Melindungi Anak dari Corona, Tips Sederhana untuk Orangtua di Rumah

Saat ini dunia sedang menghadapi wabah virus Covid-19, lalu bagaimana cara melindungi anak dari Corona? Dalam kesempatan kali ini, kami coba berbagi beberapa tips sederhananya. Indonesia baru saja memulai hantaman dari virus Corona. Tiap hari banyak warga yang positif terinfeksi virus yang satu ini. Tidak sedikit pula yang sudah menjadi korban jiwa.

Hingga tulisan ini ditulis, pasien yang positif terinfeksi sejumlah 514 orang. Sementara itu, korban meninggal dunia sudah sebanyak 48 jiwa. Anjuran untuk kerja dan beraktivitas di rumah sudah digaungkan oleh pemerintah. Tentunya program ini akan berhasil dengan dukungan penuh dari semua warga.

Tentunya kita tidak ingin dampak virus ini terus meluas. Apalagi jika sampai ada keluarga yang terjangkit. Oleh sebab itu, lebih baik mencegah daripada mengobati. Bagaimana panduan praktis melindungi anak dari Corona? Simak ulasan lengkapnya pada tulisan kali ini. Semoga bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Tips Melindungi Anak dari Corona - panduan catatan bunda 2020

Tips dan Panduan Sederhana Melindungi Anak dari Corona

Virus Corona tidak pandang bulu. Usia tua, muda, bahkan balita sekalipun bisa terjangkiti virus yang satu ini. Oleh sebab itu, kita tidak boleh memandang remeh masalah ini. Jangan sampai menyesal akibat langkah gegabah dan ceroboh yang dilakukan.

Lalu, apa saja tips melindungi anak dari Corona? Berikut ini beberapa tips untuk para orangtua di rumah. Termasuk kami juga tentunya 😀

Liburkan Sekolah Anak

Cara pertama untuk melindungi anak dari Corona ialah liburkan sekolah anak. Hal ini sudah dilakukan oleh pemerintah, termasuk kami yang berlokasi di kota Bandung. Keputusan ini bertujuan untuk menghentikan resiko penularan virus kepada anak-anak dan unsur sekolah yang lain.

Anak-anak diharapkan untuk belajar di rumah bersama orangtua. Seperti yang kita jalani saat ini. Pihak sekolah menyediakan materi dan tugas untuk dikerjakan di rumah. Dengan demikian, orangtua tidak perlu bingung untuk memilih materi belajar setiap harinya. Cukup mengikuti materi yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Kerjasama antara pihak sekolah dan orangtua sangat penting untuk keberhasilan program ini.

Lock down kota-kota yang sudah terindikasi ada penderita

Tips berikutnya untuk melindungi anak dari Corona ialah dengan menutup akses kota yang sudah ditemukan kasus positif virus corona. Secara ekonomi memang dampaknya akan sangat terasa. Akan tetapi, kita membicarakan keselamatan jiwa banyak penduduk di sebuah wilayah.

Perekonomian yang runtuh bisa dibangun kembali, walaupun akan membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi, keselamatan nyawa seseorang tidak bisa didapatkan kembali jika sudah hilang.

Kami pun memahami, opsi lockdown memang pilihan yang sangat berat. Jika memang diputuskan tidak lockdown, kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan. Jaga jarak dengan orang lain, tidak perlu datang ke keramaian, dan selalu jaga kebersihan diri beserta keluarga.

Semua keputusan yang diambil pasti ada konsekuensinya. Pastikan kita semua memahami semua konsekuensi yang mungkin terjadi dari keputusan tersebut. Selain itu, kita dituntut dan siap untuk beradaptasi dengan keadaan apapun di masa mendatang.

Instruksi jaga jarak selama serangan wabah virus covid 19 - catatan bunda 2020

Biasakan perilaku hidup bersih

Virus corona tergolong virus yang menyebar dengan sangat cepat. Salah satu penyebabnya ialah terjadinya kontak dengan salah satu penderita. Sementara itu, kita tidak tahu apakah seseorang sudah positif terkena virus atau tidak. Dengan demikian, sudah menjadi suatu hal wajib untuk menjaga kebersihan diri.

Biasakan untuk menjaga kebersihan diri sendiri dan keluarga, termasuk anak-anak. Sering mencuci tangan dengan sabun bisa menjadi salah satu perilaku yang bisa dibiasakan kepada anak-anak. Selain itu, jelaskan kepada anak untuk tidak menyentuh mulut, hidung, dan wajah dalam kondisi tangan yang tidak bersih.

Hindari membawa anak-anak bepergian

Tips selanjutnya untuk melindungi anak dari Corona ialah tidak perlu membawa anak bepergian. Sebagai orangtua, beri penjelasan pada anak secara sederhana. Gunakan bahasa anak supaya mereka bisa memahami situasi darurat yang sedang terjadi.

Hindari keramaian saat terpaksa membawa anak

Jika terpaksa harus membawa anak, alangkah baiknya kita lebih meningkatkan kewaspadaan saat berada di luar rumah. Hindari datang ke tempat-tempat yang ramai. Seleksi tempat yang akan anda datangi bersama keluarga. Jika kondisi semakin memburuk, pertimbangkan untuk tetap berada di rumah saja.

Instruksi untuk social distancing merupakan upaya yang sangat sederhana. Jauh lebih mudah untuk dilakukan sebuah keluarga. Bandingkan dengan upaya para tenaga medis yang berjuang di garis terdepan untuk menghadapi virus corona di rumah sakit. Resiko mereka sangatlah tinggi. Bahkan, kita semua sudah mendengar jatuhnya korban jiwa dari tenaga medis. Sampai tulisan ini diluncurkan, sudah 6 tenaga medis yang menjadi korban keganasan virus Covid-19.

Orangtua bisa melakukan banyak aktivitas bersama anak di rumah. Beberapa kegiatannya sudah pernah kami tuliskan di blog ini. Semoga bisa memberikan inspirasi untuk Ayah dan Bunda di rumah. Ambil yang baik dan tinggalkan yang kurang sesuai untuk keluarga masing-masing. Siap? 😀

bahaya dan bencana nasional di Indonesia - catatan bunda 2020

Hindari mencium tangan orang lain yang lebih tua

Dalam kondisi biasa, mencium tangan orang yang lebih tua merupakan sebuah tata karma yang lazim dilakukan. Seperti saat bertemu dengan keluarga, sahabat, dan kolega kerja. Akan tetapi, dalam keadaan darurat seperti sekarang, tentunya akan terjadi penyesuaian. Terkait dengan resiko penyebaran virus corona. Salah satu upaya melindungi anak dari Corona ialah tidak perlu mencium tangan orang lain yang lebih tua sementara waktu.

Orang yang terkena virus tidak terlalu tampak gejalanya pada tahap awal. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya untuk meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Pada prinsipnya, kita semua menyayangi dan menghormati orang yang lebih tua. Akan tetapi, dengan keadaan darurat virus corona, kita ingin lebih berhati-hati untuk melindungi keluarga terdekat.

Hindari mencium-cium anak balita lain

Sudah rahasia umum jika kita semua menyayangi bayi dan balita. Saat bertemu, tidak jarang kita memegangi pipi, tangan dan kaki mereka. Dalam kondisi darurat corona, kita harus melakukan sedikit adaptasi dengan keadaan yang ada.

Hal ini dilakukan sebagai usaha untuk melindungi anak dari Corona. Lakukan interaksi dengan wajar dan seperlunya saja. Saat bertemu bayi dan balita, tidak perlu memegangi mereka. Dengan kebiasaan sederhana seperti itu, kita bisa membantu mengurangi penyebaran virus corona.

Bila orang tua bekerja dan terekspos di keramaian, langsung bersihkan diri

Keadaan tiap individu dan keluarga pasti berbeda. Ada yang bisa menjalani aktivitas work from home / kerja dari rumah. Akan tetapi, ada juga yang terpaksa terus bekerja di luar rumah karena kondisi pekerjaan yang mengharuskan demikian.

Bagi para pelaku bisnis online, tentu aktivitas kerja di rumah sudah menjadi rutinitas sehari-hari. Apabila anda rutin membuat konten Youtube, bekerja dari rumah juga sudah merupakan hal yang biasa. Tentunya tidak semua pekerjaan bisa seperti ini. Ada banyak pekerjaan yang mengharuskan untuk berada di luar rumah.

Jika anda menghadapi kondisi demikian, lakukan upaya ekstra untuk melindungi anak dari Corona. Saat pulang ke rumah, langsung bersihkan diri anda. Mandi hingga bersih, cuci pakaian yang anda gunakan selama berada di luar menjadi rangkaian protokol yang bisa dilakukan setibanya di rumah. Kita ingin melindungi keluarga dari resiko terpapar virus corona, bukan? Lakukan protokol sederhana ini ya.

Anjuran kerja dari rumah selama wabah virus - catatan bunda 2020

Tingkatkan kewaspadaan di dalam keluarga

Saat ini, kita sedang berperang dengan musuh yang tidak terlihat. Ukurannya yang demikian kecil menyebabkan kita tidak bisa mengetahui pergerakan dan radius penyebarannya. Oleh sebab itu, tiap keluarga harus meningkatkan kewaspadaan.

Lakukan segala hal dengan memprioritaskan keamanan terlebih dahulu. Perkecil resiko keluarga terpapar virus. Patuhi segala usulan dan instruksi yang disampaikan oleh pemerintah dan pemuka masyarakat. Tidak perlu sok tahu dan sok jagoan dalam menghadapi virus ini. Semoga dengan kesadaran semua pihak, kita bisa menyambut bulan Ramadhan dalam keadaan sehat seperti sediakala.

Kita sudah melihat betapa berbahayanya virus ini di seluruh dunia. Tentunya hal tersebut bisa menjadi pelajaran yang sangat berharga. Lebih baik mencegah penularannya dari lingkungan terkecil daripada mengobati. Jangan sampai kita terjatuh ke lubang yang sama dua kali. Itu artinya kita tidak belajar. Atau memang kita sendiri yang acuh, menganggap remeh bahaya virus corona dan malas untuk belajar? Kami yakin para pembaca setia Catatan Bunda bukanlah orang seperti itu.

Demikian ulasan sederhana mengenai tips dan upaya untuk melindungi anak dari Corona. Lakukan ikhtiar dan berdoa secara maksimal. Mohon perlindungan dari Allah SWT. Semoga bangsa Indonesia cepat melalui musibah ini. Semoga tidak perlu jatuh korban jiwa yang semakin banyak.

Yuk #dirumahaja

Yuk #socialdistancing

Yuk #workfromhome

Semoga ulasan sederhana mengenai usaha melindungi anak dari Corona bisa membawa manfaat bagi semuanya. Sampai ketemu pada cerita kami selanjutnya. Terima kasih banyak 😀

(Visited 39 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hubungi kami
1
Butuh bantuan?
Halo.. Temukan produk terbaru Catatan Bunda di idekreator.com.

Ada yang bisa kami bantu?