Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Kampung Coklat Blitar, Jalan-Jalan Sambil Menikmati Coklat Sepuasnya

Petualangan keluarga kami berlanjut ke Kampung Coklat Blitar. Pada cerita sebelumnya, kami menginap di rumah kakak yang berada di Ngawi. Anda juga bisa menikmati cerita kuliner keluarga saat kami mampir sarapan di Soto Kwali yang seger dan lezat.

Kami berangkat menuju ke Blitar pada hari Senin, setelah sholat subuh. Pada hari sebelumnya, seharian penuh kami beraktivitas di Ngawi. Ketika itu, Pakde mengajak anak-anak dan kami sekeluarga untuk memancing ikan di kolam. Satu kegiatan seru dan menyenangkan bagi anak-anak.

Jarak antara Ngawi dan Blitar kurang lebih 4 jam perjalanan memakai mobil. Setelah persiapan di rumah kakak selesai, kami langsung pamit untuk meneruskan perjalanan. Tujuan utama liburan kami ialah mengunjungi keluarga besar di Blitar. Selain jalan-jalan ke obyek wisata menarik yang ada di sana. Salah satu yang sempat kami kunjungi ialah Kampung Coklat Blitar.

Seperti apa cerita lengkapnya? Ikuti terus perjalanan keluarga kami ya. Selamat menikmati 😀

jalan-jalan liburan keluarga ke kampung coklat blitar - catatan bunda

Review Wisata Keluarga ke Kampung Coklat Blitar

Pagi itu sungguh segar udaranya. Pilihan untuk berangkat saat subuh memang cocok untuk keluarga kami. Tubuh masih segar, udara pagi yang sejuk dan jalanan yang tidak terlalu ramai membuat perjalanan semakin nyaman.

Perjalanan menuju ke Blitar sangat lancar. Sebelum tiba di Blitar, salah satu kota yang kami lewati ialah Kota Kediri. Di sinilah terletak salah satu pabrik rokok terbesar di Indonesia, yaitu Gudang Garam. Kami melihat betapa besarnya gudang, pabrik, dan perkantoran milik Gudang Garam. Lokasinya tersebar di berbagai lokasi yang ada di Kediri.

Saat di Kediri, waktu sudah menunjukkan waktu kurang lebih pukul 08.00 WIB. Kami sekeluarga mulai merasakan lapar. Akhirnya, kami sepakat untuk menepi sejenak untuk sarapan pagi. Pagi itu, kami sarapan pecel tumpang khas Kediri. Sayangnya, kami tidak sempat untuk mengabadikan momen ketika sarapan. Semuanya sudah kelaparan, jadi kelupaan untuk foto terlebih dahulu.

Menikmati kuliner menu nasi pecel di Jawa Timur dan Semarang memang juara. Rasa masakannya lezat semua. Tidak ada satupun yang mengecewakan selera kami sekeluarga.

Selesai sarapan, kami meneruskan perjalanan ke Blitar. Jaraknya sudah tidak terlalu jauh lagi. Kurang lebih pukul 10.00 WIB, kami tiba di Blitar. Selama liburan keluarga di Blitar, kami menginap di rumah kakak dari ibu. Kami memanggil beliau berdua dengan sebutan Pakde dan Budhe.

Tiba di rumah Pakde dan Budhe, kami istirahat dan ngobrol santai dengan beliau. Setelah sekian lama tidak bertemu, tentu momen pertemuan seperti ini tidak boleh disia-siakan. Bapak dan ibu asyik mengobrol, kami mendampingi sambil tetap mengawasi anak-anak yang asyik bermain di dalam rumah.

Pada kesempatan tersebut, kami utarakan rencana pada Pakde dan Budhe bahwa kami mau main ke Kampung Coklat Blitar. Rencananya, kami liburan di Blitar selama 3 hari saja. Oleh sebab itu, kami harus memanfaatkan waktu yang dimiliki secara maksimal. Setelah sholat zuhur, kami akan langsung pergi menuju Kampung Coklat Blitar.

rindangnya pohon coklat di kawasan kampung coklat blitar - catatan bunda

Alamat Lengkap Kampung Coklat Blitar

Petualangan keluarga kami berlanjut ke Kampung Coklat. Di mana kita bisa menemukan lokasi tempat wisata yang satu ini? Berikut ini adalah alamat lengkap Kampung Coklat:

Jalan Banteng – Blorok No. 18 RT 01 / RW 06, Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Blitar, Jawa Timur 66161.

Lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah Pakde dan Budhe. Kami berkendara kurang lebih 30 menit saja untuk mencapai lokasi obyek wisata tersebut. Jalanan di Blitar ini kecil-kecil. Berbeda dengan kota besar pada umumnya. Selain itu, jalanan masih belum terlalu padat, jadi kami bisa menikmati perjalanan tanpa macet. Sungguh nyaman rasanya bisa terbebas dari kemacetan kota besar.

Tiba di lokasi, kami melihat banyak lahan parkir di tepi jalan. Uniknya, lahan parkir tersebut dikelola masing-masing pemilik lahan. Awalnya kami bingung, kami pikir penyedia parkir yang kami lihat ialah parkir illegal. Setelah tanya-tanya ke warga setempat, barulah kami parkir mobil di salah satu lahan parkir yang tersedia.

Harga Tiket Masuk Kampung Coklat Blitar

Selesai memarkir kendaraan, kami berjalan kaki untuk masuk ke lokasi wisata. Sebelum tiba di loket pembelian tiket, kami melalui sebuah lorong. Lorong ini diisi berbagai informasi seputar dunia coklat.

Satu pemanfaatan ruang yang baik menurut kami. Para pengunjung bisa menikmati banyak cerita yang informatif tentang coklat. Salah satu contohnya seperti informasi tentang coklat yang dibawa masuk ke Indonesia pada tahun 1560.

Masuk lebih ke dalam lagi, kami menemukan loket pembelian tiket masuk. Berapa harga tiket masuk ke Kampung Coklat Blitar? Pada awalnya, kami berpikir nominal tiket di kisaran belasan hingga 20ribuan per orang. Akan tetapi, dugaan kami salah besar. Untuk masuk ke lokasi Kampung Coklat, tiap pengunjung cukup membayar tiket masuk senilai Rp 5.000 per pengunjung. Murah sekali, ya? 😀

Bagi yang mau wisata ke Kampung Coklat Blitar, ada baiknya mengetahui informasi jam operasionalnya. Tempat wisata keluarga ini buka setiap hari. Pada hari Minggu hingga Jumat, Kampung Coklat buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.30 WIB. Khusus pada hari Sabtu, obyek wisata Kampung Coklat beroperasi dari pukul 09.00 WIB hingga pukul 16.30 WIB.

Saat itu, kami datang kurang lebih pukul 14.00 WIB, jadi masih banyak waktu untuk menikmati suasana Kampung Coklat. Mengapa tidak buka sampai malam? Sepertinya karena terletak di kota yang kecil seperti Blitar. Oleh sebab itu, volume kunjungan wisatawan jauh berbeda dengan kota besar yang jumlah penduduknya jauh lebih besar.

Selesai membayar tiket masuk, kami diperbolehkan untuk masuk ke dalam lokasi. Oya, bagi anda yang mau berfoto ria, spot di sekitar loket tiket Kampung Coklat lumayan menarik loh. Bisa dijadikan sebagai salah satu tempat untuk berfoto.

melihat pohon coklat dari dekat saat liburan ke kampung coklat blitar - catatan bunda

Suasana Kampung Coklat

Begitu masuk, kami disambut dengan banyaknya pohon coklat. Saking banyaknya sehingga membuat suasana di dalam Kampung Coklat Blitar menjadi sejuk dan nyaman. Kami jalan-jalan menyusuri pepohonan.

Pada kesempatan ini, kami baru melihat pohon coklat. Seperti apa bentuk daunnya, bentuk pohonnya, hingga bentuk buah coklat. Pengalaman menarik buat kami dan anak-anak. Biasanya di Bandung hanya menikmati coklat yang sudah diolah. Tanpa tahu seperti apa bentuk buah dan pohonnya.

Kami bisa melihat berbagai fase buah coklat. Mulai dari yang masih mentah hingga yang sudah matang. Warna buahnya berbeda-beda.

Pada beberapa sudutnya, kami melihat ada beberapa kedai makanan. Para pengunjung bisa jalan-jalan sambil wisata kuliner di dalam Kampung Coklat Blitar. Tempat duduk juga banyak tersedia di sekeliling lokasi. Jika anda lelah, bisa duduk di tempat duduk yang sudah disediakan.

Ada apa saja di dalam Kampung Coklat Blitar? Banyak yang bisa dinikmati di dalam obyek wisata Kampung Coklat. Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain:

  • Warung prasmanan;
  • Bale Coklat dan Live Music;
  • Foodcourt;
  • Wahana Bermain Anak;
  • Terapi Ikan;
  • Cooking Class;
  • Galeri Coklat (tempat penjualan souvenir dan oleh-oleh khas Kampung Coklat);
  • Lounge;

Suasana di dalam area sangat sejuk dan nyaman. Rindangnya pepohonan coklat yang memberikan faktor besar. Selain itu, angin berhembus tiada henti saat itu sehingga membuat kami semakin nyaman untuk jalan-jalan di dalam Kampung Coklat.

lokasi toko souvenir dan cemilan khas kampung coklat blitar - catatan bunda

Belanja Oleh-Oleh Khas Kampung Coklat

Saat itu, kami jalan-jalan mengelilingi lokasi saja. Kami tidak mampir untuk wisata kuliner di sana. Tujuan kami sekeluarga ialah menikmati suasana sambil mencari oleh-oleh khas yang disediakan Kampung Coklat. Berjalan lagi ke belakang, kami menemukan toko souvenir dan oleh-oleh yang kami cari.

Tempat penjualan jajanan dan oleh-oleh diberi nama Galeri Coklat. Tokonya luas sekali. Sepertinya, toko ini menjadi satu wahana utama untuk menarik pengunjung. Di dalamnya, pengunjung bisa mendapatkan berbagai produk olahan dengan bahan dasar coklat. Semua coklatnya berasal dari Kampung Coklat sendiri.

Variasi olahan snack di Galeri Coklat sangat banyak. Anda bisa menemukan brownies kering, brownies kukus, brownies oven, keripik pisang coklat, bubuk coklat, dodol coklat, dan berbagai jenis cemilan lainnya. Mulai dari jajanan ukuran kecil hingga besar pun tersedia.

Berapa harga cemilan yang disediakan di dalam Galeri Coklat? Harganya beragam, tergantung dari jenis cemilannya. Anda bisa mendapatkan jajanan mulai dari harga di bawah Rp 10.000 hingga harga puluhan ribu per bungkusnya.

Kami mengambil keranjang belanja yang tersedia. Setelah itu, kami sekeluarga langsung menyebar ke berbagai arah. Berburu aneka oleh-oleh menarik khas dari Kampung Coklat Blitar. Tanpa terasa, berbagai jenis olahan coklat sudah dimasukkan ke dalam keranjang. Kami membeli jajanan untuk dinikmati di Blitar dan untuk dibawa pulang sebagai oleh-oleh.

oleh-oleh khas kampung coklat blitar - catatan bunda

Begitu selesai belanja, kami langsung menuju ke kasir untuk melakukan pembayaran. Bagi pengunjung yang belanjaannya banyak, pihak Galeri Coklat menyediakan kardus khusus untuk membungkus barang belanjaan. Pembayaran di Galeri Coklat bisa dilakukan menggunakan uang tunai dan kartu debit.

Di luar Galeri Coklat, dibuat sebuah lorong berukuran besar yang bisa digunakan sebagai tempat bersantai. Ada sederet meja dan tempat duduk yang disediakan untuk para pengunjung. Kami pun duduk-duduk sejenak di tempat tersebut. Tepat di luar, tampak hamparan sawah yang hijau membentang. Indah sekali pemandangan yang bisa dinikmati dari luar Galeri Coklat.

Sambil beristirahat, kami membuka sebagian jajanan yang kami beli di dalam. Duduk santai, mengobrol dan menikmati cemilan khas Kampung Coklat. Rasanya nikmat sekali. Apalagi dilengkapi dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang tiada henti. Anak-anak terlihat sangat menikmati momen bersantai tersebut. Kebetulan di dekat lokasi, ada satu buah ayunan yang kosong. Anak-anak langsung berlarian menuju ke ayunan untuk bermain di sana. Sambil berayun-ayun, mereka bisa menikmati jajanan coklat.

Selesai belanja dan bersantai, kami pun menyudahi petualangan kami di Kampung Coklat Blitar. Secara umum, obyek wisata ini menarik untuk dikunjungi. Suasananya juga sangat mendukung sebagai tujuan berlibur bersama keluarga. Pengelolaan wisata dengan konsep yang menarik.

Kampung Coklat Blitar dikemas dengan memanfaatkan potensi lokal, lalu dikemas dengan bentuk wisata edukasi, wisata kuliner dan wisata keluarga. Semoga semakin banyak potensi wilayah Indonesia yang dikelola secara cerdas dan mandiri. Harapannya, pariwisata Indonesia bisa semakin maju dan berkembang. Jumlah wisatawan bisa semakin banyak yang datang ke Indonesia. Dengan demikian, devisa negara akan semakin bertambah dan rakyat bisa merasakan manfaatnya.

Usai sudah jalan-jalan kami sekeluarga ke Kampung Coklat. Semoga informasi kali ini memberi manfaat berharga bagi para pembaca setia. Sampai jumpa pada cerita petualangan kami berikutnya ya 😀

7 Comments

  1. seru banget liburannya kesini, udah lama juga ga pernah pergi sama keluarga nunggu si bungsu bisa jalan dulu deh biar ga pegel gendong hehehe.

    btw kok pas weekend bukanya malah agak siangan y mb jam 09.00wib padahal sih dari pagi aja yak kalau weekend mau pergi aku mah senangnya berangkat pagi semoga next bisa kesini

    1. Nah, untuk jam buka, saya ga sempat tanya ke petugas di Kampung Coklat. Semoga bisa segera mampir ke sana ya bareng keluarga 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda