Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Ganti Kartu Debit Mandiri, Cara Efektif Mencegah Bahaya Skimming

Ganti kartu debit, upaya untuk mengantisipasi skimming. Beberapa waktu terakhir, sangat banyak terdengar berita bahwa nasabah BRI terkena kasus skimming. Tanpa melakukan transaksi, tiba-tiba uangnya hilang.

Setelah ditelusuri, ternyata para nasabah terkena kejahatan berupa skimming. Untuk mencegah hal tersebut, para nasabah dianjurkan untuk lebih waspada dan berhati-hati. Tidak ada salahnya untuk lebih berhati-hati dalam segala sesuatu, termasuk menjaga kesehatan keluarga.

Jika tiba masanya sakit, siapa tahu pengalaman saat anak rawat inap memakai BPJS bisa memberi informasi berguna untuk anda. Termasuk kami berdua, mencoba datang ke Bank Mandiri untuk ganti kartu debit untuk mengantisipasi bahaya skimming.

Seperti apa ceritanya? Ikuti terus ya 😀

Ganti Kartu Debit Mandiri Upaya Mencegah Bahaya Skimming - catatan bunda

Ganti Kartu Debit untuk Mencegah Skimming

Kami datang ke Bank Mandiri yang berada di Jalan Surapati Bandung beberapa hari yang lalu.

Supaya cepat, kami pergi naik sepeda motor saja. Lebih praktis dan cepat dibandingkan harus naik mobil. Kegiatan operasional jual minyak kemiri alami tidak terganggu. Selain itu, anak-anak tetap tinggal di rumah supaya bisa beristirahat.

Kebetulan anak bungsu juga sedang tidur, jadi kami bisa lebih cepat bergerak ke bank, hingga akhirnya bisa selesai ganti kartu debit. Saat itu ada keperluan khusus di Bank Mandiri.

Setelah menyelesaikan keperluan utama kami saat itu di teller, kami iseng bertanya pada petugas bank tentang skimming yang sedang ramai sekali beritanya belakangan ini.

 

Pengertian dan Bahaya Skimming Data Perbankan

Apa sih yang dimaksud dengan skimming? Secara mudahnya, skimming adalah kegiatan mencuri data nasabah yang berada di dalam kartu seperti kartu debit atau kartu kredit.

Mencurinya lewat mana? Para penjahat menggunakan alat khusus yang diletakkan di mesin ATM bank yang tersebar di banyak tempat. Mesin itu akan meng-copy data nasabah yang sedang menarik uang tunai di ATM tersebut.

Dengan memiliki data perbankan dari nasabah, si penjahat bisa dengan leluasa untuk mencuri uang nasabah.

 

Cara Antisipasi Bahaya Skimming

Ada beberapa cara mudah untuk mengantisipasi supaya kita semua tidak terkena bahaya skimming.

Perhatikan lokasi ATM

Idealnya, saya biasa memilih lokasi ATM yang berada di dalam area bank itu sendiri. Lebih aman dan banyak penjaga keamanan. Selain itu, frekuensi ke ATM juga tidak terlalu sering, untuk memperkecil resiko terkena skimming.

Saat ini sudah ada teknologi seperti internet banking, mobile banking dan sms banking untuk keperluan sehari-hari. Gunakan dan manfaatkan fitur tersebut semaksimal mungkin.

Berhati-hati Saat Memasukkan PIN

Saat berada di mesin ATM yang berada di lokasi keramaian, sebaiknya kita harus lebih berhati-hati.

Salah satunya saat memasukkan kode PIN. Menutupi dengan tangan wajib kita lakukan sebagai upaya untuk menjaga kode kerahasiaan PIN anda.

Periksa Saldo Rekening Secara Teratur

Secara teratur, anda sebaiknya memerika saldo rekening tabungan anda. Saat ini memeriksa saldo sudah sangat mudah. Anda tidak perlu repot untuk mencetak buku tabungan lagi.

Cukup dengan memanfaatkan internet banking anda bisa memeriksa saldo dan mutasi transaksi di dalam rekening anda. Jika ada transaksi yang mencurigakan dan tidak anda kenal, sebaiknya langsung laporkan kepada pihak perbankan.

Ganti PIN Secara Berkala

Upaya selanjutnya untuk menjaga keamanan data perbankan anda ialah dengan mengganti kode PIN secara berkala. Bisa 1 bulan sekali atau 2 bulan sekali.

Hal ini sebagai langkah antisipasi supaya mempersulit penjahat untuk mengakses data pribadi anda.

Ganti Kartu Debit Pita ke Teknologi Chip

Langkah berikutnya yang bisa dilakukan ialah dengan mengganti kartu debit ke yang baru. Dalam cerita ini, kami ganti kartu debit Mandiri dari edisi lama yang masih menggunakan pita menjadi kartu debit yang sudah memakai chip.

Menurut Bank Indonesia dan pihak Bank Mandiri, teknologi chip ini lebih aman dibandingkan kartu yang masih menggunakan pita.

biaya penggantian kartu debit mandiri - catatan bunda

Biaya untuk Penggantian Kartu Debit Mandiri

Saat di bank, kami diarahkan untuk memproses ganti kartu debit mandiri di Customer Service. Tinggal ambil nomor antrian saja. Tidak lama kemudian, kami dipanggil menuju meja Customer Service.

Lalu, berapa biaya untuk ganti kartu debit Mandiri? Biaya penggantian kartu debit Mandiri ini nol rupiah alias GRATIS. Hehehe 😀

Cukup ikuti panduan dari Customer Service Bank Mandiri saja.

 

Syarat untuk Ganti Kartu Debit Mandiri Lama

Saat mendapat penjelasan dari CS Bank Mandiri, kami pun ditanya beberapa dokumen yang diperlukan untuk proses penggantian. Untuk bisa mengganti kartu debit Mandiri yang lama, nasabah perlu membawa dokumen berikut ini:

  • Kartu debit lama;
  • Buku tabungan;
  • Kartu Tanda Penduduk;

Sudah itu saja dokumen yang diperlukan untuk mengganti kartu debit Mandiri lama menjadi kartu baru dengan teknologi chip. Di tengah prosesnya, CS Bank Mandiri akan menanyakan beberapa data untuk mengkonfirmasi data yang anda miliki. Salah satunya ialah nama ibu kandung.

Jenis Kartu Debit Mandiri Chip

Ada beberapa jenis kartu debit Mandiri yang kita kenal, yaitu kartu silver, gold, dan platinum. Apa bedanya?

Bedanya terletak di limit transaksi per hari dan biaya bulanan. Paling kecil limit transaksinya ialah di kartu silver dan paling besar di kartu debit platinum.

Desain Kartu Mandiri Chip

Ada yang menarik perhatian kami saat ganti kartu debit Mandiri lama ke kartu debit dengan teknologi chip. Apa itu?

Desain kartunya yang unik menarik perhatian. Seperti apa desainnya? Kurang lebih seperti pada gambar di bawah ini. Kartu debit Mandiri yang baru didesain dengan tema wayang yang merupakan ciri khas Indonesia. Tampilan kartunya pun semakin elegan.

Tidak hanya berbeda warna saja seperti di edisi kartu debit Mandiri yang lama. Edisi silver dengan warna biru, edisi gold dengan warna kuning, dan edisi platinum dengan warna hitam. Kali ini nuansa desainnya dirombak dengan desain yang lebih modern.

Nuansa warna dasarnya tetap sama seperti yang lama. Hanya saja ditampilkan dengan desain kartu debit yang lebih menarik dan trendy.

model kartu debit mandiri chip - catatan bunda

Pas kami tanya ke Mbak CS yang membantu, kenapa himbauan untuk ganti kartu debit Mandiri edisi lama belum terlalu terdengar?

Mbak CS menjelaskan, sebenarnya kartu debit Mandiri edisi chip sudah lama terbitnya. Hanya saja sistem pendukungnya belum terlalu stabil. Jadi belum dipublikasikan secara besar-besaran.

Baru beberapa waktu terakhir ini sistemnya mulai stabil dan nasabah sudah mulai bisa melakukan proses penggantian kartu debit dengan teknologi pita menjadi kartu baru yang sudah memiliki chip di dalamnya.

Selesai proses penggantian kartu debit di meja Customer Service selesai, kami diarahkan untuk menuju ke area teller bank. Proses selanjutnya ialah untuk membuat kode PIN baru untuk kartu debit Mandiri kami.

Cukup ikuti antrian saja untuk menunggu dipanggil oleh petugas teller. Saat itu sedang sepi karena sudah menjelang sore, jadi kami tidak terlalu lama mengantri. Selesai proses membuat PIN yang baru, maka selesai jugalah rangkaian proses ganti kartu debit Mandiri yang kami alami.

Alhamdulillah, prosesnya mudah dan tidak perlu waktu lama.

Berikutnya kami mau menanyakan hal yang sama ke bank sebelah tempat rekening kami lainnya. Demikian cerita singkat tentang pengalaman kami berdua saat ganti kartu debit di Bank Mandiri. Semoga pengalaman sederhana ini bisa diambil manfaatnya.

Nikmati juga informasi destinasi wisata di Bandung Selatan yang bisa jadi alterantif tempat berlibur anda sekeluarga. Selain itu, bagi yang belum sempat mengganti kartu debit yang dimiliki, bisa menyempatkan waktu untuk datang ke Bank dan segera memproses penggantian kartu debitnya.

Terimakasih banyak sudah berkenan menyimak. Sampai ketemu di cerita kami selanjutnya ya 😀

(Visited 14,526 times, 39 visits today)

3 Comments

  1. Melalui tulisan kamu di blog, saya ingin berbagi pengalaman ketika mengganti kartu debit dari Bank Mandiri. Saya sudah menjadi nasabah dan juga Sahabat Bank Mandiri sejak tahun 2010 dengan produk TabunganKu, terus pada tahun 2014 saya dikonversi ke mandiri tabungan reguler dan untuk kartu debit, saya tidak memilih Classic/Silver dan/atau Gold/Premier, saya pilihnya VISA Platinum Debit, karena kartu debit jenis ini sangat cocok untuk nasabah yang mobilitasnya sangat tinggi seperti saya. Kalau saya belanja, saya sering pake kartu tersebut dimanapun, untuk mendapatkan mandiri fiestapoin. Kemudian pada hari Rabu, tanggal 21 Pebruari 2018, kasir PAPA RON’S PIZZA Cabang Bekasi BLU PLAZA menggesek Bank Mandiri VISA Platinum Debit milik saya yang lama tetapi kartu debit saya tidak terbaca oleh mesin mandiri EDC karena patah di bagian pita magnetik hitamnya. Dan akhirnya pada hari Kamis, tanggal 08 Maret 2018, saya putuskan untuk mengganti kartu debit saya menjadi yang berchip di mandiri cabang Bekasi Taman Galaxi Indah, terus kartu debit lama saya digunting oleh orang cabang untuk bukti bahwa saya sudah mengganti mandiri debit card saya sekalian aktivasi layanan mandiri SMS banking 3355 dan juga registrasi layanan mandiri online banking. Untuk kartu debit yang berchip, saya masih tetap memilih Bank Mandiri VISA Platinum Debit, karena kartu debit jenis ini sangat cocok untuk nasabah yang mobilitasnya sangat tinggi seperti saya, karena dengan kartu debit Bank Mandiri VISA Platinum Debit memungkinkan saya untuk melakukan transfer ke semua bank sampai seratus juta rupiah. Limit transaksi debit di mandiri EDC dan/atau mesin EDC off us lain berlogo VISA dan GPN serta merchant e-commerce berlogo Verified By VISA adalah sebesar seratus juta rupiah. Dan sejak hari Senin, tanggal 19 Maret 2018, saya sudah terhubung dengan layanan mandiri chat banking, Mita (mandiri intelligent assistant). Kemudian pada hari Rabu, tanggal 09 Mei 2018, saya melakukan update nomor handphone saya pada layanan mandiri debit online Verified By VISA dan setelah tiga hari kerja langsung aktif dan bisa dipake di merchant e-commerce. Oleh karena itu, saya sangat bangga menjadi nasabah dan juga Sahabat Bank Mandiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda