Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Kamera Mirrorless Canon M100, Pengalaman 2 Bulan yang Berharga

Kali ini kami mau sharing pengalaman pakai kamera mirrorless Canon M100. Mudah-mudahan informasinya kali ini bermanfaat buat para pembaca.

Awal bulan Maret yang lalu kami berdua pergi ke Malang. Selain menyelesaikan beberapa urusan, kami coba memanfaatkan kesempatan yang ada. Mumpung bisa pergi berdua, kami mau sekalian liburan di Malang walaupun hanya sebentar.

Menulis kisah keluarga dan membuat video sudah mulai kami lakukan di Blog Catatan Bunda. Peralatannya pun sangat sederhana. Kami hanya menggunakan smartphone untuk merekam kejadian yang menarik.

Tiba saat mau keluyuran berdua ke Malang, kami pun punya rencana dan ide yang baru. Salah satunya ialah meningkatkan kualitas foto dan video yang kami produksi. Akhirnya kami putuskan untuk memulai babak baru, yaitu dengan menggunakan kamera.

Pertanyaan berikutnya, harus pilih kamera yang mana ya? Kamera bagus sudah banyak banget bertebaran. Mulai dari merk Canon, Nikon, hingga kamera merk Fujifilm dan Panasonic.

Suami pun bertanya, “Enaknya beli kamera apa ya Ma?”

“Mama masih bingung, bentar ya cari informasi dulu.” Tak lama setelah itu, saya teringat akan teman yang sudah jadi selebgram di Instagram. Dia pakai kamera mirrorless untuk kreasi foto dan videonya di Instagram. Merk kamera yang dia gunakan ialah kamera Canon G7x.

Kami coba untuk cari informasi lebih lanjut dari situ. Maka dimulailah perjalanan kami untuk menemukan kamera mirrorless Canon M100.

Kamera Mirrorless Canon M100 - catatan bunda

Perjalanan Memilih Kamera Mirrorless Canon M100

Mulailah kami berpikir untuk menuju ke merk Canon. Sebelumnya saya sudah punya kamera DSLR Canon 450D. Kamera jadul yang sudah saya miliki selama bertahun-tahun. Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa digunakan.

Mengapa tidak menggunakan kamera Canon 450D saja? Hal ini terkait dengan kebutuhan kami. Konten yang kami buat tidak hanya berbentuk foto dan tulisan, tetapi ditambah dengan konten berbentuk video.

Untuk tulisan kami tuangkan di media blog, untuk foto kami tuangkan di Instagram, sedangkan konten berupa aneka jenis video kami tuangkan di Youtube. Nah, terkait dengan kebutuhan tersebut, fitur di kamera DSLR Canon 450D sudah tidak mencukupi. Kamera tersebut tidak bisa digunakan untuk merekam video.

Oleh sebab itu, kami ingin mencari kamera yang bisa foto dan video dalam satu unit sekaligus. Itu yang pertama.

Berikutnya, berhubung saat itu kami mau pergi ke Malang, jenis kamera yang kami pilih harusnya ringan dan praktis saat dibawa. Beda dengan kamera DSLR yang berbobot lebih berat. Akhirnya, dari pertimbangan tersebut, kami memilih jenis kamera mirrorless.

Asli, masih newbie dan sederhana banget pertimbangan yang kami ambil 😀

Pertanyaan berikutnya, jenis kamera mirrorless Canon mana yang harus kami pilih?

Survey ke Canon Datascript Bandung

Perjalanan kami untuk mencari kamera mirrorless Canon dimulai. Awalnya kami datang dulu untuk tanya-tanya ke kantor layanan resmi Canon Datascrip yang ada di Bandung. Ada dua lokasi, yang satu di Paskal Hyper Square dan yang satu ada di jalan Lengkong.

Apa bedanya?

Kebutuhan kami saat itu mau mencari informasi tentang produk kamera Canon, jadi masih terkait dengan penjualan produk. Jika masih terkait dengan penjualan, maka datang ke kantor PT Datascrip yang ada di Jalan Lengkong Besar no. 3A Bandung.

Jika kebutuhan anda untuk perbaikan unit kamera, maka bisa datangi Service Centre Datascrip Bandung yang ada di Ruko Paskal Hyper Square Blok C no. 26. Anda bisa temukan ruko ini di Jalan Pasirkaliki Bandung.

Setibanya di sana, kami disambut oleh karyawan di area showroom. Awalnya saya bertanya, “untuk kamera mirrorless G7x sekarang harga resminya berapa Mas?”

Petugas menjawab, “harganya di angka 6 atau 7 jutaan.” (Saya lupa persisnya).

Saya: “Wah, sudah naik ya? Saya sempat tanya teman dulu. Teman saya beli di Datascrip juga, harganya sekian (lebih rendah dari harga yang disebutkan sales)”

Ternyata sudah ada penyesuaian harga. Sepertinya saat itu, teman saya beli saat ada promo. Saya pun melanjutkan tanya jawab lagi dengan sales tersebut, sementara suami menyimak sambil menemani anak-anak berlarian keliling di dalam ruangan. Sesekali anak-anak pun minta duduk di kursi berputar yang ada di kantor Datascrip.

“Kebutuhan saya cari kamera mirrorless yang bisa foto sekaligus video, mas. Bagusnya pakai jenis yang mana ya?”

Sales tersebut menjelaskan dengan detail, kami pun asyik menyimak dan mendengarkan dengan baik. Saat itu, kamera Mirrorless Canon ada beberapa jenis.

Ada kamera Canon M3, kamera Canon M5, kamera Canon M6, dan yang baru saja rilis saat itu, kamera mirrorless Canon M100. Spesifikasi tiap kamera pun berbeda-beda. Tiap jenis kamera ada kelebihan dan kekurangannya.

Setelah menampung penjelasan dari sales, sepertinya yang masuk ke anggaran kami ialah kamera mirrorless Canon M100. Harganya di angka Rp 7.500.000.

“Kalau kamera Canon M100 ini unitnya ada, Mas?” Tanya saya sambil menunjuk poster kamera mirrorless Canon M100 yang dibintangi oleh artis cantik Maudy Ayunda.

“Wah, kebetulan stoknya sedang kosong Bu”

“Ooo begitu. Baiklah mas, terimakasih atas penjelasannya ya,” saya pun menutup sesi konsultasi produk di kantor Datascrip Bandung sambil berpamitan.

cerita pengalaman pakai kamera canon - catatan bunda

Berburu Kamera Mirrorless Canon M100 ke Toko Langganan

Kami pun masuk ke mobil dan melanjutkan perjalanan untuk survey kamera mirrorless Canon. Tujuan kami ialah pergi ke Bandung Electronic Center, yang terletak di jalan Purnawarman Bandung. Di dalam mobil, kami masih berbincang seputar rencana beli kamera sambil meladeni anak-anak yang ingin diajak bermain dan berinteraksi.

Tak lama kemudian, kami tiba di Istana BEC. Setelah parkir di basement, kami langsung cari lift untuk menuju ke lantai tempat toko-toko kamera berada. Kebetulan saya sudah ada toko langganan untuk urusan fotografi di area BEC. Namanya Toko Semut Fotografi.

Sudah bertahun-tahun buka toko di BEC dan masih bertahan hingga saat ini. Lebih bisa kami percaya dibandingkan toko lain yang umurnya masih seumur jagung jika dibandingkan dengan Toko Semut Fotografi. Selain itu, maraknya kisah penipuan saat konsumen belanja kamera di BEC makin membuat kami waspada dan akhirnya memilih toko yang sudah kami kenal saja.

Tiba di depan toko, kami pun berjumpa dengan salah satu pegawainya. Saya mengenali bapak tersebut. Beliau ini sudah bekerja di Semut Fotografi sudah bertahun-tahun. Saya tahu karena saya sering cetak foto di sini dan transaksi lainnya.

Kami pun terlibat perbincangan dengan bapak tersebut. Menyambung topik pembicaraan sebelumnya di kantor Datascrip Bandung. Apa sih rekomendasi kamera mirrorless yang cocok untuk kami dan sesuai dengan anggaran?

Apakah kamera mirrorless canon M100 yang tadi disarankan saat di Datascrip? Ataukah ada merk lain yang lebih sesuai? Si bapak sempat memperlihatkan merk lain, yaitu kamera mirrorless Sony A6000 lalu menjelaskan fitur utama kamera tersebut pada kami beserta harganya. Saya sendiri lupa berapa harganya saat itu hehehe 😀

Kami pun terlibat diskusi beberapa saat. Tanya jawab sambil minta diskon dan bonus tentunya), hehehe 😀

Singkat cerita, kami berdua akhirnya membeli kamera mirrorless Canon M100 warna silver. Saat kami pegang, terasa ringan sekali. Pegangannya pas di genggaman tangan saya dan suami. Tidak terlalu kecil dan tidak terlalu besar.

Fitur Utama Kamera Mirrorless Canon M100

Apa saja fitur utama kamera mirrorless Canon M100? Berikut ini spesifikasi kameranya. Siapa tahu anda cocok dengan kamera Canon tipe M100 😀

  • Lensa bawaan (lensa kit) EF-M 15-45 mm;
  • Sensor APS-C CMOS 24,2 Megapixel;
  • Processor kameranya sudah DIGIC 7 (versi terbaru);
  • LCD Touchscreen berukuran 3 inci;
  • Video recording Full HD 1080p dengan 60 fps;
  • Built in koneksi Wi-Fi, NFC, dan Bluetooth;
  • Dual pixel CMOS Auto Focus;
  • ISO kamera hingga 25600;
  • Pengambilan foto hingga 6.1 fps;
  • LCD yang bisa flip ke atas dan bisa membantu saat mau mode foto selfie atau mengambil video;

Kami sepakat di harga Rp 7.200.000 (kamera + lensa kit) bergaransi resmi dari Datascrip selama 1 tahun. Belum termasuk aksesoris tambahan yang diperlukan. Jika anda mau membeli kamera Canon, sebaiknya pilih yang garansi resmi dari Datascrip.

Harganya memang lebih mahal dibanding garansi distributor. Akan tetapi, anda bisa mendapatkan perlindungan unit kamera yang lebih baik saat memilih kamera dengan garansi resmi.

Kami membeli kelengkapan lainnya seperti filter lensa kamera, memory card, screen protector untuk LCD, dan tas kamera. Total kelengkapannya habis sekitar Rp 500.000.

Jadi total biaya yang kami perlukan untuk membeli kamera mirrorless Canon M100 beserta kelengkapannya ialah sebesar Rp 7.700.000.

keunggulan dan kelemahan kamera mirrorless canon - catatan bunda

Review Pengalaman Berharga Memakai Kamera Mirrorless Canon M100

Saat perjalanan ke Malang, kami mulai membuat aneka foto dan video. Mulai bikin video review ala-ala Youtuber terkenal. Sebagian sudah tayang di channel Youtube Catatan Bunda. Anda belum subscribe? Ayoo, silakan subscribe dulu yaa 😀

Menurut kami, untuk kualitas foto dan video, kami sangat puas dengan performa kamera mirrorless Canon M100. Hasilnya sangat bagus. Videonya pun sudah sangat cukup untuk kami membuat aneka konten di Youtube.

Jika anda melihat channel Youtube kami, maka anda bisa melihat kualitas video yang kami ambil menggunakan kamera mirrorless Canon M100. Sebagian besar video di channel tersebut, kami produksi dengan kamera mirrorless tersebut.

Sistem autofocus kamera ini enak banget. Sistem yang berbentuk dual pixel membuat kamera sangat mudah mencari fokus saat merekam video.

Selain itu, kualitas videonya sudah tinggi, yaitu hingga mencapai resolusi full HD 1080p hingga 60 fps. Kualitas setinggi itu sudah sangat nyaman saat dilihat sebagai video di Youtube. Tidak menyiksa mata 😀

Pengoperasian kamera sudah sangat mudah. Fitur touchscreen pada LCD sudah sangat responsif menurut kami. Aneka pengaturan kamera yang anda perlukan bisa dilakukan lewat “klik” saja semudah anda mengoperasikan smartphone kesayangan anda.

Kamera mirrorless Canon M100 ini sudah dilengkapi juga dengan koneksi wi-fi, NFC, dan Bluetooth. Jadi kami bisa lebih mudah saat mengoperasikannya. Transfer foto bisa kami lakukan tanpa menggunakan kabel, baik saat memindahkan ke laptop ataupun ke smartphone.

Selain itu, kamera bisa kami operasikan melalui smartphone saat akan mengambil foto. Cukup koneksikan kamera dengan smartphone melalui aplikasi Canon yang bisa didownload di Playstore. Setelah itu, kami bisa mengambil foto dari jauh. Salah satu contohnya ialah saat kami foto berdua di depan alun-alun Kota Malang.

Sepulang dari Malang, kami melanjutkan kegiatan sambil mendampingi anak-anak bermain di rumah. Termasuk membuat video bersama kakak memakai kamera mirrorless Canon M100. Nah, mulailah kami mempelajari sesuatu yang penting saat itu. Pelajaran apakah yang kami maksud?

Dalam membuat video, kualitas audio harus sangat kami perhatikan. Dengan audio yang jelas dan berkualitas, maka penonton akan bisa semakin menikmati konten video yang kami sajikan di Youtube.

Kamera mirrorless milik kami memang sudah dilengkapi dengan sistem audio internal. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, kami merasa audio internal kamera kualitasnya kurang memadai. Oleh sebab itu, kami harus memasang audio tambahan yang dipasangkan ke kamera.

Mulai tampaklah permasalahan kami, terutama di bidang audio. Ditambah faktor kakak yang belum mau berbicara dengan keras saat proses syuting video, seperti saat kakak direkam sambil asyik bermain lego. Jadi makin tidak terdengarlah suaranya saat videonya tayang di channel.

Bagaimana caranya supaya kami bisa memiliki audio yang bagus saat merekam satu video? Kami harus memasang tambahan microphone eksternal ke kamera melalui kabel penghubung. Kemudian, kamera harus memiliki lubang audio input supaya bisa dipasangi kabel dari microphone.

Saat itulah kami baru sadar, bahwa kamera mirrorless Canon M100 tidak punya lubang audio input. Oleh sebab itu, kami tidak bisa menambahkan audio eksternal ke dalam kamera. Kami hanya bisa mengandalkan sistem audio internal yang sudah built in di tubuh kamera mirrorless.

Jadilah kami mulai pusing. Sampai akhirnya kami memutuskan untuk menjual kamera mirrorless Canon M100 lalu kami belikan jenis kamera lain yang lebih sesuai dengan selera dan kebutuhan kami. Petualangan kami mencicipi kecanggihan kamera mirrorless Canon M100 pun cuma berlangsung dua bulan saja 😀

Kesimpulan Akhir Review Canon M100

Sebagai kesimpulan akhir, kami tetap meyakini bahwa kamera Canon M100 merupakan kamera yang kualitasnya sangat baik. Mulai dari body, kualitas foto, kualitas video, koneksi wi-fi, hingga kemudahan dalam mengoperasikan. Anda bisa mendapatkan hasil foto yang sangat baik saat memakai kamera mirrorless ini.

Keunggulan lain tentu dari ringan dan praktisnya kamera mirrorless Canon M100. Cuma perlu tas kecil dan tidak memakan ruang besar saat anda traveling.

Kekurangannya yang paling mencolok hanya satu menurut pengalaman kami. Yaitu tidak adanya jack audio input di body kamera mirrorless Canon ini. Jadi akan sangat mempengaruhi hasil konten video kami ke depannya.

Jadi bagi anda yang sangat memperhatikan kualitas audio, maka kamera mirrorless Canon M100 ini kurang cocok untuk anda. Lebih baik cari jenis lain yang memiliki audio input di tubuh kameranya.

Ketika anda butuh audio yang lebih baik, maka anda tidak perlu repot. Cukup pasang microphone eksternal lalu pasang mic tersebut di hot shoe kamera. Setelah itu, anda bisa melanjutkan proses produksi videonya.

Pada akhirnya kami harus berpisah dengan kamera tersebut. Sudah ada teman yang bersedia membeli kamera mirrorless Canon M100 milik kami. Syukurlah, semoga bermanfaat buat pemilik yang baru.

Demikian cerita dan pengalaman singkat kami saat menggunakan kamera mirrorless Canon M100. Sungguh pelajaran yang berharga buat kami berdua. Semoga kisah kali ini bermanfaat ya buat para pembaca sekalian. Pastikan anda sudah mengatur rencana anggaran ya saat mau belanja kamera baru. Jangan sampai stabilitas keuangan terganggu.

Terimakasih banyak sudah berkenan menyimak cerita kali ini tentang kamera mirrorless Canon M100. Sampai jumpa pada cerita kami selanjutnya 😀

(Visited 1,151 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda