Free Update

Dapatkan update mingguan GRATIS dari Catatan Bunda yang akan dikirim langsung ke alamat email Anda

Wisata Kuliner di Duri, Perjalanan Berburu Makanan Lezat nan Otentik

Saat kumpul keluarga beberapa waktu yang lalu, kegiatan wisata kuliner di Duri menjadi satu kegiatan wajib. Kami doyan makan dan jalan-jalan. Jadi belum lengkap rasanya jika jalan-jalan tanpa menjelajah kuliner di satu lokasi.

Setelah sempat mencicipi salah satu kuliner di Pekanbaru, kini waktunya menjelajah wisata kuliner di Duri. Tentunya kami menyesuaikan waktunya. Tugas utama ialah menyelesaikan acara keluarga yang berlangsung di Duri.

Selanjutnya, barulah kami diajak oleh kakak untuk berkeliling Duri. Berburu beberapa wisata kuliner di Duri yang jauh berbeda dari kuliner Bandung. Ada kenikmatan tersendiri saat mencicipi kuliner khas Duri.

Memang tidak terlalu banyak tempat yang kami jelajahi. Selain itu, tidak semuanya sempat kami abadikan dalam bentuk foto. Jadi, kami akan coba untuk bercerita pengalaman seru keluarga saat wisata kuliner di Duri lewat tulisan.

Anda bisa nikmati cerita seru lainnya juga ya. Salah satunya seperti kegiatan di komplek perumahan kami untuk mengelola sampah secara mandiri.

wisata kuliner di duri - rumah makan family anda - catatan bunda

Perjalanan Singkat Wisata Kuliner di Duri

Duri merupakan satu kota kecil di Provinsi Riau. Kita bisa menjangkaunya dengan perjalanan darat dari Pekanbaru selama kurang lebih 3 jam. Saya tumbuh besar di kota kecil ini. Saat mau kuliah, baru saya merantau pergi ke Bandung.

Kota Duri memiliki cuaca yang sangat panas. Tak heran, saya, suami dan anak-anak berasa mandi sauna terus saat berada di Duri. Awal bulan Mei, kami sekeluarga pergi ke Duri selama kurang lebih 10 hari. Dalam perjalanan tersebut, kami sempat mencoba wisata kuliner enak di Duri bersama dengan kakak.

Wisata Kuliner di Duri – Udang Galah Bumbu Gulai

Tujuan kuliner pertama yang kami cobain ialah Rumah Makan Family Anda. Lokasinya tidak jauh dari komplek perumahan kakak. Kurang lebih 20 – 25 menit naik mobil, kami sudah tiba di Rumah Makan Family Anda.

Rumah makan ini terletak di Jalan Rangau km 10 Kota Duri. Anda bisa menghubungi Rumah Makan ini melalui nomor 0812 6853 3474. Bentuk rumah makannya sangat sederhana. Akan tetapi, dibalik kesederhanaan itu, tersimpan kuliner yang joss banget 😀

Apa saja menu yang tersedia di Rumah Makan Family Anda?

Rumah makan ini menyediakan menu masakan Padang. Jadi, anda akan dengan mudah menemukan menu khas seperti rendang, ayam gulai, sampadeh kepala ikan patin, gulai pucuk daun ubi, ikan salai dan lain-lain. Selain menu makanan padang yang sudah umum, ada menu khas lainnya yang menyita perhatian.

Menu tersebut ialah udang galah yang dimasak dengan bumbu gulai santan kuning dan aneka ikan, mulai dari ikan goreng hingga ikan bakar. Anda pasti puas saat menikmati menu tersebut. Selain rasanya yang sangat lezat, ukurannya juga luar biasa besar.

Kami tiba di restoran saat jam makan siang. Jadi kami menikmati kuliner bersama dengan pegawai Chevron yang sedang istirahat kerja. Terlihat semuanya sangat menikmati sajian di Rumah Makan Family Anda, termasuk menu udang galah bumbu gulai.

Ikan bakarnya pun sangat nikmat. Kami sangat puas menikmati aneka menu seafood yang ada di sini. Keinginan untuk wisata kuliner di Duri dengan menu aneka jenis ikan segar mulai terpenuhi. Entah mengapa, rasa ikan di Bandung jauh berbeda dengan yang tersedia di Duri.

Wisata Kuliner di Duri – Mie Sop

Tujuan utama kami liburan ke Duri ialah menghadiri acara pernikahan saudara. Jadi di awal-awal, kami fokus untuk menyelesaikan rangkaian acara. Mulai dari akad nikah hingga pesta resepsi pernikahan. Kakak yang mengadakan acara pernikahan pun berjanji akan mentraktir kami makan setelah acara selesai.

Setelah rangkaian acara selesai, kami pulang dan beristirahat. Selang beberapa hari berikutnya, kakak datang untuk mentraktir kami. Kami pun berangkat untuk melanjutkan wisata kuliner di Duri.

Kali ini tujuan kulineran kami ke mana? Kakak membawa kami untuk menikmati makan mie sop khas Duri. Nama warung makannya ialah Mie Sop 125. Sayangnya kami tidak mengabadikan momen kali ini. Kami lupa untuk membawa kamera. Jadilah kami “fokus” menikmati makanannya. Hehehehe 😀

Seperti apa mie sop khas Duri ini? Menu ini disajikan di dalam mangkok. Isinya ada mie kuning, bihun, suwiran daging ayam dan sedikit sayuran. Lalu disiram dengan kuah kaldu yang sangat lezat rasanya. Menu ini disajikan panas.

Jika anda suka pedas, anda bisa menambahkan sambal ke dalam mangkok mie sop. Akan tetapi, anda harus berhati-hati. Cabe di Duri sangat pedas. Jadi, sebaiknya anda menambahkan sambal sedikit demi sedikit.

Jangan seperti yang dilakukan suami saya. Berpikir bahwa sambalnya tidak terlalu pedas, suami langsung menambahkan dua sendok sambal ke dalam mangkoknya. Saat dicoba, rasa pedasnya sangat menggigit. Suami pun penuh perjuangan untuk menghabiskan mie sopnya. Rasa pedas dari sambal berpadu dengan panasnya kuah mie sop 😀

Tempat makannya sangat sederhana. Seperti warung kopi tradisional. Meja makan yang tersedia ada beberapa pilihan. Ada pilihan untuk lesehan dan meja makan seperti biasa. Kami lebih memilih untuk menikmati mie sop di meja dengan duduk lesehan.

Anak-anak pun tidak kerepotan jika ingin duduk dan berdiri lagi. Mereka bisa bermain-main sambil menunggu mie sop diantarkan ke meja. Kami pun bisa lebih enak saat mengawasi anak-anak bermain.

Berapa harga mie sop di warung tersebut? Seperti cerita di atas, kami ditraktir oleh kakak saat wisata kuliner di Duri kali ini. Jadi kami pun tidak bertanya lebih dalam tentang berapa harganya. Kami hanya bisa berterima kasih banyak ke kakak 😀

wisata kuliner di duri - teh talua - catatan bunda

Wisata Kuliner di Duri – Lontong Sayur dan Lontong Pical

Salah satu kegiatan yang kami lakukan di komplek ialah bersepeda. Komplek perumahan kakak sangat luas, jadi bersepeda sangat bisa dilakukan di dalam komplek.

Pagi itu kakak mengajak kami bersepeda. Sayangnya saya tidak bisa ikut. Anak-anak tidak bisa ditinggal sendiri di rumah. Hanya suami saja yang bisa ikut bersepeda.

Mulailah suami dan kakak pergi bersepeda. Total 4 orang yang ikut bersepeda. Mereka bersepeda keliling komplek, lalu menuju keluar komplek. Waktu mereka bersepeda kurang lebih selama 1 jam.

Saat mau pulang, ternyata kakak dan suami tidak langsung pulang. Mereka mampir dulu ke sebuah warung untuk sarapan. Warung tersebut berada tidak jauh dari komplek perumahan kakak. Menu makanan yang disajikan ialah berupa lontong sayur dan lontong pecel khas Duri.

Anda pun bisa mencari menu ini saat wisata kuliner di Duri. Menu khas yang bisa ditemukan di banyak tempat. Saya pun bisa menemukan kuliner ini di Bandung. Akan tetapi, berhubung sedang berada di Duri, tentu ada sensasi berbeda saat menikmati lontong sayur dan lontong pecel secara langsung.

Lontong sayur ialah lontong yang disiram sayur yang berkuah santan. Lalu diberi tambahan teri medan dan telor rebus. Sedangkan lontong pecel ialah lontong yang diberi sayur rebus, lalu disiram bumbu kacang. Rasanya sudah pasti sangat nikmat.

Ada satu minuman khas melayu yang disediakan di sini. Namanya Teh Talua atau Teh telur. Seperti namanya, minuman ini berbentuk teh yang dicampur dengan telur dan disajikan di satu gelas berukuran sedang. Telur yang digunakan ialah telur ayam kampung atau telur bebek. Teh talua ini selalu didampingi dengan irisan jeruk nipis.

Banyak khasiat yang bisa anda dapatkan setelah mengkonsumsi teh talua. Beberapa manfaatnya ialah meningkatkan stamina dan menambah tenaga di dalam tubuh. Abang pun memesan satu porsi teh talua.

Tak lama setelah menikmati sarapan pagi, rombongan kembali mengayuh sepeda. Tujuannya ialah kembali pulang ke rumah. Agenda olahraga paginya sudah cukup. Olahraganya dapat, wisata kuliner pagi hari di Duri juga dapat.

Demikian cerita keluarga kami mengenai rangkaian wisata kuliner di Duri. Semoga informasi dan cerita kali ini bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Jika ada manfaatnya, jangan lupa untuk share episode cerita wisata kuliner keluarga di Duri kali ini.

Sampai jumpa di episode cerita keluarga kami selanjutnya 😀

(Visited 362 times, 4 visits today)

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Channel Youtube

Copyright 2017 Blog Catatan Bunda