalui App Store atau Google Play Store.

Salah satu penyebabnya ialah dari format podcast itu sendiri. Seperti kita ketahui, podcast memiliki format dengan sistem audio on demand. Artinya, pendengar bisa bebas memilih dan mencari topik yang ingin didengarkan pada satu waktu tertentu. Format audio sangat ideal digunakan pada kondisi tertentu, misalnya saat sibuk dengan tugas atau pekerjaan. Dibandingkan menikmati konten audio visual di Youtube, anda bisa lebih mudah mendengarkan podcast yang hanya berbentuk audio saja.

Beruntung saat ini dunia podcast terus berkembang. Di samping itu, penggunaannya juga semakin mudah. Salah satunya seperti yang kami temukan saat membuat podcast memakai Anchor.

Ada dua cara untuk menggunakan aplikasi Anchor. Pertama, ialah mengakses langsung websitenya melalui PC atau laptop. Sedangkan cara kedua, anda bisa menggunakan aplikasi Anchor di smartphone atau tablet. Cukup download lalu install aplikasi Anchor. Anda bisa menemukannya di App Store dan Google Play Store.

Lalu, apa saja alasan kami membuat podcast memakai Anchor? Mari kita mulai pembahasannya.

Anchor memiliki tagline yang patut diingat. The easiest way to make a podcast. Mungkin Anchor bukan aplikasi podcast yang terbaik. Akan tetapi, Anchor memposisikan dirinya sebagai aplikasi termudah untuk membuat podcast. Dari fitur-fitur yang ditawarkan Anchor, rasa-rasanya semua orang bisa menggunakan dengan mudah.

aplikasi anchor gratis dan memudahkan - catatan bunda

#1 Unlimited Free Hosting

Alasan pertama membuat podcast memakai Anchor ialah kapasitas hosting yang unlimited. Pengguna bebas memproduksi konten podcast sepuasnya. Durasi waktunya pun tidak dibatasi. Mau 5 menit hingga 60 menit lebih pun bisa.

Tidak semua platform podcast menyediakan free hosting seperti ini. Jika ditelusuri lebih jauh, banyak platform lain yang mengharuskan penggunanya menyewa hosting tambahan untuk menampung konten podcastnya. Jadi, fasilitas unlimited hosting ini sayang jika tidak anda manfaatkan. Gratis pula! Muehehehe 😀

#2 Distribusi Podcast yang Luas

Fitur satu ini asyik banget menurut kami. Satu dari sekian banyak alasan kami membuat podcast memakai Anchor. Gimana nggak? Pengguna dimanjakan sekali dengan adanya fitur distribusi dari Anchor. Maksudnya gimana sih?

Jadi, kami cukup memproduksi dan publish konten podcast di Anchor saja. Lalu, setelah podcast terbit, pihak Anchor akan mendistribusikan ke konten kami ke platform podcast yang lain. Asyiknya, semua itu gratis.

Ibarat kata peribahasanya, sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Jaringan platform podcastnya pun lumayan banyak lho. Mulai dari Apple Podcasts, Breaker, Castbox, Google Podcasts, Overcast, Pocket Casts, RadioPublic, Spotify, dan Stitcher.

Kami hanya menunggu di awal-awal saja. Saat podcast pertama terbit, pihak Anchor butuh waktu untuk mendistribusikan konten kami ke platform yang lain. Prosesnya memakan waktu beberapa minggu.

Begitu semua akun di platform lain sudah disetujui, kami tinggal fokus produksi konten saja. Tiap konten baru yang kami rilis, otomatis terbit di platform podcast lain yang sudah support dengan Anchor. Keren, kan? 😀

tips menggunakan anchor dengan mudah - catatan bunda

#3 Monetize Podcast

Nah, yang satu ini pasti sudah ditunggu-tunggu. Konten podcast juga bisa anda monetize. Bentuk atau format monetize di Anchor ada beberapa tipe. Satu ialah tipe sponsorships dan kedua tipe listener support.

Untuk tipe pertama, Anchor akan mencarikan brand atau merk bisnis yang sesuai dengan konten podcast anda. Jika anda setuju, anda bisa memilih episode mana yang akan diselipkan materi promosi di dalamnya. Lalu, anda akan dibayar setiap ada yang mendengarkan konten podcast yang ada materi promosi di dalamnya.

Sedangkan untuk listener support, bentuknya lebih kepada donasi bulanan dari para pendengar. Tujuannya untuk mendukung podcast anda supaya bisa terus berjalan dan berkembang. Bagaimana, menarik bukan?

Sayangnya, metode monetize ini belum masuk ke Indonesia. Saat tulisan ini diterbitkan, podcast yang bisa di-monetize hanya yang berada di Amerika Serikat saja. Akan tetapi, siapa tahu perkembangan ke depannya, konsep monetize ini akan masuk ke Indonesia. Jadi, siap untuk membuat konten podcast pertama anda? 😀

#4 Merekam Podcast Bersama Teman

Anchor menyediakan cara seru untuk membuat episode podcast. Salah satunya ialah kolaborasi dengan teman. Jadi, anda bisa melakukan rekaman dari lokasi yang berbeda secara bersama-sama. Jika anda ingin mengundang teman atau bintang tamu ke dalam acara anda, Anchor sudah menyediakan fasilitasnya.

Syaratnya hanya satu. Bintang tamu atau undangan anda cukup memiliki akun Anchor saja. Selanjutnya, anda bisa invite bintang tamu untuk bergabung dan membuat episode podcast bersama-sama. Seru banget! 😀

fitur rekaman langsung di aplikasi anchor - catatan bunda

#5 Data Analytics

Fitur seru lainnya di Anchor ialah data analytics. Di sini, kami bisa melihat perkembangan channel podcast Catatan Bunda. Bagaimana pertumbuhan pendengarnya? Episode mana yang paling banyak didengarkan? Hingga aplikasi apa yang digunakan pendengar untuk menyimak konten podcast kami di Anchor.

#6 Kemudahan untuk Merekam Podcast

Dalam bayangan kami sebelumnya, rekaman podcast itu ribet. Kami membayangkan jika harus merekam video dengan kamera, lalu memisahkan audionya untuk diupload ke Anchor. Ternyata, kenyataannya tidak demikian. Justru sangat mudah. Hal ini menjadi alasan baik kami memproduksi konten podcast memakai Anchor.

Jadi, kami hanya cukup menggunakan smartphone saja untuk merekam. Di aplikasi Anchor sudah disediakan fasilitas recording secara langsung. Kami tidak perlu repot untuk menggunakan aplikasi lain lalu hasilnya diupload ke Anchor.

Microphone bawaan smartphone sudah bisa digunakan untuk memulai produksi konten podcast. Jadi, tidak perlu modal besar untuk memulai channel podcast di Anchor. Kami bisa menggunakan gear atau alat yang sudah tersedia.

fitur episode builder saat podcast memakai anchor - catatan bunda

#7 Episode Builder

Fitur menarik berikutnya ialah episode builder. Setelah menyelesaikan rekaman konten, tiba waktunya untuk menerbitkan konten tersebut. Nah, proses menyusun dan editing ini dilakukan di episode builder. Misalnya, saat kami ingin menambahkan sesi rekaman yang lain, transitions music, dan lain-lain.

Kami bisa menemukan builder ini di Anchor versi website dan smartphone. Penggunaannya sangat mudah. Secara visual juga nyaman dan enak dipandang.

#8 Editing Tools

Setelah selesai merekam konten baru untuk podcast, kami bisa melakukan editing langsung di Anchor. Tidak perlu memindahkan audio ke aplikasi editing lainnya. Ada fasilitas untuk melakukan proses editing audio secara sederhana. Misalnya untuk trimming bagian awal atau akhir audio hingga menyingkirkan bagian yang tidak ingin disimpan. Seru, bukan? 😀

fitur edit audio podcast anchor - catatan bunda

#9 Voice Message

Fitur berikutnya ialah fitur untuk para pendengar podcast di Anchor. Para pendengar bisa ikut berpartisipasi dan menanggapi acara favoritnya. Jika di Instagram, fitur ini kita kenal dengan nama Direct Message.

Nah, di Anchor pun sama. Berhubung di sini kontennya berbentuk audio, maka bentuk private message yang disediakan Anchor juga berbentuk audio. Para pendengar bisa merekam tanggapan maupun pertanyaan yang akan ditujukan kepada penyiar favoritnya secara langsung.

#10 Import or Upload Existing Audio

Kemudahan lainnya saat membuat konten podcast memakai Anchor ialah proses merekam audio. Jika tidak ingin merekam di Anchor, kami bebas menggunakan voice recorder apapun. Setelah selesai merekam audio, kami bisa lakukan editing terlebih dahulu dengan aplikasi lain. Saat sudah puas dengan hasilnya, kami bisa upload audionya ke dalam Anchor.

fitur voice messages di aplikasi podcast anchor - catatan bunda

#11 Add Transitions, Sound Effects, and Background Music

Fitur seru lainnya di dalam Anchor ialah fitur musik. Jika anda sudah mendengarkan podcast Catatan Bunda, anda bisa paham apa yang kami maksud. Ya, kami bisa menambahkan aneka musik sebagai latar (background). Selain background music, Anchor juga menyediakan berbagai sound effects dan transitions music di dalam koleksinya. Semuanya free copyright! Asik banget ga, tuh? 😀

Jika anda punya koleksi sendiri di Apple Music atau Spotify, anda juga bisa menambahkan musik tersebut. Bisa di-customize sesuai keinginan anda.

koleksi background music di aplikasi podcast anchor - catatan bunda

Gimana, banyak banget ya fitur yang disediakan oleh Anchor untuk para content creator. Kita cukup fokus untuk memproduksi konten podcast yang bermanfaat untuk para pendengar. Sisanya, serahkan pada Anchor saja yang mengurusnya.

Dari berbagai fitur di atas, mana yang paling menarik untuk teman-teman? Atau ada yang ingin ditanyakan pada kami? Silakan kirimkan pertanyaan anda lewat kolom komentar atau bisa voice message di channel Podcast Catatan Bunda yah.

Jadi, sudah tertarik untuk membuat podcast memakai Anchor? Selamat berkreasi ya teman-teman 😀

(Visited 47 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Grup Diskusi

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda