Free Update

Dapatkan update mingguan GRATIS dari Catatan Bunda yang akan dikirim langsung ke alamat email Anda

Car Free Day Bandung, Tujuan Sempurna Menikmati Akhir Pekan

Saat di Bandung, pastikan anda bisa mampir ke Car free day bandung. Satu tujuan wisata Bandung yang menarik bagi banyak orang, baik itu warga Bandung sendiri hingga para wisatawan yang sedang liburan akhir pekan di Bandung.

Seperti salah satunya kami sekeluarga πŸ˜€

Beberapa waktu lalu, setelah sekian lama tidak mampir ke Car free day bandung, akhirnya kami sempatkan lagi untuk menikmati udara pagi di lokasi CFD. Ikuti cerita perjalanan kami yuk.

car free day bandung - catatan bunda

Review Jalan Pagi di Car Free Day Bandung

Bandung memang banyak sekali lokasi wisata lokal yang bisa dinikmati oleh semua. Salah satunya ialah Car free day bandung. Kebetulan kakak sudah mulai pulih setelah beberapa waktu lalu melakukan proses khitan. Naik sepeda sudah mulai bisa lagi. Jadi, kami rasa akan cocok bila kakak diajak ke Car free day bandung.

Berangkatlah kami sekeluarga pagi itu ke Jalan Dago, tempat lokasi diadakannya Car Free Day. Kami berangkat sekitar jam 6.30 pagi. Kami tiba di lokasi sekitar 15 – 20 menit kemudian. Jalanan masih belum terlalu ramai jika pagi hari. Jika terlambat sedikit, hampir pasti jalanan Bandung akan macet dan penuh kendaraan. Apalagi saat hari Minggu atau hari libur.

Sejarah Singkat Car Free Day Bandung

Apa sih yang dimaksud dengan Car free day bandung ini?

Kegiatan ini diadakan setiap hari Minggu pagi, mulai dari jam 06.00 hingga sekitar jam 10.00 WIB. Sepanjang jalan Dago akan ditutup dan bersih dari kendaraan bermotor seperti mobil, angkot, bus, hingga sepeda motor.

Jalan Dago akan digunakan khusus bagi warga yang ingin menikmati jalan kaki dan kegiatan lainnya seperti olahraga sepeda, senam pagi hingga skateboard.

Selain itu, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi tingkat polusi yang tinggi di kota besar seperti Bandung. Walaupun belum sempurna, tetapi semua keberhasilan memerlukan langkah awal.

Nah, event Car free day bandung ini dijadikan sebagai langkah awal sekaligus berfungsi sebagai tujuan wisata Bandung yang unik. Bagi anda yang sedang berkunjung ke Bandung saat akhir pekan, boleh memasukkan CFD Bandung sebagai salah satu destinasi wisata. Tenang, kawasan Car Free Day di Dago ini merupakan satu tujuan wisata yang ramah untuk anak hingga anda yang sudah lanjut usia.

Walaupun ramai, keramaiannya juga tidak sepenuh kawasan Gasibu Bandung saat akhir pekan. Masih nyaman untuk menikmati suasana segarnya udara Minggu pagi.

Baca juga  Kota Mini Lembang, Sensasi Bermain Peran yang Seru untuk Anak

tujuan wisata menarik di akhir pekan - catatan bunda

Lokasi Parkir Kendaraan

Saat itu kami pergi ke lokasi Car free day bandung dengan menggunakan mobil pribadi. Tantangan berikutnya saat tiba ialah untuk mencari tempat parkir. Banyak sekali yang datang untuk menikmati udara pagi di sini dengan naik kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil.

Jadi tidak heran bila tempat parkir akan sulit didapatkan di sekitar lokasi Car free day bandung.

Di mana tempat β€œlangganan” kami untuk parkir kendaraan?

Tempat parkir langganan kami berada di bawah Jembatan Layang Surapati. Tepat di perempatan Jalan Dago. Saat masih pagi, kami bisa langsung parkir dengan mudah. Akan tetapi, jika kesiangan maka tempat parkir di lokasi tersebut akan penuh sesak dengan kendaraan pengunjung lainnya.

Jadi, akan lebih baik jika anda datang pagi-pagi. Sekitar jam 6 pagi supaya lebih mudah saat mencari tempat parkir untuk mobil atau motor anda.

Anda punya lokasi parkir favorit yang lain? Share dong di kolom komentar πŸ˜€

penjual makanan dan jajanan di CFD dago - catatan bunda

Persiapan Jalan Pagi di Car Free Day

Selesai memarkir kendaraan, kami mulai mengeluarkan β€œperalatan tempur” dari mobil. Hehehehe πŸ˜€

Apa saja sih yang kami bawa?

Berhubung kami jalan-jalan pagi bersama kedua anak dan bersama orangtua, kami membawa keperluan untuk anak-anak. Kami membawa sepeda untuk kegiatan fisik kakak, supaya kakak bisa gowes sepeda sambil menikmati suasana di sepanjang Jalan Dago.

Berikutnya, kami membawa stroller untuk anak bungsu kami. Rencananya ialah dengan membuat adik duduk tenang dan menikmati sambil kami dorong di dalam stroller bayi. Menurut kami, akan lebih nyaman mendorong stroller daripada harus menggendong atau mendampingi adik jalan kaki di sepanjang area Car free day bandung.

Kami juga bawa susu dan makan pagi untuk si bungsu. Jadi selain menikmati suasana Jalan Dago saat pagi hari, sambil memberi makan anak bungsu. Mulailah kami jalan dari bawah Jembatan Layang Surapati. Tinggal menyeberang jalan saja untuk tiba di Jalan Dago.

jalan pagi di stroller dan gowes sepeda - catatan bunda

Aneka Atraksi dan Kegiatan di Car Free Day Bandung

Ada apa saja sih di sepanjang area Car free day bandung? Banyak banget. Anda bisa melihat berbagai macam kegiatan hingga atraksi di sepanjang Jalan Dago. Banyak banget.

Ada yang jualan berbagai jenis jajanan dan menu makanan utama. Jalan sedikit, ada komunitas fotografi yang lagi hunting foto di sepanjang Jalan Dago. Lalu, ada juga yang bermain alat musik secara solo sambil memakai kostum yang nyentrik. Di sisi jalan Dago yang lain, ada warga yang jualan pakaian hingga mainan anak-anak.

Baca juga  Serunya Main Air GRATIS di Kolam Taman Sejarah Bandung

Banyak perusahaan dan komunitas yang ramai-ramai mengadakan acara rutin di Car free day Bandung. Acara rutin yang bisa kita lihat ialah olahraga senam pagi bersama secara gratis. Kami pun sempat melihat komunitas beladiri sedang memperagakan dan mempromosikan program beladirinya kepada para pengunjung pagi itu.

Komunitas lain pun menunjukkan dan membuka stan sederhana di sepanjang Jalan Dago dan mempresentasikan pada pengunjung yang tertarik dengan programnya.

Para warga berbaur di sepanjang Jalan Dago. Menikmati jalan kaki dari ujung yang satu ke ujung yang lainnya. Selain berjalan kaki, masyarakat diperbolehkan untuk lewat Jalan Dago menggunakan sepeda. Jadi, banyak sekali warga Bandung yang melintas di sini dengan memakai berbagai jenis sepeda.

Demikian juga kakak, yang saat itu kami bawakan sepeda supaya bisa digunakan di area Dago. Kakak pun sangat menikmati main sepeda di jalan raya. Sedangkan adik, asyik duduk di stroller bayinya.

Pengamanan Area Car Free Day Bandung

Kondisi keramaian seperti ini tentu harus diperhatikan oleh pihak keamanan. Oleh sebab itu, para pengunjung bisa melihat kehadiran petugas kepolisian di area Dago.

Tenang, para petugas ini ikut membaur dengan para pengunjung.

Bahkan ada petugas yang mempertontonkan beberapa kuda yang dimiliki kepolisian. Kudanya gagah dan sangat terawat loh, beda dari kebanyakan kuda yang sering kami lihat di sepanjang Jalan Ganesha atau Jalan Cisangkuy πŸ˜€

Kuda-kuda tersebut sudah pasti menjadi tontonan bagi para pengunjung. Beberapa pengunjung pun ikut berfoto bersama bapak polisi yang sedang naik kuda. Kami pun menawari kakak dan adik untuk ikutan berfoto, tetapi mereka belum mau. Barangkali muncul rasa takut saat melihat kuda yang begitu besar, hehehe πŸ˜€

Selain itu, ada mobil pelayanan Samsat keliling yang berhenti di ujung area Car free day bandung. Dengan demikian, walaupun hari Minggu, para petugas tetap bisa melayani warga masyarakat yang membutuhkan layanan terkait di Samsat seperti STNK dan SIM.

Jika anda ingin memanfaatkan layanan Samsat yang ada di Car free day bandung, ada baiknya anda datang dan mengantri lebih pagi. Saat kami datang pagi itu, mobil layanan Samsat keliling dari Polrestabes Bandung sudah dipenuhi oleh antrian masyarakat yang membutuhkan.

Tidak terbayang bila anda datang terlalu siang di mobil layanan Samsat keliling, maka sudah pasti akan lebih banyak antrian di depan anda.

Baca juga  Destinasi Wisata di Bandung Selatan, Jadikan Long Weekend Makin Asyik

petugas polisi di car free day dago - catatan bunda

Kulineran di Car Free Day Bandung

Satu hal yang identik dengan Bandung ialah wisata kuliner. Termasuk di area Dago saat Car Free Day berlangsung. Anda tidak akan kelaparan dan susah mencari makanan di CFD Dago πŸ˜€

Banyak banget pedagang yang berjualan makanan di sepanjang jalan Dago saat minggu pagi. Mulai dari makanan kecil hingga makanan besar ada. Kami melihat ada yang berjualan sosis bakar, bubur candil, bubur kang hijau, kue tradisional seperti bandros, kupat tahu, bubur ayam, nasi pecel, lontong kari, dan berbagai jenis makanan lainnya.

Anda tinggal berjalan menyusuri Jalan Dago untuk menemukan makanan apa yang anda inginkan. Bahkan jajanan ringan seperti arum manis pun bisa anda temukan saat CFD Dago. Kami pun demikian, tidak bisa cuma jalan-jalan di Dago saja. Pasti ada jajannya, minimal beli kue bandros lah πŸ˜€

Saat Car free day bandung, kami biasanya makan pagi di tempat lain. Jika anda mau kulineran sambil menikmati pemandangan Bandung, tidak ada salahnya untuk menikmati makanan di Waroeng Pinus. Tidak jauh lokasinya dari Jalan Dago.

Tempat langganan kami ialah di Bubur Mang Oyo yang terletak di Jalan Sulanjana, tidak jauh dari Jalan Dago. Termasuk pagi itu, kami mampir ke Bubur Mang Oyo setelah selesai menikmati suasana pagi di Car Free Day Bandung.

Tempatnya lumayan luas, bisa menampung banyak pengunjung. Saat pagi di hari Minggu, selalu penuh oleh pengunjung yang sedang asyik menikmati sarapannya. Sayangnya saat kami mau pesan bubur, ternyata sudah habis buburnya. Padahal masih pagi, sekitar jam 8.30an. Laris manis banget πŸ˜€

Jadi buat anda yang mau mencoba bubur Mang Oyo saat hari Minggu, coba datang lebih awal dari jam 8.30 WIB, khawatir kehabisan jika anda datang terlalu siang. Akhirnya kami pesan menu makanan lain yang sudah disediakan di sana seperti lontong kari, tempe mendoan, kupat tahu dan nasi ayam geprek. Rasanya lumayan enak.

Cukup untuk menemani waktu sarapan pagi setelah β€œcapek” jalan-jalan pagi di Car Free Day Bandung, hihihi πŸ˜€

Selesai menikmati makan pagi di sini, kami langsung kembali pulang ke rumah. Melalui area Gasibu Bandung yang masih sangat penuh dengan pengunjung. Demikian cerita singkat perjalanan kami menikmati Car Free Day Bandung. Semoga pengalaman kali ini bermanfaat ya bagi anda yang mau berkunjung ke Bandung.

(Visited 501 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Subscribe Channel Youtube

Copyright 2017 Blog Catatan Bunda