Free Update

Dapatkan update mingguan GRATIS dari Catatan Bunda yang akan dikirim langsung ke alamat email Anda

Dapur Aceh Bang Faisal, Mie Aceh Paling Enak di Bandung

Dapur Aceh Bang Faisal, satu tempat kuliner langganan keluarga kami bertahun-tahun. Menu makanan di Indonesia sangat beraneka macam. Wilayah Indonesia yang sangat luas membentang menjadi salah satu penyebabnya.

Tiap daerah memiliki ciri khas kuliner sendiri yang berbeda dari daerah yang lainnya. Salah satunya ialah masakan khas dari ujung barat Indonesia, yaitu kuliner khas Aceh. Masakan khas Aceh menjadi satu favorit di dalam keluarga kami. Berhubung kami tinggal di Bandung, jadi kami berburu dan mencari di mana tempat makan mie dan nasi goreng Aceh yang enak di Bandung.

Kali ini kami ingin menceritakan satu tempat kuliner khas Aceh yang jadi favorit dan langganan di keluarga kami, yaitu Dapur Aceh Bang Faisal.

Dapur Aceh Bang Faisal - makan bersama si bungsu - catatan bunda

Review Menu Masakan Aceh di Dapur Aceh Bang Faisal

Gimana ceritanya bisa suka makanan Aceh di Dapur Aceh Bang Faisal? Kami ketemu tempat makan Aceh ini di tahun 2010, setahun sebelum saya dan suami menikah. Sejak itu hingga saat tulisan ini kami tulis, kami jadi salah satu pelanggan setia di Dapur Aceh Bang Faisal.

Ya, sudah 8 tahun kami menikmati makanan Aceh di sini. Rasanya yang nikmat, konsisten dan tidak berubah sejak 8 tahun yang lalu, membuat kami datang lagi dan datang terus. Sampai saya pun sering mengajak keluarga besar dan teman-teman untuk makan di sini.

Alamat Lengkap Dapur Aceh

Jika mau menikmati menu masakan Aceh di Dapur Aceh Bang Faisal, di mana alamat lengkapnya? Anda bisa berkunjung ke kedainya di Jalan Cisokan No 58, Sukamaju, Cibeunying Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat 40121.

Lokasinya sangat dekat dari rumah kami. Saat jalanan lancar, dalam waktu kurang lebih 15 menit sudah sampai ke kedai dengan menggunakan mobil. Tidak heran kami sering sekali makan di sini, kadang saat siang, sore, bahkan malam hari pun pernah πŸ˜€

Kadang kami makan di sini sebelum pergi ke tujuan lain seperti jalan ke Chinatown BandungΒ atau tempat tujuan lainnya. Pada kesempatan lain, terkadang kami selesai jalan-jalan dulu, lalu sebelum pulang ke rumah, bisa mampir dulu untuk makan di Dapur Aceh Bang Faisal.

Kedai Dapur Aceh buka setiap hari, mulai dari jam 11.00 WIB dan tutup pada jam 22.00 WIB. Alamat di Jalan Cisokan ini menjadi alamat ketiga dari Dapur Aceh Bang Faisal sejak saya jadi pelanggan setianya.

Dua alamat sebelumnya ada di Jalan Katamso, Bandung. Lalu alamat yang kedua ada di Jalan Supratman Bandung, satu halaman dengan Butik Jenahara yang ada di seberang kantor Telkom Divre III. Dua alamat sebelumnya sudah tutup, hingga akhirnya pindah ke lokasi saat ini yang berada di Jalan Cisokan. Saya kejar ke mana pun pindahnya, selama masih bisa menikmati masakan Aceh paling enak versi kami πŸ˜€

Menu dan Harga Makanan di Dapur Aceh Bang Faisal

Sesuai namanya, Dapur Aceh Bang Faisal menyediakan aneka menu makanan dan minuman khas Aceh. Anda bisa menemukan menu seperti nasi goreng Aceh, mie rebus Aceh, mie tumis Aceh, dan mie goreng Aceh sebagai menu utama. Selain itu, ada martabak dua telur, martabak kari kambing, dan roti cane sebagai menu pendamping yang bisa anda pilih.

Untuk minuman, anda bisa menemukan minuman khas Aceh seperti teh tarik yang bisa disajikan panas dan dingin, kopi tarik, teh manis, jus buah, hingga sirup timun serut.

Dapur Aceh Bang Faisal - mie aceh roti cane dan aneka minuman - catatan bunda

Harganya masih sangat terjangkau. Roti cane bisa anda beli dengan harga mulai dari Rp 10.000 – Rp 29.000 / porsi. Toppingnya bisa memilih antara susu, coklat, keju hingga didampingi kari kambing.

Untuk menu makanan mie Aceh, baik mie kuah, mie tumis dan mie goreng Aceh, anda bisa dapatkan dengan harga Rp 22.000 – Rp 35.000 / porsi. Demikian juga dengan nasi goreng Aceh, tersedia mulai dari harga Rp 28.000 – Rp 35.000 / porsi.

Menu makanan tambahan seperti martabak dua telur dijual dengan harga Rp 16.000 / porsi dan martabak kari kambing dijual dengan bandrol Rp 29.000 / porsi.

Anda bisa pilih makanan pesanan anda dimasak dengan tingkat kepedasan tertentu. Saat pesan, anda bisa sampaikan kepada karyawannya. Apakah anda mau pedas dengan tingkat menengah atau pedas yang level tinggi (pedas sekali). Saya dan suami penggemar pedas, jadi saat pesan kami akan memilih tingkat kepedasan yang pedas sekali.

Bagi kami, rasa pedasnya membuat kami bisa lebih menikmati makanan yang kami pesan πŸ˜€

Adakah Menu Makanan untuk Anak?

Saat kami makan di Dapur Aceh Bang Faisal, selalu membawa kedua anak kami untuk ikut serta. Apakah ada menu makanan untuk anak? Apakah ada menu makanan yang tidak pedas?

Menu makanan utama yang tersedia di sini, dasar bumbunya sudah terasa pedas. Jadi buat anak-anak hampir tidak ada menu makanan utama. Kecuali anak anda sudah familiar dan terbiasa dengan rasa pedas.

Lalu, bagaimana solusinya? Alternatifnya, saya biasa pesankan roti cane untuk cemilan anak saat saya dan suami makan. Selain itu, saya pernah pesan nasi putih dan ditambah telur dadar untuk anak.

Menu Favorit di Dapur Aceh Bang Faisal

Selama 8 tahun langganan makan di Dapur Aceh Bang Faisal, menu apa yang menjadi favorit kami? Menu kesukaan kami ialah mie tumis daging. Dengan level pedas yang tinggi pastinya πŸ˜€

Pada daftar menu, mie tumis daging ini tidak ada telur dadarnya. Nah, kami selalu pesan yang berbeda, minta ditambah telur dadar. Lebih maknyuss, hehehe πŸ˜€

Ukuran porsi mie tumis daging di sini lumayan besar.

Dapur Aceh Bang Faisal - Mie Tumis Aceh Paling Enak - catatan bunda

Jadi sekali makan satu porsi, pasti langsung kenyang. Demikian halnya nasi goreng aceh, porsinya besar. Pasti puas. Selain ukuran, rasa dari masakan di Dapur Aceh Bang Faisal ini tidak bisa bohong. Pernah sesekali kami makan di tempat makan Aceh yang lainnya seperti Gampoeng Aceh, Cie Rasa Loom, atau masakan Aceh yang ada di Pasar Cisangkuy Bandung.

Sayang sekali, rasanya masih jauh dan tidak seenak masakan di Dapur Aceh. Lidah kami berdua suka masakan yang rasa bumbunya tajam dan tidak tanggung-tanggung. Nah, bumbu masakan di Dapur Aceh jauh lebih maknyuss jika dibandingkan masakan Aceh di tempat lain. Mie kuning yang digunakan juga buatan sendiri alias homemade. Ditambah pedasnya yang makin menyempurnakan rasa dari seporsi mie tumis aceh dari Dapur Aceh Bang Faisal.

Dapur Aceh Bang Faisal - Roti Cane Paling Enak - catatan bunda

Saat kami makan, anak-anak ngemil roti cane. Namanya juga anak-anak. Terkadang bisa kooperatif, mau duduk dan menikmati makanan roti cane yang terhidang di depannya. Pada lain kesempatan, maunya jalan terus keliling lantai atas, terutama anak bungsu kami. Mau tidak mau, salah satu dari kami menghentikan dulu makannya dan mengikuti si kecil untuk jalan keliling.

Gimana, foto makanannya sudah keren atau belum? πŸ˜€

Lagi mau coba praktek ilmu yang saya dapatkan nih tentang cara mengelola foodie account dari seminar di Hotel Grand Tjokro beberapa waktu yang lalu. Saat kami datang ke sana, para pegawai pun sudah hapal dengan kami. Jadi sudah hapal karena sering sekali makan di sana.

Minimal 1 kali dalam seminggu kami bisa makan di Dapur Aceh. Terkadang bisa sampai dua kali dalam seminggu, hehehe. Bahkan saat ngobrol dengan karyawannya, kami yang langganan sudah 8 tahun, masih lebih lama dibandingkan masa kerja karyawan tersebut di Dapur Aceh πŸ˜€

Suasana Dapur Aceh Bang Faisal

Seperti cerita awal kami di atas, Dapur Aceh sudah berganti alamat beberapa kali. Lokasi yang saat ini ditempati ialah lokasi ketiga (sejak kami langganan 8 tahun yang lalu). Lokasi saat ini berbentuk ruko besar dua lantai. Tempat makan tersedia di bagian bawah dan atas.

Jika anda mau lebih leluasa dan menikmati tempat yang lebih luas, anda bisa pilih untuk menikmati makanan di lantai dua.

Dapur Aceh Bang Faisal - suasana lantai atas restoran - catatan bunda

Meja dan kursi makan pada lantai atas ada dua jenis. Yang satu meja dan kursi seperti biasa. Model kedua ialah anda bisa memilih untuk duduk lesehan di tikar yang sudah disediakan meja makan di atasnya.

Untuk kamar mandi dan mushola disediakan di lantai bagian atas, pada bagian dekat tangga. Nuansa di lokasi dominan dengan warna hijau dan merah. Tempat duduk favorit kami, tentu yang bisa lesehan. Jadi bisa duduk santai dan bersandar tembok sambil lesehan.

Ukuran yang luas dan longgar membuat anak-anak pun bisa jalan dan berlarian sepuasnya sambil menunggu pesanan makanan kami datang. Lahan parkirnya terbatas, tidak terlalu besar. Hanya muat 3 hingga 5 mobil yang diparkir dengan posisi paralel.

Kedai dapur Aceh Bang Faisal ini sudah jauh lebih besar dan lebih nyaman jika dibandingkan dua lokasi terdahulu. Pada lokasi terdahulu, ukuran kedainya tidak terlalu besar dan hanya satu lantai saja. Selain itu, belum ada mushola dan tempat duduk lesehan.

Dapur Aceh Bang Faisal Mie Aceh Paling Enak di Bandung - catatan bunda

Jika anda malas atau tidak sempat datang ke sini, anda bisa pesan makanannya melalui layanan ojek online yang biasa anda gunakan. Jadi, buat anda yang suka dengan masakan khas Aceh dengan bumbu tajam dan rasa yang pedas, kami sangat merekomendasikan buat cobain makanan di Dapur Aceh Bang Faisal.

Siapa tahu selera anda sama dengan selera kami dan jadi langganan selanjutnya, hehehe. Demikian cerita kami tentang salah satu wisata kuliner di Bandung yang bertema masakan Aceh. Semoga memberi inspirasi plus membuat tambah lapar πŸ˜€

Sampai jumpa di cerita selanjutnya ya, jangan lupa untuk subscribe Channel Youtube kami, cukup klik link yang ada di bagian atas blog. Terimakasih banyak πŸ˜€

(Visited 2,384 times, 9 visits today)

4 Comments

  1. Wah mie aceh ya. Saya salah satu penggemar mie. Sayangnya tempatnya jauh ya dari posisi ya. Sampai sekarng saya belum menemukan mie aceh yang enak soalnya dan termasuk menu yang susah juga dicari

    1. Iya, alhamdulillah saya bisa menemukan mie aceh yang cocok di lidah dan jadi langganan sampai sekarang.. Tinggalnya di kota mana Bun?

  2. entah mengapa lidahku kental sekali dg masakan jawa, shg kalau makan mie aceh suka terasa aneh di lidah krn banyak rempah2nya

    1. hehe, selera memang tidak bisa dipaksakan ya Mba.
      Suami saya asalnya dari jawa juga, alhamdulillah bisa nyambung lidahnya dengan masakan sumatra yang dominan bumbu dan rempah-rempah..

      Dasarnya suka pedes juga sih πŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Channel Youtube

Copyright 2017 Blog Catatan Bunda