Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Ngopi Saraosna Bandung, Aktivitas Iseng-Iseng Berhadiah Keren

Kesempatan kali ini, kami mengajak anak-anak untuk mengikuti event Ngopi Saraosna Bandung. Ada yang sempat berkunjung ke event tersebut? Acara ini diadakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada bulan lalu. Tepatnya pada tanggal 12 hingga 13 Oktober 2018. Ngopi Saraosna tahun ini sudah memasuki edisi acara yang keenam.

Baru kali ini kami datang ke acara Ngopi Saraosna. Tahun-tahun sebelumnya, kami tidak pernah hadir. Jadi, kehadiran kali ini memberikan pengalaman unik tersendiri bagi kami dan anak-anak. Namanya anak-anak, diajak keluar rumah dan jalan-jalan pasti senang sekali. Walaupun tidak tahu acara apa yang mereka datangi 😀

Rencananya, kami akan datang pada hari pertama saja. Acara Ngopi Saraosna Bandung memang berlangsung selama dua hari, tetapi kami tidak berencana untuk datang pada hari kedua. Akan tetapi, ada satu kejadian unik yang menimpa keluarga kami. Kejadian tersebut menjadi penyebab kami datang kembali pada hari yang kedua.

Seperti apa cerita lengkapnya? Simak petualangan kami saat di Ngopi Saraosna Bandung berikut ini. Selamat menikmati 😀

Festival Serba Kopi di Ngopi Saraosna Bandung

Hari itu, kebetulan anak sulung sedang libur. Jadi kami rencanakan untuk datang ke Gedung Sate lebih awal. Tujuannya apa? Supaya bisa jalan-jalan dan menikmati acaranya. Biasanya, ketika awal festival, pengunjung belum banyak yang berdatangan. Lokasi masih relatif lebih sepi, dengan demikian kami tidak perlu berdesak-desakan dengan pengunjung yang lain.

Kemudian, hari pertama acara diadakan saat hari Jumat. Siangnya, suami dan anak sulung harus menjalankan ibadah Sholat Jumat. Jadi, waktu untuk menjelajah terasa lebih pendek. Itulah sebabnya, kami berangkat lebih awal. Dengan pertimbangan itu juga, kami berani mengendarai mobil sendiri dan berburu tempat parkir. Prediksi awal, kami masih bisa mendapat tempat parkir yang nyaman karena datang di awal acara.

Kami berangkat dari rumah sekitar pukul 9.00 WIB. Tiba di Gedung Sate sekitar 30 menit kemudian. Jalanan menuju tempat acara juga lancar, jadi kami tiba dengan cepat, tidak ada macet-macetan. Sebelumnya, kami mencari tempat parkir terlebih dahulu. Pilihan kami jatuh ke Jalan Cisangkuy. Letaknya persis di sebelah Gedung Sate.

Alhamdulillah, pada kesempatan pertama, ada tempat parkir yang kosong. Kami bisa langsung memarkir mobil di lahan parkir yang tersedia. Jalan Cisangkuy ini merupakan salah satu jalan menarik di Bandung. Anda bisa menikmati banyak hal. Mulai dari wisata kuliner berbagai jenis di sepanjang jalannya hingga jalan santai di Taman Lansia Bandung.

Kami lanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju ke Gedung Sate. Tiba di depan gerbangnya, kami disambut dengan gapura yang bertuliskan Ngopi Saraosna Volume 6. Di samping itu, ada berbagai hiasan menarik lainnya yang bisa dinikmati di pintu masuk. Ada hiasan berbentuk gelas kopi berukuran raksasa hingga balon raksasa yang bertuliskan Ngopi Saraosna Bandung volume 6.

ornamen hiasan di festival kopi ngopi saraosna bandung 2018 - catatan bunda

pameran aneka varian kopi jawa barat di ngopi saraosna bandung - catatan bunda

Konsep Acara Ngopi Saraosna Bandung

Jadi, acara seperti apa sih Ngopi Saraosna itu? Inti dari acara ini ialah untuk memperkenalkan berbagai jenis kopi kepada masyarakat. Kopi yang diperkenalkan juga tidak sembarang kopi. Akan tetapi, kopi yang tumbuh dan berkembang di provinsi Jawa Barat. Puluhan hingga ratusan stand telah berdiri rapi di dalam area Gedung Sate.

Semuanya memperkenalkan berbagai jenis kopi Jawa Barat yang berbeda-beda. Ada kopi Manglayang, kopi Gunung Puntang, kopi Gunung Tjupu Malabar, dan berbagai varian kopi lainnya. Di sini, kami melihat dengan mata kepala sendiri, bahwa jenis kopi itu sangat banyak. Semuanya memiliki ciri khas tersendiri. Jujur saja, kami bukan penggemar kopi. Jadi, kami tidak terlalu paham detail varian tiap kopi yang ada.

Pada acara Ngopi Saraosna Bandung volume 6, ada persembahan khusus dari Pak Gubernur Ridwan Kamil. Beliau menyeduh kopi langsung untuk para pengunjung. Ada satu booth khusus yang disediakan untuk menikmati sajian kopi gratis dari bapak gubernur. Kami langsung antri untuk mendapatkan segelas kopinya. Dasarnya memang tidak suka kopi original, rasa pahit khas kopi sudah membuat kami tidak bisa menikmati rasanya. Maafkan kami yaa, para pecinta kopi 😀

Selain festival kopi, ada banyak acara pendamping lainnya. Diantaranya ialah penggalangan dana untuk membantu korban bencana di Donggala, Palu dan Lombok. Acara lainnya, Pak Gubernur akan melakukan konvoi motor gede dan motor antik bersama dengan komunitas motor.

Acara musik juga tidak mau ketinggalan. Akan ada penampilan dari berbagai band seperti Zoo Garden, Sore, MGNC, Two Triple-O, Mustache and Beard. Kemudian akan ditutup oleh penampilan dari D’Masiv. Pengunjung bisa masuk dengan bebas. Untuk masuk dan menikmati rangkaian acaranya, pengunjung tidak dipungut biaya tiket masuk.

Panitia juga menyiapkan berbagai acara seru untuk keluarga pada event Ngopi Saraosna Bandung. Akan ada berbagai jenis perlombaan yang diadakan di halaman belakang Gedung Sate. Lomba ini ditujukan untuk lebih mengakrabkan antarkeluarga dan peserta yang ikut serta.

arena bermain keluarga yang telah disediakan panitia ngopi saraosna bandung 2018 - catatan bunda

foto keluarga di halaman belakang gedung sate saat ngopi saraosna bandung - catatan bunda

Pengalaman Seru di Ngopi Saraosna Bandung

Kami pun jalan-jalan berkeliling area festival. Sesuai dugaan awal, pengunjung belum terlalu banyak. Kami bisa berjalan kaki lebih tenang dan tidak berdesakan. Setelah mulai agak lelah, kami mencari tempat duduk. Kebetulan ada satu spot di bawah pohon yang rindang. Duduklah kami di tempat tersebut. Kamera dan microphone sudah disiapkan sejak awal untuk dokumentasi event Bandung yang keren ini.

Sambil duduk istirahat, kami mulai membuat vlog tentang Ngopi Saraosna Bandung. Isinya berupa penjelasan awal saja. Apa yang sudah kami temui dari awal acara. Lagi asyik membuat vlog, tiba-tiba ada beberapa panitia yang menghampiri kami.

Mereka minta ijin untuk duduk dan ngobrol sebentar. Belakangan kami ketahui bahwa mereka ialah panitia yang mengadakan lomba untuk keluarga. Mereka sedang berkeliling lokasi festival untuk mencari peserta lomba. Panitia menjelaskan bahwa event Ngopi Saraosna Volume 6 ini bertepatan dengan Hari Museum Nasional.

Untuk merayakannya, panitia mengadakan berbagai lomba. Kami mendapat tawaran untuk ikut meramaikan lomba tersebut. Acaranya akan dimulai setelah sholat Jumat. Bagi pemenang lomba, akan mendapatkan berbagai hadiah yang menarik. Mulai dari handphone, sepeda hingga televisi layar datar.

Kami sepakat untuk ikut. Panitia meminta data dan nomor kontak sebagai tanda keikutsertaan keluarga pada lombanya. Jenis lombanya ada apa saja? Ada beberapa jenis. Beberapa jenis lomba yang diadakan ialah sebagai berikut:

  • Lomba memindahkan biji kopi;
  • Lomba ludo raksasa;
  • Lomba joget;
  • Lomba mewarnai untuk anak;
  • Lomba menggambar untuk anak;
  • Dan beberapa jenis lomba lainnya.

Setelah mendaftar, panitia pun pergi untuk mencari keluarga yang lain. Kami meneruskan aktivitas sebelumnya yang tertunda. Berhubung mulai terasa lapar, tujuan berikutnya ialah berburu kuliner enak.

Kebetulan ada satu lokasi yang disediakan untuk tempat duduk. Lengkap beserta dengan meja dan tempat duduknya. Sementara saya pergi mencari pilihan makanan bersama anak sulung, ayah tetap tinggal di tempat tersebut sambil menemani si bungsu. Pilihan kami kala itu ialah menikmati es krim goyobod dan burger kentang.

Pengunjung bisa menikmati aneka kuliner saat acara berlangsung. Penjual menjajakan makanan dan minumannya di dalam foodtruck. Desainnya bermacam-macam, penuh warna, dan pilihan makanannya juga sangat banyak.

Sambil menunggu waktu Sholat Jumat, kami menikmati jajanan yang sudah dipesan. Burger kentang dan es krim goyobod sangat cocok untuk dinikmati bersama. Tidak perlu waktu lama untuk menghabiskannya. Kami pesan masing-masing satu porsi saja lalu dibagi. Cukup untuk mengganjal perut yang mulai keroncongan.

berfoto bersama salah satu panitia lomba keluarga di ngopi saraosna bandung - catatan bunda

menunggu penyerahan hadiah lomba ngopi saraosna bandung 2018 - catatan bunda

Ikut Lomba Keluarga di Ngopi Saraosna Bandung

Waktu sholat Jumat akhirnya tiba. Ayah dan anak sulung menuju ke masjid yang ada di dalam komplek Gedung Sate. Sementara saya tetap di luar bersama si bungsu. Selesai sholat Jumat, kami pun berjalan menuju ke halaman belakang. Ya, di sinilah tempat perlombaan keluarga pada event Ngopi Saraosna Bandung akan diadakan.

Perlombaan pertama yang diadakan ialah memindahkan biji kopi memakai sumpit. Tiap tim terdiri dari dua orang. Satu orang mengambil biji kopi dari panitia. Selanjutnya, peserta pertama akan berjalan ke peserta kedua untuk menyalurkan biji kopi tersebut. Peserta kedua bertugas memasukkan biji kopi ke dalam gelas yang disediakan panitia. Tim yang paling banyak memasukkan biji kopi akan menjadi pemenang.

Saya berduet dengan suami dalam satu tim. Sementara anak-anak memberi semangat di tepi area lomba. Kami melawan dua tim lainnya. Hasil akhirnya? Ya, tim saya dan suami berhasil menjadi juara pertama. Kami berhasil memasukkan 31 biji kopi ke dalam gelas. Sementara dua tim yang lain jumlahnya lebih sedikit.

Rencananya, setelah selesai lomba memindahkan biji kopi, kami mau langsung pulang ke rumah. Kami kira perlombaannya sudah selesai, ternyata belum. Panitia menyebutkan jika masih ada satu lomba lagi yang akan dipertandingkan. Namanya perlombaan Ludo raksasa. Permainannya mirip cara bermain halma, tetapi dengan ukuran yang jauh lebih besar. Di pertandingan ini, kami sekeluarga kembali menang dan menjadi juara.

Selesai memenangkan ludo raksasa, kami pamit pulang pada panitia. Di situ kami mendapat informasi baru. Ternyata pertandingan ludo tadi belum final. Pertandingan finalnya baru dilaksanakan keesokan hari, pada hari kedua acara Ngopi Saraosna Bandung. Kami diminta untuk datang kembali dan bertanding di final. Jika tidak datang, maka kami dinyatakan kalah.

Jadilah jadwal kami berubah. Awalnya, kami sekeluarga hanya mau datang pada hari pertama saja. Kali ini, kami terpaksa untuk datang di hari kedua. Demi menang lomba, sudah nanggung nih. Tinggal satu pertandingan lagi supaya menang, tidak boleh disia-siakan. Akhirnya kami datang kembali keesokan paginya.

Pertandingan babak final diadakan pagi hari. Suasananya masih sejuk dan segar. Saat pertandingan final, kami sempat tertinggal langkah dari tim yang lain. Akan tetapi, pada akhirnya, kami berhasil menang lagi. Yeayy..!! 😀

Itu artinya, kami berhasil memboyong dua juara lomba sekaligus. Kami juga berhak memperoleh dua hadiah. Penyerahan hadiahnya akan diserahkan sore hari di panggung utama. Dengan demikian, kami harus menunggu seharian penuh di arena Ngopi Saraosna Bandung hingga sore hari. Kata panitia, ada kemungkinan hadiah akan diserahkan langsung oleh Bapak Gubernur Ridwan Kamil. Mendengar hal tersebut, kami pun semakin senang dan bersedia untuk menunggu hingga sore.

Di sela-sela Ngopi Saraosna Bandung kala itu, kami melihat satu pemandangan menarik. Letaknya berada di luar area Gedung Sate. Ada ribuan pendukung Persib Bandung yang sedang berkumpul. Para bobotoh Persib ini melakukan demonstrasi dan ingin menyampaikan aspirasi kepada pemerintah. Kebetulan saat itu sedang ramai kasus skorsing dari PSSI terhadap Persib Bandung. Penyebabnya ialah bentrokan saat ada pertandingan antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Saat itu, ada salah satu supporter dari Persija Jakarta yang tewas saat bentrokan.

aksi damai bobotoh persib di depan gedung sate saat ngopi saraosna bandung 2018 - catatan bunda

Aksi pendukung Persib berjalan damai. Mereka bernyanyi dengan lantang. Suaranya terdengar hingga ke dalam area Gedung Sate. Ditambah dengan flare dan asap berwarna biru. Aksi tersebut menyita perhatian para pengunjung festival Ngopi Saraosna Bandung. Banyak yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera. Salah satu diantaranya ialah kami. Tidak mau melewatkan kesempatan tersebut, kami mendekat hingga gerbang Gedung Sate. Dari tepi gerbang, kami merekam video aksi damai beserta beberapa fotonya.

Sambil menunggu, kami banyak melakukan kegiatan. Tujuannya untuk menikmati suasana acara. Selain itu, menghindarkan anak-anak dari rasa bosan. Mulai dari wisata kuliner, jalan-jalan berkeliling Gedung Sate hingga sholat berjamaah di Masjid Gedung Sate. Sesekali kami kembali ke lapangan arena perlombaan. Di sana, kami melihat keluarga lain yang masih mengikuti lomba yang diadakan panitia. Sementara kami sudah cukup. Oleh panitia pun, kami diminta jalan-jalan saja dulu. Khawatirnya jika ikut lagi, kami sekeluarga bisa menang lomba lagi, hahahahaha 😀

penyerahan hadiah lomba keluarga ngopi saraosna bandung 2018 - catatan bunda

hadiah utama lomba keluarga di ngopi saraosna bandung - catatan bunda

Akhirnya, tibalah waktu penyerahan hadiah. Kami sudah tidak sabar ingin bertemu langsung dengan pak gubernur. Akan tetapi, harapan untuk bertemu beliau belum terlaksana. Mengapa? Karena yang menyerahkan hadiah ialah kepala Biro Humas Provinsi Jawa Barat. Mungkin beliau sedang ada tugas yang lain, kami pun maklum akan hal tersebut. Semoga kami masih bisa bertemu beliau pada kesempatan dengan karya yang lain.

Jadi, hadiah apa yang kami peroleh saat lomba keluarga di Ngopi Saraosna Bandung? Seperti cerita awal, kami memenangkan dua lomba dan berhak mendapat dua hadiah. Hadiah pertama yang kami peroleh ialah sebuah audio speaker. Lalu hadiah kedua merupakan grandprize alias hadiah terbesar yang disediakan panitia. Hadiahnya berupa satu buah televise layar datar berukuran 32 inci.

Alhamdulillah, petualangan keluarga di Ngopi Saraosna Bandung berakhir dengan memboyong dua buah hadiah. Sungguh perjalanan seru yang tidak terlupakan. Tadinya hanya iseng dan sekedar membawa anak-anak beraktivitas di luar rumah. Siapa yang bisa menebak, bukan? 😀

Demikian cerita singkat kami saat mengikuti event Ngopi Saraosna Bandung. Semoga memberi informasi berguna bagi anda sekalian. Terimakasih sudah berkenan menyimak ceritanya dari awak hingga akhir. Selamat menikmati aneka tujuan wisata yang ada di Bandung ya. Mulai dari wisata kuliner unik, wisata alam, wisata budaya, hingga wisata modern.

Semoga kita bisa berjumpa pada event Ngopi Saraosna Bandung edisi berikutnya. Sampai jumpa pada cerita petualangan keluarga selanjutnya yaa 😀

(Visited 50 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda