Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Masjid Agung An Nur Pekanbaru, Tujuan Wisata Religi yang Bersejarah

Kami termasuk beruntung bisa mampir ke Masjid Agung An Nur Pekanbaru. Satu ikon besar yang ada di kota Pekanbaru. Seperti apa perjalanan keluarga saat kami mampir ke masjid? Ikuti terus cerita kami ya.

Dalam rangkaian perjalanan liburan keluarga ke Duri, kota Pekanbaru menjadi lokasi pemberhentian sementara bagi kami. Baik saat berangkat maupun saat pulang. Ketika berangkat, pesawat mendarat di Bandara Pekanbaru. Lalu, saat mau pulang ke Bandung, kami juga menempuh perjalanan darat dari Duri dan mampir di Pekanbaru.

Lalu kapan kami berkunjung ke Masjid Agung An Nur Pekanbaru?

Sebelumnya kami mau cerita sedikit. Pesawat Citilink yang membawa kami pulang ke Bandung akan terbang pada Hari Sabtu jam 09.25 WIB. Bisa saja kami berangkat dari Duri menuju langsung ke Bandara Pekanbaru pada hari Sabtu tersebut.

Akan tetapi, kami harus berangkat jauh lebih awal. Minimal kami harus berangkat dari Duri 5 jam sebelum jadwal terbang. Jika sudah demikian, perjalanan akan terasa sangat terburu-buru. Bisa-bisa malah membahayakan.

Oleh sebab itu, kami putuskan untuk berangkat 1 hari sebelumnya, yaitu hari Jumat. Setelah itu kami menginap satu malam di Pekanbaru. Baru pagi harinya kami menuju ke Bandara Sultan Syarif Kasim. Dengan skenario seperti itu, kami tidak perlu berangkat terburu-buru. Selain itu, kami ada waktu sedikit untuk menjelajah kota Pekanbaru.

masjid agung an nur pekanbaru - catatan bunda

Sholat Jumat di Masjid Agung An Nur Pekanbaru

Kami berangkat dari kota Duri hari Jumat pagi, supaya bisa sholat Jumat di Pekanbaru. Akan tetapi, kami belum tahu akan sholat di masjid mana. Mulailah perjalanan kami untuk menuju ke Pekanbaru.

Alhamdulillah perjalanan kami lancar dan tiba di Pekanbaru tepat tengah hari, tepat pada waktunya Sholat Jumat. Kata abang, hotel tempat kami menginap terletak di pusat kota. Kemudian letaknya dekat sekali dengan Masjid Agung An Nur Pekanbaru.

Tak lama setelah sampai di hotel, suami beserta anak sulung dan kakak pergi ke masjid untuk menunaikan Sholat Jumat. Satu jam kemudian, rombongan para bapak-bapak kembali ke hotel. Suami menceritakan pada saya bahwa tadi sholat Jumat di Masjid Agung An Nur Pekanbaru.

Lalu suami mengajak saya dan anak-anak untuk sholat di Masjid Agung An Nur Pekanbaru saat sholat Asar. Saya pun setuju, karena waktu kami di Pekanbaru hanya satu malam. Keesokan paginya sudah ditunggu pesawat di bandara untuk perjalanan terbang naik pesawat kembali ke Bandung.

Jelang sholat Asar, kami sekeluarga pun berangkat ke Masjid Agung An Nur Pekanbaru. Lokasi masjidnya sangat dekat. Cukup naik mobil 5 menit dari hotel sudah sampai ke masjid. Tiba di masjid, kami pun langsung memarkir mobil di halaman masjid.

berfoto di luar masjid raya pekanbaru - catatan bunda

Lokasi Masjid Agung Pekanbaru

Di mana letak lokasi Masjid Agung An Nur Pekanbaru? Bagi anda yang berdomisili di Pekanbaru, tentu sangat mengenal masjid besar yang satu ini. Masjid An Nur berada di pusat kota.

Anda bisa menemukan masjid ini di Jalan Syekh Burhanuddin, Sumahilang, Kota Pekanbaru. Ukurannya yang sangat besar menjadikan masjid ini mudah anda temukan saat melewatinya.

Halaman parkir mobilnya sangat luas. Masjid agung ini dibangun di atas tanah berukuran 400 meter x 200 meter. Jadi memang sangat luas. Masjid raya Pekanbaru ini bisa menampung jamaah hingga 4500 orang. Luar biasa banyaknya.

Contohnya seperti saat Sholat Jumat. Antrian mobil jamaah terus mengalir ke dalam dan keluar masjid. Jadi para jamaah harus bersabar saat mau masuk dan keluar masjid.

suasana ruangan utama masjid agung an nur pekanbaru - catatan bunda

Sholat di Masjid Agung An Nur Pekanbaru

Selesai parkir mobil, kami pun bergegas masuk ke dalam masjid. Untuk masuk ke ruang utama, kami harus naik tangga yang ada di depan masjid. Jika tidak mau naik tangga, disediakan juga tangga berjalan tepat di kanan dan kiri tangga.

Tiba di dalam, kami menyaksikan ruangan masjid yang sangat luas. Jamaah laki-laki berada di depan, sedangkan jamaah wanita ada di belakang. Antara keduanya dibatasi oleh tirai yang membentang di dalam ruangan sholat.

Bagi jamaah yang akan wudhu, bisa berwudhu di ruang wudhu yang terletak di dalam ruang sholat utama bagian belakang. Ruangan tersebut berada di dekat pintu keluar masuk jamaah.

Saya mendampingi anak bungsu di bagian jamaah wanita. Sedangkan suami sholat bersama anak sulung di bagian jamaah pria. Suami bisa sholat dengan tenang karena anak sulung sudah mulai paham untuk sholat berjamaah. Walaupun belum sempurna, latihannya masih terus berjalan.

Bagaimana dengan saya yang mendampingi anak bungsu? Berhubung anak bungsu belum mengerti, jadi di dalam ruangan sholat malah berlarian kesana kemari. Setelah bergantian dengan suami, saya baru bisa menunaikan sholat asar.

spot foto menarik di masjid agung an nur pekanbaru - catatan bunda

Tujuan Wisata Religi di Pekanbaru

Masjid Agung An Nur Pekanbaru mulai dibangun pada tahun 1963. Pembangunan berjalan selama lima tahun dan baru selesai pada tahun 1968. Sejak itu masjid raya Pekanbaru tersebut bisa berdiri megah hingga sekarang.

Bagi anda yang sedang liburan ke Pekanbaru, tidak ada salahnya untuk wisata religi di kawasan masjid yang bersejarah ini. Selain bisa menjalankan ibadah di dalam masjid, anda pun bisa berjalan-jalan di sekeliling masjid.

Sayangnya kami tidak sempat untuk menjelajah lebih jauh ke dalam masjid raya Pekanbaru. Selesai sholat asar, kami keluar dan berjalan-jalan sebentar di pekarangan masjid.

Banyak spot foto menarik yang bisa anda temukan di dalam pekarangan masjid. Salah satunya ialah di kolam yang berada di bagian depan masjid raya Pekanbaru ini. Anda bisa berfoto dengan latar belakang masjid megah tersebut.

Kubah utama Masjid Agung An Nur Pekanbaru berada di bagian tengah. Kubah ini mempunyai ukuran yang sangat besar. Di sekelilingnya ada 4 buah kubah pendamping yang juga berukuran besar. Sekilas mirip masjid agung yang berada di Kota Surabaya.

Anda pun bisa berfoto di dalam ruang utama masjid. Background ruangan sholat masjid sangat cocok untuk mendampingi anda saat melakukan foto.

Warna hijau menjadi warna dominan yang melekat di masjid raya Pekanbaru. Suasana yang terbangun pun menjadi sejuk dan teduh. Apalagi jika sore hari, saat udara tidak terlalu panas dan ditambah suasana mendung.

wisata religi di masjid raya pekanbaru - catatan bunda

Masjid besar ini juga menjadi pusat kegiatan bagi umat muslim di Pekanbaru. Seperti yang kami lihat saat berkunjung di hari Jumat tersebut. Mulai dari sholat Jumat yang sangat ramai hingga ruang utama masjid penuh dengan jamaah. Hingga aneka kegiatan umat muslim yang lainnya juga banyak kami saksikan saat itu. Bahkan ada beberapa polisi yang bertugas di dalam pekarangan masjid untuk berjaga-jaga.

Banyak pedagang yang berjualan di sekeliling masjid. Mereka berjualan di bagian luar, tidak ada satupun yang berjualan di dalam pekarangan masjid. Saat saya amati, banyak pedagang yang berjualan kebab. Berbagai nama dan jenis kebab saya temui kala itu. Dominan banget. Sampai-sampai kami berpikir, apa kebab merupakan salah satu kuliner favorit di Pekanbaru?

Bisa dijadikan satu alternatif lokasi wisata kuliner di Pekanbaru nih. Selain tentunya wisata religi di dalam area masjid agung. Anda bisa menikmati aneka kebab yang tersedia di sepanjang jalan.

Selesai berkeliling di area depan dan berfoto-foto, kami pun kembali pulang ke hotel untuk beristirahat. Alhamdulillah, dengan waktu yang sempit dan badan yang lelah setelah perjalanan panjang dari Duri, kami masih bisa menjelajah ke masjid.

Demikian cerita singkat perjalanan kami di Masjid Agung An Nur Pekanbaru. Semoga informasi kali ini bermanfaat bagi para pembaca. Sampai jumpa di episode selanjutnya ya 😀

(Visited 169 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda