Liburan bersama keluarga merupakan momen yang ditunggu. Latar belakang keluarga kami berbeda-beda menjadi salah satu faktornya. Saya berasal dari Medan. Sementara suami dan keluarga besar berlatar belakang suku Jawa.

Tentu ada rasa penasaran saat berkunjung ke daerah masing-masing. Dalam beberapa kesempatan, kami lebih sering main ke Sumatra. Baik itu tempat kelahiran saya di Medan, maupun ke tempat kakak yang ada di Riau.

Sementara itu, kami masih jarang menjelajah kampung halaman suami dan keluarga besarnya. Ternyata, keluarga besar suami tidak hanya di Semarang. Keluarga besar tersebar di berbagai kota. Akan tetapi, dalam kesempatan kali ini, kami coba jalan-jalan ke “pusatnya” kampung halaman keluarga besar suami.

Seperti apa ceritanya? Ikuti terus ya perjalanan traveling bersama keluarga saat keliling kampung halaman kali ini. Semoga memberikan informasi yang berguna bagi para pembaca.

pengalaman liburan bersama keluarga keliling kampung halaman di jawa tengah dan jawa timur - catatan bunda

Liburan Bersama Keluarga ke Kampung Halaman

Kali ini, cerita liburan keluarga kami berbeda dari sebelumnya. Pada cerita sebelumnya, kami hanya main di dalam kota Bandung saja. Liburan bersama keluarga kali ini, kami pergi menjelajah ke kampung halaman. Tujuan kali ini ialah kampung halaman suami dan kampung halaman eyang putri.

Di mana kampung halamannya? Ayah lahir dan besar di Semarang, Jawa Tengah. Sedangkan eyang putri lahir dan besar di Blitar, Jawa Timur. Jadi, liburan bersama keluarga kali ini, kami akan menjelajah dari Jawa Barat hingga ke Jawa Timur.

Perjalanan yang kami tempuh sangat jauh. Oleh sebab itu, perlu waktu yang tidak sebentar. Banyak tempat yang harus dikunjungi. Selain itu, kami harus kompromi dengan jadwal sekolah anak.

Persiapan Berangkat Liburan

Beberapa minggu sebelum berangkat liburan keliling kampung halaman, kami konsultasi terlebih dahulu dengan pihak sekolah. Kami ingin tahu jadwal kegiatan anak yang relatif longgar. Kami menemui langsung kepala sekolahnya.

Alhamdulillah, pertemuan dengan kepala sekolah berjalan lancar. Mirza diperbolehkan untuk tidak masuk sekolah selama satu minggu. Tanggalnya pun sesuai seperti kebutuhan kami. Perjalanan liburan bersama keluarga kali ini, kami alokasikan dalam waktu satu minggu saja. Walaupun tidak lama, kami ingin memaksimalkan waktu yang tersedia. Bisa liburan bersama keluarga dan masih sesuai dengan jadwal sekolah Mirza.

Jika anda perhatikan, selama liburan yang lalu, kami tidak sempat mengupdate terlalu banyak di Instagram. Bahkan, kami absen mengisi cerita di blog maupun channel Youtube. Mohon maaf ya bagi para pembaca setia. Kami sedang “fokus” liburan bersama keluarga besar 😀

Kompromi jadwal sekolah Mirza sudah berhasil. Kami mempersiapkan kebutuhan lainnya. Rencananya, kami akan berangkat menggunakan mobil pribadi. Oleh sebab itu, kondisi mobil harus berada dalam keadaan yang prima. Perjalanan jauh dengan berbagai kondisi jalan akan sangat mempengaruhi kondisi mobil. Jika tidak sehat, perjalanan liburan bersama keluarga akan terhambat di tengah jalan, bahkan bisa membahayakan.

Barang bawaan dipersiapkan dengan hati-hati. Jangan terlalu banyak membawa barang, tetapi tetap memperhatikan kebutuhan. Kami harus memastikan barang kebutuhan primer sudah masuk ke daftar barang bawaan.

Satu koper besar berisi pakaian kami sekeluarga sudah siap. Ditambah beberapa barang pendukung lainnya. Beberapa barang yang wajib kami bawa diantaranya sebagai berikut:

  • Perlengkapan foto dan video (kamera, microphone, charger, dan tripod);
  • Peralatan mandi;
  • Laptop dan kelengkapannya (sebagai tempat menyimpan foto dan video perjalanan);
  • Mainan anak dan buku bacaan;
  • Cemilan atau makanan ringan;
  • Kasur lipat, bedcover, bantal, dan guling;
  • Dan beberapa peralatan lainnya.

Mengapa repot-repot membawa kasur lipat, bedcover, bantal dan guling? Kami akan menempuh perjalanan yang sangat jauh. Rencananya, bagian belakang mobil akan kami sulap menjadi “tempat tidur anak”.

Beruntung kami menggunakan mobil dengan format tiga baris. Oleh sebab itu, ada banyak ruang di baris belakang untuk diolah. Daripada hanya dimanfaatkan untuk barang bawaan, ruang belakang kami manfaatkan untuk hal lain. Dalam hal ini, kami menggunakannya untuk tempat tidur anak-anak.

Seluruh barang bawaan kami tata dan rapikan. Begitu sudah rapi, kami letakkan kasur lipat dan bedcover di atasnya. Lengkapi dengan bantal dan guling. Jadilah satu ruang tidur sederhana yang bisa dipakai oleh anak-anak.

Tidak lupa kami mempersiapkan kartu untuk pembayaran di jalan tol. Kita semua sudah ketahui bahwa pembayaran di jalan tol tidak lagi memakai uang tunai. Oleh sebab itu, seluruh pengguna jalan tol harus memiliki kartu e-money untuk pembayaran di pintu gerbang tol. Kami memiliki satu kartu e-money dari Indomaret. Sebelum berangkat, kami mampir sejenak untuk mengisi saldonya.

Rencana Kegiatan Selama Traveling Keluarga

Apa saja agenda kami saat liburan bersama keluarga kali ini?

Selain liburan bersama keluarga, ada keperluan lain yang waktunya bersamaan. Kebetulan, ada sahabat orang tua yang akan menikahkan anaknya. Jadi, kedatangan kami tepat dengan momen tersebut. Bisa traveling keluarga sekaligus menghadiri undangan pernikahan di Semarang.

Selain itu, kami bisa beristirahat sejenak setelah perjalanan panjang dari Bandung menuju Semarang. Tidak lama, hanya dua malam saja. Sudah cukup untuk memulihkan tenaga untuk perjalanan berikutnya.

Keperluan lainnya, kami niatkan untuk silaturahim ke kakak. Kebetulan kakak dan keluarga tinggal di Ngawi, Jawa Timur. Sebelum menuju ke Blitar, kami sempatkan untuk menginap satu malam di rumah kakak. Bertatap muka lagi setelah sekian lama tidak bertemu.

Agenda yang berikutnya, tentu pulang kampung. Bedanya, kali ini pulangnya ke dua kampung halaman sekaligus. Yang pertama, mudik ke Semarang. Selanjutnya, traveling keluarga dilanjutkan ke Blitar, kampung halaman eyang putri.

Perjalanan kali ini juga perjalanan yang spesial buat anak-anak dan saya. Kami belum pernah pergi ke Blitar. Padahal, banyak keluarga besar dari suami yang masih bertempat tinggal di sini. Hampir 7 tahun usia pernikahan, akhirnya kesempatan itu datang juga.

Bertemu dengan saudara dan keluarga di Blitar menjadi agenda penting berikutnya. Banyak yang bisa dikunjungi. Walaupun sudah banyak yang merantau keluar dari Blitar, sebagian besar keluarga masih setia tinggal di Blitar hingga saat ini.

menemani anak bermain saat liburan bersama keluarga di kampung halaman - catatan bunda

Agenda berikutnya, berkunjung ke makam eyang buyut dari anak-anak kami. Alias nenek dari suami. Beliau dimakamkan di Blitar, dekat dengan rumah saudara tempat kami menginap selama di Blitar.

Rencana lainnya, sudah pasti jalan-jalan ke tempat wisata unik yang ada di Blitar. Sudah jauh-jauh liburan bersama keluarga, agenda rekreasi harus selalu dimasukkan ke dalamnya. Kami dengar, tempat wisata di Blitar lumayan bervariasi. Mulai dari wisata sejarah hingga wisata alam juga ada. Tentunya kami akan sortir kembali, mana yang cocok untuk dikunjungi bersama anak-anak.

Tidak ketinggalan juga, kami berburu makanan enak selama di Blitar. Banyak makanan ngangenin di kampung halaman. Selain rasanya yang enak, harga makanan di sini sangat murah jika dibandingkan makanan di kota besar seperti Bandung maupun Jakarta. Bahaya buat berat badan, nih!! Hehehehe 😀

Rute Perjalanan Liburan Bersama Keluarga

Kami berangkat dari Bandung pada hari Jumat siang, setelah sholat Jumat. Rute yang kami pilih ialah melalui Tol Cipali lalu lewat jalur pantura. Dalam perjalanan tersebut, kami bisa melihat gerbang tol Brebes timur yang lebih dikenal dengan nama Brexit.

Saat kami lewat, kondisi jalan tol sangat sepi. Sungguh jauh berbeda saat dibandingkan dengan periode mudik ketika Idul Fitri. Kita sering melihat gerbang tol ini sangat macet ketika mudik lebaran. Perjalanan Bandung ke Semarang berlangsung sangat lancar. Kami tiba di Semarang pada malam hari.

Keesokan paginya, kami bisa bersantai bersama. Kebetulan adik beserta anak dan istrinya juga sedang liburan di Semarang. Anggota keluarga kami lengkap saat itu. Alhamdulillah bisa berkumpul sejenak dengan anggota yang lengkap.

cerita traveling berkesan liburan bersama keluarga keliling kampung halaman - catatan bunda

Seharian kami bermain dan bersantai di rumah. Bahkan kami sempat untuk bermain di Taman Kanak-Kanak tempat suami bersekolah dahulu. Letaknya persis berada di depan rumah orang tua. Banyak alat bermain di dalamnya. Anak-anak sangat senang dan tidak sabar menunggu pagi hari tiba.

Ketika matahari mulai terlihat, anak-anak langsung berhamburan keluar. Menikmati udara pagi Semarang sambil bermain di arena bermain yang tersedia di halaman TK.

Malam harinya baru bersiap untuk menghadiri acara resepsi pernikahan. Selesai dari acara, kami pulang dan beristirahat untuk melanjutkan perjalanan keesokan paginya.

Pada hari Minggu pagi, kami meneruskan perjalanan. Sebelum ke Blitar, kami niatkan untuk mampir ke rumah kakak terlebih dahulu. Kebetulan kakak tinggal di Ngawi, Jawa Timur. Letaknya berada di tengah-tengah antara Semarang dan Blitar. Waktu perjalanan dari Semarang ke Ngawi memakan waktu kurang lebih 4 jam. Di sini, kami mencoba jalan tol baru yang disiapkan oleh pemerintah. Masih baru dan sepi.

Menginap dan istirahat satu malam di Ngawi. Sangat cukup untuk memulihkan tenaga kembali. Keesokan paginya, baru kami melanjutkan perjalanan menuju Blitar. Waktu 4 jam kami perlukan untuk sampai di Blitar.

Lagi-lagi kami mencoba jalan tol baru di sepanjang perjalanan ini. Tepatnya jalan tol Ngawi – Kertosono. Jalanan masih sangat baru dan sepi dari padatnya kendaraan. Sejuknya udara pagi menemani perjalanan kami menuju Blitar.

Kami menghabiskan kurang lebih 3 hari di Blitar. Beragam aktivitas kami lakukan sebagai rangkaian liburan bersama keluarga. Mulai dari bertemu saudara, ziarah ke makam nenek, wisata kuliner, hingga jalan-jalan ke berbagai tempat wisata. Detail ceritanya akan kami bagikan pada tulisan berikutnya.

Pada hari Kamis subuh, kami akhiri petualangan di Blitar. Kami pulang kembali ke Semarang. Tiba di Semarang pada siang hari tanpa ada kendala yang berarti. Kesempatan kali ini, kami habiskan dua hari di Semarang.

liburan bersama keluarga jalan-jalan di semarang - catatan bunda

 

Dua hari terakhir di Semarang, kami bisa berkunjung ke beberapa tempat sekaligus. Mulai dari wisata kuliner hingga bermain bersama anak-anak. Penasaran seperti apa ceritanya? Nantikan terus ya di blog keluarga kami.

Akhirnya, pada hari Minggu subuh, kami pulang kembali ke Bandung. Rangkaian liburan bersama keluarga harus kami sudahi. Jatah liburan sudah habis. Aneka rutinitas pekerjaan dan aktivitas sekolah Mirza menanti kami semua. Perjalanan yang relatif singkat, tetapi sangat berkesan. Pengalaman yang sangat berharga bagi kami sekeluarga.

Beberapa destinasi wisata yang berhasil kami datangi ialah sebagai berikut:

  • Kampung Coklat di Blitar
  • Pantai Serang di Blitar
  • Bukit Teletubbies di Blitar
  • Kawasan Simpang Lima di Semarang
  • Grand Maerakaca di Semarang

Sedangkan untuk tempat makan, kami beruntung bisa mencoba makanan enak di banyak tempat. Mulai destinasi kuliner di Semarang, Sragen, Ngawi, Kediri, hingga di Blitar. Hampir seluruhnya merupakan makanan khas di tiap daerah.

Pengalaman kuliner baru yang sangat berbeda. Biasanya kami hanya kulineran di Bandung saja. Tempat makan modern yang diatur dengan nuansa pedesaan, melihat pemandangan kota, dan suasana yang nyaman. Jauh berbeda dengan yang kami alami saat liburan bersama keluarga ke kampung halaman.

Kami benar-benar wisata kuliner dengan nuansa “kampung betulan”. Hal-hal seperti itulah yang kami cari dan tidak bisa ditemukan di kota-kota besar.

Cerita lengkapnya akan kami bagikan satu persatu di blog Catatan Bunda. Nantikan terus ya kisah traveling dan liburan bersama keluarga kami. Semoga menginspirasi dan memberikan manfaat positif bagi para pembaca.

Sampai di sini dulu rangkuman singkat perjalanan liburan bersama keluarga. Nantikan cerita kami selanjutnya di tempat menarik lainnya. Sampai ketemu di kisah berikutnya 😀

(Visited 83 times, 2 visits today)