Free Update

Dapatkan update mingguan GRATIS dari Catatan Bunda yang akan dikirim langsung ke alamat email Anda

Cara Mengatur Keuangan Keluarga di Bulan Ramadhan

Cara mengatur keuangan keluarga di Bulan Ramadhan supaya tidak boros. Bagaimana caranya? Ikuti yuk tips dan panduan sederhananya di sini.

Bulan puasa adalah salah satu bulan suci yang digunakan oleh umat muslim untuk beribadah demi mendapatkan pahala. Bulan ini memang dikenal sebagai bulan yang penuh dengan berkah. Oleh sebab itu, seluruh umat muslim akan berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala yang banyak.

Puasa pun memiliki banyak manfaat. Anda pun bisa mulai mengenalkan manfaat menjalankan puasa pada anak. Dengan mengenalkan sejak dini, anak akan lebih familiar dan terbiasa dengan ibadah istimewa ini.

Mulai dari puasa Ramadhan, memperbaiki ibadah sholat berjamaah, memperbanyak tadarus Al-Quran, dan lain-lain.Di sisi lain bulan puasa Ramadhan juga identik dengan harga yang serba mahal apalagi saat tiba waktu menjelang lebaran (Idul Fitri).

Tidak hanya harga kebutuhan pokok saja, tetapi hampir semua barang akan mengalami peningkatan dari 5 hingga 10 persen. Bahkan banyak yang kenaikannya lebih besar.

Lalu bagaimana cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan? Ikuti cerita kami selengkapnya di sini.

cara mengatur keuangan keluarga di bulan ramadhan - catatan bunda

Cara Mengatur Keuangan Keluarga di Bulan Ramadhan

Masalah ini sering menjadikan banyak orang merasa khawatir dan juga bingung karena tidak mengetahui cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan. Kali ini Anda tidak perlu merasa khawatir sebab ada ulasan singkat tips dan cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan berikut adalah penjelasannya:

#1 Buat Rencana Keuangan

Cara mengatur keuangan keluarga di Bulan Ramadhan ialah dengan membuat rencana anggaran belanja.

Anda bisa mulai dengan mencatat pos-pos biaya rutin selama Ramadhan dan Idul Fitri. Misalkan biaya yang akan digunakan untuk mudik, biaya selama berada di kampung halaman, biaya untuk THR jika Anda seorang pengusaha, anggaran biaya untuk zakat fitrah dan juga sedekah.

Jangan pernah lupa jika biaya tersebut pasti akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Biasanya akan membengkak pada sektor makanan. Saat bulan Ramadhan, semua orang berjualan makanan.

Sedangkan bagi kita, siapa yang tidak tergoda melihat aneka jenis makanan khas bulan Ramadhan. “MUMPUNG” bulan puasa nih, di bulan-bulan lain susah menemukan jajanan khas bulan puasa seperti kolak pisang, bubur candil, kolang-kaling, dan berbagai jenis makanan lainnya.

Di sinilah pentingnya membuat rencana keuangan sebagai salah satu cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan.  Saat mengetahui pos mana yang butuh biaya besar, anda bisa memberikan porsi biaya yang lebih pada pos tersebut dengan penuh perhitungan dan pertimbangan.

Bila anda merencanakan untuk pergi umroh ketika Ramadhan, maka jangan lupa masukkan rencana tersebut ke dalam catatan keuangan. Apakah menggunakan biro travel umroh atau ingin menjalankan ibadah umroh secara sendiri (ala backpacker).

Sesuaikan dengan kemampuan finansial anda sekeluarga. Jangan sampai berhutang untuk merencanakan keuangan keluarga selama Ramadhan.

#2 Gunakan Alokasi Dana Dengan Benar

Dari mana pendapatan Anda pada bulan puasa? Mungkin bagi anda yang bekerja di perusahaan, anda akan memperoleh pendapatan atau gaji bulanan beserta dengan THRnya.

Nah, tips manajemen keuangan sederhana ini bisa membantu anda. Kali ini Anda bisa menggunakan gaji yang didapatkan untuk kebutuhan sehari-hari. Sedangkan untuk uang THR atau bonus bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan mudik ke kampung halaman.

Cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan pada tahap ini mengharuskan Anda untuk tidak menghambur-hamburkan uang THR. Anda harus membuat skala prioritas untuk berbagai hal di bulan puasa dan hindari berhutang saat mudik ke kampung halaman.

#3 Catat Semua Pengeluaran Sehari-hari

Tips sederhana yang tidak boleh terlupakan adalah, mencatat semua pengeluaran setiap hari. Cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan memang perlu kedisiplinan yang tinggi. Anda perlu perjuangan yang besar untuk mewujudkan kestabilan tersebut.

Agar lebih mudah, Anda bisa menggunakan aplikasi yang tersedia di ponsel pintar yang anda miliki. Di sana Anda hanya cukup mendaftar dan mengikuti panduan penggunaan aplikasi tersebut. Pilihannya banyak, anda bisa memilih aplikasi yang sesuai dengan keinginan dan selera.

Dari aplikasi tersebut, anda bisa mencatat semua transaksi dari yang sudah dikeluarkan. Jika kita tidak mengukur, maka keuangan keluarga tidak akan bisa diatur. Itulah pentingnya mencatat pengeluaran sehari-hari.

Dengan mencatat, tanpa disadari, anda sedang berlatih untuk disiplin dalam pengeluaran dana. Saat dirasa ada pengeluaran yang berlebihan, anda bisa mengantisipasi lebih cepat.

Misalkan pengeluaran anda di area makanan membengkak selama bulan Ramadhan. Untuk antisipasinya, anda bisa memperkecil pengeluaran pada area yang lain, contohnya di area jalan-jalan.

#4 Penuhi Kebutuhan Primer

Kali ini tidak bisa dilakukan sama layaknya di bulan-bulan yang sebelumnya ya. Cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan tetap didahulukan dengan memenuhi kebutuhan primer keluarga.

Selain itu Anda juga tidak boleh melupakan untuk menabung sebagai investasi yang sumbernya dari pendapatan Anda. Hidup akan terus berlangsung, tidak hanya di bulan Ramadhan saja. Jadi anda tetap harus memikirkan persiapan untuk bulan-bulan lainnya.

Berapa persentase anda untuk investasi? Sisihkan hal tersebut di awal dan jangan lakukan di akhir. Jika anda lakukan di akhir, biasanya dana akan sudah habis duluan. Tidak ada patokan pasti berapa persen untuk investasi.

Akan tetapi, jangan terlalu kecil juga. Jika anda hanya investasi terlalu kecil, kapan anda bisa memenuhi segala impian keluarga? Sebagai saran, anda bisa mulai dari 10%. Saat sudah terbiasa, anda bisa memperbesar persentase investasi anda sampai ke angka 20% hingga 30%.

Seiring berjalannya waktu, anda bisa memperbesar keran penghasilan keluarga. Bisa dari jualan online, bisa dari mengambil pekerjaan tambahan di waktu kosong, dan lain-lain.

#5 Kenali Pengeluaran yang Besar

Selama bulan Ramadhan, ada beberapa bagian yang biasanya membuat pengeluaran keluarga semakin besar. Salah satu cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan ialah mengawasi area-area pengeluaran tersebut. Dengan mengenali area pengeluaran yang besar, anda bisa lebih mengendalikan diri saat mengeluarkan uang.

Beberapa area pengeluaran tersebut diantaranya:

Bingkisan hadiah Ramadhan / Parcel

Sudah jadi rahasia umum bahwa saat bulan Ramadhan ialah waktunya untuk saling memberi hadiah. Baik mengirim hadiah untuk teman, rekan kerja, hingga mengirim bingkisan pada keluarga. Jenis hadiahnya pun bermacam-macam.

Mulai dari makanan, aneka jajanan, hingga bingkisan hadiah yang berupa pakaian dan peralatan sholat. Anda bisa bebas berkreasi dengan hal tersebut. Jika tidak diatur, maka pengeluaran keluarga saat membuat parcel Ramadhan akan sangat membengkak.

Oleh sebab itu, anda bisa menghemat dengan membuat sendiri aneka bingkisan hadiahnya. Anda bisa belanja bahan untuk membuat parcelnya sendiri, mulai dari jajanan, minuman, hingga peralatan sholat dan pakaian. Dengan membeli sendiri, anda bisa jauh lebih menghemat biaya pembuatannya.

Buka puasa bersama

Satu kegiatan yang sangat familiar saat bulan Ramadhan ialah buka puasa bersama. Tanpa disadari, kegiatan ini bisa membuat rencana keuangan anda gagal total. Bulan Ramadhan akan menjadi sangat boros dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Oleh sebab itu, anda perlu mengetahui cara mengatur keuangan keluarga di Bulan Ramadhan pada area buka puasa. Kita bisa lihat saat bulan Ramadhan, semua tempat makan atau café akan penuh sesak dengan para pengunjung. Tidak ada tempat makan yang sepi.

Rencanakan dengan baik kegiatan buka puasa bersama anda. Cara paling mudah ialah mengurangi intensitas buka puasa di café atau tempat makan. Anda bisa berhitung secara sederhana.

Gambarannya sebagai berikut:

Anda perlu mengeluarkan uang minimal Rp 50.000 untuk sekali makan di café.

Lalu anda buka puasa bersama hingga 5 kali seminggu di café.

Artinya dalam sebulan anda bisa 25 kali buka puasa bersama di café.

Total biaya yang perlu anda persiapkan ialah sebesar Rp 50.000 x 25 = Rp 1.250.000

Bandingkan jika anda rencanakan buka puasa bersama di café hanya 1 kali seminggu. Selama bulan Ramadhan, anda cukup mengeluarkan Rp 200.000 saja. Anda bisa menghemat biaya dalam jumlah yang sangat besar.

Itu baru biaya untuk makan. Anda belum menghitung biaya bensin untuk transportasi, biaya parkir, dan biaya kehilangan waktu di jalan saat terjebak kemacetan.

Anda pun bisa mempertimbangkan untuk melakukan aneka kegiatan di rumah bersama keluarga. Salah satunya dengan merakit permainan lego bersama buah hati sambil menunggu waktu berbuka puasa. Sederhana dan bisa sangat menghemat pengeluaran.

menjalankan ibadah puasa bersama keluarga - catatan bunda

Belanja pakaian baru

Satu hal yang umum dilakukan saat bulan Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ialah ingin belanja baju baru. Sejak dulu, Idul Fitri selalu identik dengan memiliki pakaian baru yang indah.

Oleh sebab itu, tidak heran di pusat perbelanjaan akan selalu ramai. Barangkali salah satu pengunjungnya adalah anda sendiri 😀

Jika dipikir-pikir, pakaian baru bukanlah sesuatu yang wajib dibeli saat bulan Ramadhan. Apalagi beli secara berlebihan. Keluarga kami pun jarang-jarang belanja baju ketika menjelang Idul Fitri.

Kami sekeluarga masih nyaman dengan pakaian lama yang kami miliki. Jika masih bagus, kenapa harus beli baju yang baru? Bukankah bergaya hidup secara sederhana dan tidak berlebihan merupakan salah satu nasihat di dalam agama Islam.

Belum lagi jika berbentuk pakaian warisan atau lungsuran. Bisa dari kakak atau dari teman. Jika masih bagus, maka pakai saja pakaian tersebut. Anak kami tidak jarang mendapatkan pakaian lungsuran dari kakak sepupunya.

Tidak perlu merasa malu atau gengsi

Tips ini mudah lho dipraktekkan sebagai cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan. Dari situ, kami bisa menghemat banyak pengeluaran saat bulan Ramadhan. Budgeting di area belanja baju bisa kami simpan atau kami alokasikan ke area lainnya.

#6 Lakukan Rencana Sesuai Catatan

Setelah anda membuat rencana keuangan sebagai cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan, maka anda bisa mulai mengerjakan catatan yang sudah anda susun sebelumnya. Saat melaksanakan tentu akan muncul halangan dan hambatan.

Hal tersebut wajar dan tidak perlu direspon secara berlebihan. Saat anda berkegiatan dan akan mengeluarkan uang dari dompet, ada tips sederhana untuk anda.

Anda bisa periksa dulu catatan rencana keuangan yang anda siapkan sebelumnya. Tips ini terlihat sederhana. Akan tetapi, bisa sangat membantu anda tetap dalam batas anggaran yang sudah anda tetapkan.

Dalam kenyataannya, ada kemungkinan untuk melenceng dari rencana awal. Di sinilah diperlukan komitmen anda sebagai kunci dari cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan.

Apakah bisa mematuhi rencana yang anda buat sendiri atau tidak. Jika anda berkomitmen tinggi untuk mengikuti rencana, maka keuangan keluarga akan tetap stabil. Jika tidak, hasilnya pun sudah bisa diprediksikan sendiri 😀

#7 Evaluasi Rencana dan Pelaksanaan

Setelah menjalankan program keuangan beberapa waktu, anda perlu melakukan tips sederhana ini. Berikutnya, sebagai rangkaian cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan anda harus mengevaluasi proses anda.

Apakah sudah sesuai dengan komitmen awal atau sesuai rencana keuangan?

Pengeluaran bagian mana yang terlihat sangat membengkak?

Apa yang harus dilakukan untuk menghadapi keadaan tersebut?

Dan berbagai pertanyaan sederhana lainnya. Pertanyaan tersebut bisa membantu anda untuk senantiasa pada “on track” dan tidak melebihi anggaran.

Anda bisa lakukan evaluasi secara berkala. Apakah evaluasi 3 hari atau 7 hari sekali. Tinggal pilih yang sesuai dengan anda. Tidak ada patokan pasti HARUS evaluasi pada hari kesekian. Mengalir saja.

Akan tetapi, pada akhirnya evaluasi tetap harus ada. Untuk mengetahui, ada dimana posisi pelaksanaan rencana keuangan yang sudah anda susun. Jika sesuai rencana, anda bisa menikmati bulan Ramadhan hingga Idul Fitri dengan nyaman dan tenang.

Dengan menjalankan beberapa hal tersebut Anda akan lebih mudah dalam mengatur pengeluaran keluarga. Anggaran masih terkendali, ibadah selama Ramadhan pun bisa lebih fokus. Demikian beberapa ulasan mengenai tips dan cara mengatur keuangan keluarga di bulan Ramadhan.

Sampai jumpa di tips dan cerita kami selanjutnya ya 😀

(Visited 189 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Channel Youtube

Copyright 2017 Blog Catatan Bunda