Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Floating Market Lembang, Menikmati Kuliner di Pasar Apung Modern

Floating Market Lembang, salah satu tempat liburan populer yang wajib anda coba saat berkunjung ke Bandung. Pada rangkaian cerita kali ini, kami mencoba liburan singkat selama 2 hari 1 malam. Jika anda mengikuti perjalanan cerita kali ini dari awal, kami menginap di Asmila Hotel Bandung.

Setelah siang check in ke hotel, sore harinya kami pergi jalan-jalan ke Farmhouse Susu Lembang. Menikmati aneka pemandangan dan berinteraksi dengan aneka satwa. Malam harinya kami istirahat kembali di hotel, baru keesokan paginya melanjutkan perjalanan.

Pilihan keluarga kami saat itu ialah pergi ke Floating Market Lembang dan Kota Mini. Dua tujuan wisata di dalam satu lokasi. Sangat menghemat waktu liburan. Mengingat kondisi Lembang saat akhir pekan sangat padat dan jalanan banyak yang macet parah.

Siapa tahu perjalanan libur singkat ini bisa memberikan tambahan ide untuk itinerary liburan wisata anda di Bandung. Seperti apa pengalaman jalan-jalan bareng anak di Floating Market Lembang? Ikuti terus sharing kami berikut ini ya. Semoga bermanfaat 😀

koin raksasa di pintu masuk tempat wisata keluarga floating market lembang - catatan bunda

Jalan-Jalan Keluarga di Floating Market Lembang

Kami berencana menghabiskan satu hari untuk mendampingi anak-anak wisata. Mendapatkan pengalaman baru. Floating Market Lembang dan Kota Mini menjadi tujuan utama. Jatah check out dari hotel pukul 12.00 WIB tidak kami gunakan. Kami check out dari hotel jauh lebih pagi.

Tepat pada pukul 09.00 WIB, kami pergi menuju ke lokasi wisata nge-hits di Lembang tersebut. Mengapa pergi pagi-pagi? Banyak manfaatnya menurut kami.

  1. Jalanan masih relatif sepi, tidak terlalu macet seperti saat siang hingga sore hari;
  2. Udara pagi masih segar dan sejuk;
  3. Kondisi fisik tubuh masih bugar;
  4. Bisa menikmati suasana tempat wisata yang tidak terlalu ramai saat pagi hari;
  5. Saat tujuan wisata mulai ramai di siang hari, perjalanan kami sudah selesai dan bisa pulang lebih awal;

Lumayan banyak ya manfaatnya. Oleh sebab itu, kami suka berangkat lebih pagi saat mau jalan-jalan ke tujuan wisata. Dalam kesempatan kali ini ke Pasar Apung Lembang.

Biasanya rute jalan ke Lembang ialah melewati Jalan Setiabudi dan mengarah terus ke atas hingga tiba di Lembang. Saat itu, rute kami berbeda dari biasanya. Oleh aplikasi Waze, kami diarahkan melalui Jalan Ciumbuleuit.

Kami pun ikuti rute tersebut. Rutenya menarik, jalanan sepi, tidak macet seperti rute yang melewati Jalan Setiabudi. Selain itu, banyak pemandangan yang bisa dinikmati di sepanjang perjalanan. 30 menitan berkendara, kami tiba di area parkir Floating Market.

Saat masuk, ada petugas yang menghampiri mobil. Petugas tersebut menghitung jumlah individu yang ada di dalam mobil. Saya hanya berpikir, “Oh, begini sistem Floating Market untuk menentukan tiket masuknya.”

Berapa harga tiket masuk ke Floating Market? Saat itu kami datang di hari Sabtu. Sudah dihitung harga akhir pekan. Tiap orang harus membayar tiket masuk sebesar Rp 20.000 / orang. Tiket masuk tersebut bisa ditukarkan dengan minuman seperti lemon tea, orange juice, dan beberapa pilihan minum lainnya.

Untuk parkir mobil, tarif parkirnya Rp 10.000 untuk 3 jam pertama, kemudian Rp 3.000 / jam untuk jam berikutnya.

Alamat Lengkap Floating Market Lembang

Destinasi liburan ini mudah sekali ditemukan. Letaknya ada di pusat wilayah Lembang. Anda bisa menemukan Floating Market di Jalan Grand Hotel No. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat 40391.

Anda bisa menghubungi 022 – 2787766 jika perlu informasi lebih jauh mengenai Floating Market.

Lokasinya mudah sekali ditemukan lewat Google Maps atau Waze. Jadi, anda tidak akan hilang arah saat pergi menuju lokasi Floating Market.

Tempat wisata keluarga ini buka setiap hari, dari Senin hingga Minggu. Jam operasionalnya saja yang berbeda.

Jam operasional hari Senin sampai Kamis: Pukul 09.00 WIB – 19.00 WIB.

Jam operasional hari Jumat sampai Minggu: Pukul 08.00 WIB – 20.00 WIB.

Wahana Permainan Floating Market Lembang

Seperti apa sih tempat berlibur keluarga di Lembang ini? Tempat wisata buatan ini dibuat dengan sangat teratur dan bersih. Di dalamnya banyak permainan untuk anak-anak dan bisa dinikmati oleh seluruh anggota keluarga.

Sambil menikmati jalan-jalan santai, anda bisa melihat pemandangan sekeliling yang indah. Ditambah dengan cuaca area Lembang yang sejuk, terlebih saat masih pagi hari.

Ada beberapa wahana permainan yang bisa dinikmati di dalam kawasan Floating Market. Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut:

Taman Kelinci

Kelinci merupakan salah satu satwa favorit anak-anak. Para pengunjung bisa berinteraksi di dalam area khusus dengan banyak kelinci di dalamnya. Untuk bisa masuk, anda cukup membeli tiket masuk seharga Rp 20.000 / orang.

Di dalam taman kelinci, anda bisa bebas berinteraksi dengan kelinci. Mulai dari memegang hingga memberi makan. Wahana ini mirip dengan area taman kelinci di Farmhouse Susu Lembang. Mirip juga dengan aktivitas memberi makan kelinci saat jalan-jalan ke Orchid Forest Cikole beberapa waktu yang lalu.

Kami sengaja tidak bermain di taman kelinci kali ini. Sebelumnya kakak dan adik sudah bermain dengan kelinci di Farmhouse Lembang. Jadi tidak seru jika harus mengulang main bersama kelinci dalam waktu yang masih berdekatan.

Rainbow Garden

Satu area yang baru dibuka di kawasan Floating Market Lembang. Kawasan ini berbentuk taman bunga yang beraneka macam warnanya. Untuk masuk ke sini, pengunjung perlu membayar Rp 10.000 / orang. Pintu masuknya terletak di dekat Kota Mini.

Mau foto-foto di sini? Bisa banget. Hamparan bunga warna-warninya sangat cantik dan bagus banget saat dijadikan tempat berfoto sepuasnya.

wisata keluarga taman bunga warna warni di floating market lembang - catatan bunda

Kota Mini

Kawasan wisata edukasi yang jadi favorit anak-anak. Kota Mini menjadi tujuan utama kami saat itu. Cocok untuk tempat bermain anak-anak. Selain itu, kami bisa mengedukasi anak tentang berbagai wahana yang tersedia di dalamnya.

TIket masuk ke Kota Mini ialah Rp 25.000 / orang. Di dalam area permainan Kota Mini Lembang tersedia banyak wahana permainan anak. Anda bisa nikmati cerita lengkapnya di artikel yang sudah kami terbitkan sebelum ini 😀

Wahana Permainan Air

Saat berjalan melewati pintu masuk, kami menjumpai sebuah danau buatan di hadapan. Pengelola sudah mempersiapkan wahana permainan di kawasan danau. Anda bisa menikmati wahana permainan ini bersama anak-anak.

Wahana permainan ini menjadi favorit para pengunjung. Jadi anda harus antri saat mau main di sini. Beberapa wahana yang disediakan di sini ada sepeda air, sampan keluarga, paddle boat anak, dan lain-lain.

Selain wahana di atas, ada kolam renang khusus yang disediakan untuk para pengunjung. Letaknya berdekatan dengan pintu masuk Rainbow Garden dan Kota Mini. Anda perlu naik ke atas untuk menemukannya. Untuk masuk dan berenang, anda perlu membayar tiket tambahan sejumlah Rp 50.000 / orang.

Miniatur Kereta Api

Wahana selanjutnya yang bisa anda kunjungi ialah miniatur kereta api. Tidak hanya kereta api, anda bisa melihat kereta api yang dijalankan langsung di miniatur rel kereta beserta bangunan stasiun kereta apinya.

Spot ini bisa anda jadikan sebagai salah satu spot foto menarik bagi para pengunjung. Saat itu, kami tidak sempat berkunjung ke miniatur kereta api. Sudah kecapekan bermain di Kota Mini, akhirnya tidak sempat menjelajah tujuan lainnya 😀

Wisata Kuliner

Setelah puas bermain, biasanya muncul rasa lapar. Tidak usah khawatir, ada banyak pilihan wisata kuliner di dalam Floating Market Lembang. Ada banyak puluhan kedai makanan yang bisa anda pilih.

Uniknya, semua penjaja makanan berjualan di dalam perahu. Anda bisa berjalan kaki menyusuri tepi danau sambil memilih makanan. Dijamin kebingungan memilih saking banyaknya pedagang yang berjualan di sana 😀

Selesai menikmati wahana di Kota Mini, wisata kuliner tepi danau ini jadi tujuan kami selanjutnya. Kami menyusuri jalanan yang penuh sesak oleh para wisatawan. Saat itu sudah siang hari, otomatis pengunjung sudah mulai membludak. Berjalan perlahan bareng anak-anak, sambil melihat-lihat ada penjual makanan apa saja di dalamnya.

Mulai dari lotek, aneka gorengan, tahu gejrot, aneka minuman, hingga sate padang pun tersedia.

pedagang makanan tahu gejrot di floating market lembang - catatan bunda

Harga makanan di Floating Market Lembang berapa? Jangan khawatir, harga makanan dan minuman yang disajikan di kawasan ini masih terjangkau. Mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 35.000 pun ada.

Uniknya lagi, metode pembayaran di kawasan wisata Floating Market Lembang berbeda dari yang lain. Untuk membayar, pengunjung harus menggunakan koin khusus. Kami harus menukarkan uang rupiah menjadi koin khusus yang beraneka warna.

Tiap warna menandakan satuan tertentu. Mulai dari koin bernilai Rp 5.000 hingga Rp 20.000. Jika kehabisan koin, ada banyak tempat penukaran koin yang tersebar di dalam area Floating Market Lembang.

Untuk menikmati makanan, anda bisa duduk di area tempat duduk dan meja yang disediakan di sepanjang jalan pada area kuliner tersebut. Berhubung saat itu pengunjung membludak, kami tidak bisa duduk. Perjalanan tetap kami lanjutkan sambil memilih mau beli jajanan yang mana.

Akhirnya, kami hanya membeli sate padang dan jajanan berupa kentang bumbu yang dibentuk ulir. Di ujung jalan, ada tempat duduk kosong. Kami habiskan makanan tersebut di sana sambil melihat pengunjung yang lalu lalang untuk berburu makanan.

Kuliner Mie dan Bakso di Floating Market Lembang

Sebelum jajan di area tepi danau, kami sempat makan di kedai makanan lain. Masih di dalam area Floating Market juga. Tebakan kami, area tepi danau pasti padat sekali. Makanan pun tidak bisa dinikmati.

Akhirnya kami cari lokasi makan yang lebih tenang. Pilihan untuk makan siang jatuh ke Mie dan Bakso Lembang. Buru-buru duduk dan memilih lokasi di bagian teras, yang bisa memandang langsung ke arah danau buatan. Dengan suasana tenang, makan bisa menjadi lebih nyaman.

Menunya sudah bisa ditebak. Yaitu berupa aneka olahan berupa mie dan bakso daging sapi. Selain itu, warung ini menyediakan nasi goreng, kwetiauw, dan mie tek-tek. Harga makanannya berkisar antara Rp 20.000 hingga Rp 30.000 untuk tiap porsinya.

Sedangkan minuman dijual antara harga Rp 5.000 hingga Rp 15.000 per gelasnya. Masih sangat terjangkau, bukan? 😀

Pembayaran di kedai Mie dan Bakso Lembang bisa dilakukan dengan beberapa cara. Metode pertama ialah memakai koin khusus Floating Market. Metode kedua ialah bisa membayar menggunakan kartu debit. Mereka menyediakan mesin gesek kartu debit untuk pembayaran makanan.

Paket bakso campur dan mie yamin rica menjadi pesanan kami saat itu. Setelah menunggu beberapa menit, makanan mulai dihidangkan ke atas meja. Makanan langsung disantap bersama-sama.

wisata kuliner bakso dan mie di floating market lembang - catatan bunda

Anak-anak pun makan dengan lahap. Tenaganya terkuras habis setelah asyik bermain di Kota Mini. Akibatnya perut menjadi sangat lapar.

Baksonya lezat, rasa kuah kaldunya juga segar. Cocok banget dinikmati bersama keluarga. Anak-anak makan menu yang tidak pedas. Sedangkan mie yamin rica, menjadi bagian ayahnya. Rasa pedasnya menjadi daya tarik utama, disamping rasa asli dari mie yamin dan bakso kuahnya.

Tidak perlu waktu lama, semua makanan akhirnya ludes. Anak-anak kenyang, kami berdua pun kenyang. Saat anak sudah kenyang, perasaan seorang ibu pun menjadi tenang.

Tempat makan ini cocok buat keluarga. Apalagi jika anda ingin makan di lokasi yang lebih tenang dibandingkan area kuliner di sepanjang tepi danau Floating Market Lembang. Rasa makanannya enak, ukuran porsinya juga lumayan besar. Jadi anda tidak perlu khawatir.

Asyik bermain di dalam Floating Market Lembang, tidak terasa sudah 4 jam kami habiskan di dalamnya. Anak-anak sudah mulai lelah. Demikian halnya dengan kami berdua.

Kami putuskan saja untuk mengakhiri petualangan di Floating Market Lembang. Saat pengunjung mulai membludak, kami sudah selesai dan bisa pulang. Tujuan liburan kali ini tercapai.

Mengedukasi anak mengenai aneka profesi akhirnya terlaksana. Bahkan anak-anak bisa sampai bermain peran secara langsung. Selain tentunya bisa menikmati wisata kuliner yang tersedia di dalam kawasan Floating Market.

Sampai di sini dulu cerita dan pengalaman jalan-jalan ke Floating Market Lembang. Bagaimana, apakah cocok dijadikan satu alternatif itinerary liburan keluarga di Bandung dalam 2 hari 1 malam?

Semoga ada informasi yang bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terimakasih banyak sudah berkenan menyimak sharing jalan-jalan kami di Floating Market Lembang.

Sampai ketemu pada cerita perjalanan kami selanjutnya ya 😀

4 Comments

  1. aku pikir tiket masuk yang pertama kali di minta ketika memasuki kawasan sudah termasuk tiket untuk semuanya. ternyata masih banyak wahana yang musti pake bayar-bayar lagi ya mbak. jadi yang 20 ribu per orang itu cuma tiket masuk doang ya.

    aku tertarik pengen nyobain kulinerannya mbak. tapi kalau padet sih sepertinya bakal milih datang saat nggak weekend biar bisa menikmati tempatnya tanpa harus berdesakan 🙂

    1. Untuk tiket masuk, iya betul. Di dalam banyak wahana yang harus bayar lagi. Jika tidak berkenan, bisa menikmati jalan-jalan saja keliling Floating Market.

      Untuk waktu kunjungan, lebih baik saat weekday / hindari hari libur. Bisa lebih nyaman dan puas menikmati tanpa berdesak-desakan dengan pengunjung lain 🙂

      Selamat menikmati Mba 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda