Grup Diskusi

Ada pertanyaan dari informasi di Catatan Bunda? Bisa ditanyakan langsung di Grup

Cara Melatih Anak Berpuasa, Bagaimana Tips dan Trik Mudahnya?

Cara melatih anak berpuasa, seperti apa tips dan triknya? Bulan Ramadhan segera tiba, apakah Anda sudah melakukan persiapan termasuk untuk mulai melatih anak berpuasa? Jika belum maka Anda sebaiknya segera melakukan persiapan tersebut.

Dengan demikian, anak akan terlatih dan terbiasa dengan pola makan yang berbeda dari pola makan pada umumnya. Seperti kita ketahui, anak-anak memiliki pola makan yang berbeda dari orang dewasa. Untuk mengubahnya menjadi pola makan puasa, hal ini akan membutuhkan waktu dan adaptasi.

Anda selaku orang tua bisa mengubah kebiasaan tersebut dengan mengajaknya berpuasa dan juga belajar untuk menahan diri. Beberapa hal yang harus diperhatikan bukan hanya fisik dari anak, tetapi juga sisi psikologi dari anak. Lalu apa saja sih yang bisa dilakukan agar bisa melatih anak Anda berpuasa untuk pertama kalinya?

Dalam kesempatan kali ini, kami akan mencoba untuk sharing cara melatih anak berpuasa. Masih ada banyak waktu sebelum bulan Ramadhan datang. Oleh sebab itu, kita semua masih bisa mempersiapkan diri beserta anak-anak di rumah. Mudah-mudahan kita semua masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan Ramadhan.

cara melatih anak berpuasa tips dan trik orangtua - catatan bunda

Cara Melatih Anak Berpuasa Penuh Selama Ramadhan

Setiap ibadah mempunyai aturan yang berbeda. Ibadah sholat memiliki aturannya sendiri, ibadah umroh pun demikian. Termasuk juga ibadah puasa, aturannya pun berbeda dari ibadah yang lain. Nah, langkah awal yang bisa diambil, Anda bisa lebih fokus kepada kesiapan anak dibandingkan dengan menuntutnya untuk memperoleh hasil pada puasa yang pertama. Jadikan aktivitas berpuasa ini sebagai proses belajar bagi anak.

Oleh sebab itu, tugas orangtua ialah memastikan proses belajar ini menjadi menyenangkan bagi anak-anak. Agar usaha Anda menjadi mudah, berikut ada beberapa tips dan bisa dipakai dalam melatih anak melakukan ibadah puasa:

#1 Cara Melatih Anak Berpuasa – Ceritakan Mengenai Makna Dari Puasa

Langkah pertama yang bisa dilakukan sebagai cara melatih anak berpuasa adalah dengan bercerita mengenai makna ibadah puasa ke pada buah hati. Anda bisa mengemas makna puasa dengan cerita yang lebih menarik. Pilih buku yang isinya menceritakan kisah seputar perintah puasa. Selanjutnya, pilih waktu tertentu untuk menceritakannya pada anak. Misalnya, anda bisa memilih waktu setelah sholat Maghrib berjamaah untuk membacakan kisah tentang perintah puasa.

Selain itu, anda juga bisa menambahkan beberapa pengalaman kecil Anda saat melakukan ibadah puasa. Kami yakin, setiap orangtua muslim pasti memiliki kisahnya masing-masing. Kisah receh dan sederhana seperti itu bisa menjadi sangat menarik bagi anak-anak.

Seperti cerita pada saat pertama kali menjalankan ibadah puasa. Bagaimana cerita seru yang pernah dialami saat sahur dan buka puasa? Bagaimana aktivitas unik saat menjalankan ibadah sholat tarawih selama bulan Ramadhan? Dan berbagai cerita seru lainnya.

#2 Terangkan Pengertian Dari Puasa

Seorang anak tentunya dapat menerima perubahan jika dirinya siap dalam menghadapinya. Termasuk juga ketika anak diharuskan untuk belajar melakukan ibadah puasa yang pertama kalinya.

Kaitannya dengan hal ini, apa tugas kita sebagai orangtua? Kita perlu melakukan penjelasan secara terus menerus pada anak. Orangtua bisa memberikan pengertian dari ibadah puasa dan juga mengingatkan ke anak di beberapa hari sebelum bulan puasa tiba.

Cara melatih anak berpuasa pada tahap ini akan jauh lebih baik menggunakan kalimat yang sederhana. Sebagai orangtua, gunakan gaya bahasa yang biasa digunakan antara orangtua dan anak. Pastikan prosesnya berlangsung secara menyenangkan dan anak bisa memahami penjelasan orangtua.

Ceritakan mulai dari hal yang paling sederhana. Contohnya bisa dimulai dari definisi puasa itu sendiri. Kita bisa menjelaskan pada anak puasa itu artinya tidak boleh makan dan juga tidak boleh minum dalam jangka waktu tertentu.

Selain itu, Anda juga bisa menceritakan beberapa hal kepada anak, agar dirinya bisa membayangkan apa sih yang sebenarnya terjadi. Gambarkan bahwa ibadah puasa adalah hal yang sangat menyenangkan.

Contohnya, jelaskan bahwa setelah menjalankan puasa satu bulan penuh, akan tiba waktunya untuk merayakan Idul Fitri. Pada hari raya Idul Fitri, waktunya untuk berkumpul dengan keluarga tercinta. Dengan demikian, anak bisa lebih bersemangat untuk beribadah.

Proses edukasi ini akan membantu perkembangan mindset anak-anak. Bahwa untuk menggapai momen yang menyenangkan, perlu perjuangan untuk meraihnya. Dalam hal ini, sebelum merayakan hari raya Idul Fitri, ada momen perjuangan bernama puasa Ramadhan yang berlangsung satu bulan penuh.

cara melatih anak berpuasa saat bulan ramadhan - catatan bunda

#3 Ciptakan Suasana yang Menyenangkan Ketika Berpuasa

Meskipun anak sudah memiliki kesadaran diri, namun dirinya juga akan melihat bagaimana proses ibadah puasa yang dilakukan oleh orang tuanya. Anda bisa mengawalinya dengan proses makan sahur yang menyenangkan.

Lakukan semuanya dengan matang dan jangan terburu-buru. Dengan rasa yang senang dan syukur maka anak akan mulai nyaman dengan kondisi yang ada. Tidak hanya itu, anak-anak akan jauh lebih bersemangat untuk beribadah karena orang tuanya tidak lesu.

Melatih anak berpuasa dengan cara ini akan sangat efektif. Orangtua bisa mendampingi anak secara langsung selama bulan Ramadhan. Walaupun seharian penuh menahan rasa lapar dan haus, tubuh tetap kuat dan sehat. Anda bersama keluarga tetap bisa berpuasa sambil menjalankan berbagai aktivitas secara rutin.

#4 Siapkan Makanan Yang Tepat

Jenis makanan yang tepat bagi seorang anak yang sedang belajar untuk berpuasa adalah yang sesuai akan kebutuhan serta yang menjadi favoritnya. Anda bisa menyiapkan makanan yang menjadi kesukaannya sekaligus memberikan asupan energi yang dibutuhkan.

Anda bisa menyajikan makanan tersebut pada piring yang menjadi favorit dari anak. Tujuannya adalah agar anak bisa lebih bersemangat ketika makan di waktu sahur dan juga buka puasa. Bisa jadi anak-anak belum paham tentang  waktu sahur dan buka puasa.

Sudah menjadi tugas orangtua untuk mendampingi dan memberi penjelasan pada anaknya. Saat waktu sahur habis dan terdengar adzan subuh, orangtua bisa memberitahu anak bahwa waktu berpuasa sudah dimulai. Demikian halnya saat adzan maghrib berkumandang. Beritahukan pada anak bahwa sudah waktunya untuk berbuka puasa. Lambat laun, anak-anak akan memahami konsep berpuasa secara utuh.

Di dekat lokasi tempat tinggal kami, ada hal menarik selama bulan Ramadhan. Apa itu? Tiap sore, menjelang waktu berbuka puasa, ada pasar tumpah dari para pedagang. Isinya menjual berbagai jenis makanan untuk berbuka puasa. Dalam beberapa kesempatan, kami memanfaatkan keberadaan pasar tumpah tersebut untuk mengedukasi anak berpuasa.

Pada satu kesempatan, kami membawa anak untuk membeli makanan favoritnya. Makanan tersebut akan dijadikan menu berbuka puasa di rumah. Dengan demikian, anak-anak tetap terjaga semangatnya selama berpuasa.

Pada kesempatan yang lain, kami memberikan penjelasan kepada anak-anak. Kaitannya dengan konsep sederhana dan tidak berlebihan. Satu cara melatih anak berpuasa yang menyenangkan dan bisa anda praktekkan bersama keluarga. Area pasar tersebut menjual berbagai jenis makanan. Biasanya, banyak diantara pengunjung yang kalap dan membeli berbagai jenis cemilan dan makanan untuk berbuka puasa.

Akibatnya, makanan tersebut tidak semuanya habis saat waktunya buka puasa. Hal ini tentu tidak baik dan merupakan hal yang mubazir. Berlebih-lebihan dan mubazir merupakan hal yang tidak disenangi oleh Allah SWT. Jadi, sebagai orangtua, kami bisa memberikan pemahaman pada anak bahwa jajan makanan untuk berbuka puasa itu boleh. Akan tetapi, tidak boleh dilakukan secara berlebihan sehingga menyebabkan mubazir.

tips menjalankan puasa untuk anak kecil - catatan bunda

#5 Tunjukkan Contoh dan Teladan Pada Anak

Cara melatih anak berpuasa berikutnya ialah dengan memberikan contoh pada anak. Maksudnya seperti apa? Seperti kita ketahui, bulan Ramadhan merupakan salah satu bulan yang ada di dalam kalender Islam. Selain Ramadhan, masih ada bulan-bulan lainnya.

Nah, pada bulan selain Ramadhan, orangtua bisa memberikan contoh pada anak. Salah satunya ialah mengajak anak untuk menjalankan puasa Sunnah. Anda bisa memulai dari puasa yang ringan, seperti puasa Sunnah Senin dan Kamis. Dengan demikian, anak-anak akan terlatih hingga saat bulan Ramadhan tiba. Tidak hanya itu, pemahaman anak akan tatacara berpuasa akan jauh lebih baik.

Demikian beberapa tips dan cara melatih anak berpuasa. Selain itu, Anda juga perlu memberikan apresiasi atas apa yang sudah anak lakukan. Dalam prosesnya, anak-anak belum tentu langsung memahami penjelasan awal orangtua. Selalu dampingi anak dengan penuh kasih sayang hingga mereka paham sepenuhnya.

Termasuk saat mengenali ibadah yang baru. Seperti ibadah umroh misalnya. Tentu perlu persiapan ekstra saat membawa anak untuk ibadah bersama. Mulai dari proses membuat paspor hingga perjalanan ibadah di Tanah Suci.

Terimakasih banyak sudah berkenan menyimak cerita dan cara melatih anak berpuasa. Semoga ulasan sederhana kali ini bermanfaat. Sampai jumpa pada cerita keluarga kami berikutnya.

(Visited 26 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Grup Diskusi

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda