Free Update

Nikmati update cerita Catatan Bunda langsung di smartphone Anda. GRATIS ^_^

Belajar Makna Sahabat, Perjalanan Berkesan Bagi Anak di Sekolah

Perjalanan Mirza selama di sekolah membuatnya banyak berkembang, termasuk belajar makna sahabat. Kami sebagai orangtua pun sangat bersyukur dan sekaligus takjub saat melihat perkembangannya. Mengingat banyak hal yang menimpa Mirza sebelum itu.

Mirza pernah merasakan hal yang tidak mengenakkan. Saat itu, dia masih kecil dan tidak terlalu paham apa yang terjadi di sekelilingnya. Untung saja, ketika kejadian itu berlangsung, kami sedang berada di dekatnya. Dengan demikian, kami bisa langsung mengidentifikasi bahwa terjadi satu cikal bakal masalah. Jika tidak diusut lebih detail, kami khawatir akan muncul permasalahan yang lebih besar pada masa yang akan datang.

Apa yang terjadi? Mirza punya pengalaman di ‘bully’ secara verbal oleh teman-teman sepermainannya. Hal itu terjadi di lingkungan perumahan sendiri. Sejak saat itu, Mirza menjadi lebih susah memiliki teman dekat ketika bermain saat di lingkungan rumah.

Lalu, apa hubungannya dengan belajar makna sahabat? Kali ini, kami coba berbagi kisah Mirza di sini. Semoga cerita sederhana ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca Catatan Bunda. Selamat menyimak yaa 😀

belajar makna sahabat - hasil lukisan dan tulisan mirza untuk temannya - catatan bunda

Belajar Makna Sahabat Selama di Sekolah

Anak merupakan satu karunia indah bagi orangtua. Demikian halnya dengan kami berdua. Segala hal yang ada di diri seorang anak harus diterima dan disyukuri. Apapun yang terjadi, orangtua akan terus berjuang demi anak-anaknya.

Saat kejadian bully secara verbal itu terjadi, kami tidak tinggal diam. Banyak hal yang langsung kami kerjakan. Singkat cerita, salah satu penyebabnya ialah Mirza mengalami speech delay. Artinya, Mirza punya masalah ketika ingin bereksresi dan mengucapkan kata-kata. Berinteraksi dengan teman sebaya menjadi tantangan yang sangat sulit bagi Mirza.

Kami melatih Mirza di berbagai tempat dan kesempatan. Mulai dari berlatih dan bermain di rumah. Hingga saat liburan, jalan-jalan dan wisata kuliner bersama.

Seiring berjalannya waktu, Mirza terus tumbuh dan menunjukkan perkembangan yang baik. Hingga pada tahun 2017, Mirza masuk ke TK A. Lingkungan baru dan teman-teman baru dengan berbagai latar belakang akan ditemui oleh Mirza di sekolah.

Proses Belajar Makna Sahabat di TK A

Pada awal masa pendidikan di TK A, Mirza tidak terlalu banyak bicara. Masih takut-takut untuk ngomong dan terkadang bicaranya cenderung kurang jelas. Baik saat berkomunikasi dengan teman maupun dengan bunda guru yang ada di sekolah. Secara berkala, kami selalu berkomunikasi dengan para guru. Dengan demikian, kami bisa memantau hal-hal yang tidak terlihat saat berada di rumah.

Komunikasi belum lancar bukan berarti Mirza tidak punya teman sama sekali. Satu tahun di TK A, Mirza terus belajar dan berlatih untuk berkomunikasi. Sampai akhirnya Mirza klop dengan seorang teman perempuan bernama Kay.

Mereka berdua terlihat sangat akrab. Kay bisa paham apa omongan Mirza, demikian juga sebaliknya. Mereka berdua pun merasa nyaman untuk bermain dan bercerita. Saking akrabnya, bunda guru di sekolah sampai kesulitan saat akan memisahkan mereka berdua. Tujuannya ialah supaya bisa membaur dengan teman-teman lainnya. Mirza bisa membaur dengan murid laki-laki, sementara Kay pun bisa lebih akrab bersama murid perempuan yang lain.

Saat di rumah pun demikian. Mirza mulai banyak bercerita mengenai aktivitasnya di sekolah. Kami banyak menyimak dengan gembira. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kemampuan bicaranya semakin berkembang dari waktu ke waktu.

Obrolan mengenai sahabatnya di sekolah tidak pernah luput. Mirza banyak bercerita mengenai Kay di rumah. Apapun yang dia rekam saat berinteraksi di sekolah, dia coba untuk ungkapkan pada kami di rumah. Kami sangat menghargai usahanya untuk bercerita. Dari waktu yang singkat, Mirza belajar makna sahabat barunya ketika di sekolah.

belajar makna sahabat - mirza bersama kay di sekolah - catatan bunda

Perjalanan Belajar Makna Sahabat di TK B

Satu tahun berlalu, Mirza pun naik ke tingkat selanjutnya yaitu TK B. Masih berada di sekolah yang sama. Masih juga dengan teman-teman yang (mayoritas) sama seperti di TK A. Dengan demikian, anak-anak tidak mengalami kesulitan adaptasi yang berarti.

Cerdiknya, para guru di sekolah mencoba metode berbeda di tahun ajaran yang baru. Anak-anak sudah diarahkan sejak awal untuk belajar dan bermain sesuai gendernya. Anak laki-laki menjadi satu grup, demikian juga dengan anak perempuan.

Secara otomatis, pertemanan dengan Kay mulai renggang dan tidak sedekat pada tahun sebelumnya. Mirza lebih sibuk bermain dengan teman laki-laki. Sementara Kay bermain bersama teman perempuan.

Seiring waktu berjalan, Mirza belajar makna sahabat dengan dimensi yang baru. Setelah tahun sebelumnya hanya dekat dengan satu anak saja, tahun berikutnya sudah jauh berbeda. Mirza sudah bisa beradaptasi dan berinteraksi hampir dengan semua teman sebayanya di sekolah. Dari sekian banyak murid laki-laki di sekolah, ada beberapa anak yang dianggap sebagai SAHABAT dekat oleh Mirza.

Ada dua anak yang sangat dekat dengan Mirza. Namanya ialah Daffa dan Nizar. Ketika di sekolah, Mirza sering sekali bermain bersama keduanya. Ketika bermain di sekolah, Mirza belajar makna sahabat. Bagaimana mengungkapkan perasaan dengan teman, kapan harus mengalah, kapan bisa bermain bersama-sama, dan berbagai aktivitas menarik lainnya.

Kami mau cerita sedikit. Mirza punya aktivitas favorit saat berada di rumah. Apa itu? Menggambar dan mewarnai merupakan hobi Mirza. Setiap hari, Mirza terus berlatih menggambar dan mewarnai dengan obyek yang berbeda. Mulai dari obyek sederhana hingga makin rumit.

Dari hasil pengulangan tersebut, kemampuan Mirza semakin berkembang. Hingga akhirnya merembet untuk menggambar obyek yang dekat dengan dirinya. Termasuk menggambar dan menulis nama sahabat dekatnya saat berada di sekolah. Nama kedua sahabat dekatnya pun dilukis oleh Mirza. Begitu selesai, hasilnya ditempel di kamar.

belajar makna sahabat - mirza bersama dua orang sahabat dekatnya - catatan bunda

Kami baru bisa melihat betapa akrabnya mereka bertiga saat akhir pekan yang lalu. Mirza dan teman-temannya mengikuti lomba drumband antarsekolah di GOR Citra Bandung. Kami mengabadikan berbagai momen anak-anak mulai dari sebelum hingga berakhirnya lomba. Saat diminta berfoto gaya bebas, ketiganya pun terlihat sangat dekat dan tertawa lepas.

Mirza banyak belajar makna sahabat selama dua tahun terakhir. Mulai dari awalnya dekat dengan satu sahabat saja. Lalu pada tahun berikutnya mulai berkembang dan mengenal lebih banyak teman. Hingga pada akhirnya ada dua orang anak yang menjadi sahabat dekat baginya.

Sebentar lagi, Mirza akan selesai belajar di tingkat taman kanak-kanak. Tahap selanjutnya, Mirza akan masuk ke Sekolah Dasar. Kami sudah memutuskan bahwa Mirza akan melanjutkan tahap SD di sekolah yang sama.

Tantangan yang akan dihadapi oleh Mirza sudah pasti akan berbeda dari sebelumnya. Pelajaran yang berbeda, tanggungjawab yang berbeda, termasuk teman-teman sekolah yang berbeda. Sebagian teman masih sama karena banyak teman Mirza di TK yang punya keputusan sama dengan kami. Mudah-mudahan Mirza tidak mengalami kesulitan adaptasi yang berarti.

Akan tetapi, tidak semua temannya punya keputusan yang sama. Ada waktunya untuk memulai dan pada waktu yang lain harus berakhir. Daffa, salah satu sahabat Mirza akan melanjutkan di sekolah yang berbeda. Cerita persahabatan saat di TK akan berakhir dan berganti dengan bab selanjutnya. Akan tetapi, belajar makna sahabat selama di TK tentu sangat berharga untuk Mirza.

Semoga ketiganya tetap bisa selalu bersahabat dengan baik. Perbedaan sekolah tidak menghalangi persahabatan diantara Mirza dan dua sahabat dekatnya. Walaupun tidak bisa bertemu di sekolah, mereka bisa bertemu di tempat lain. Misalkan saat kulineran di tempat makan, bermain di taman, ataupun saling berkunjung ke rumah. Tidak terasa, emaknya pun baper sendiri. Padahal, anaknya santai dan biasa saja menjalani episode kehidupan yang terjadi.

Terimakasih banyak sudah menyimak cerita kali ini. Semoga kisah belajar makna sahabat ada manfaatnya bagi para pembaca semua. Sampai ketemu pada cerita kami lainnya ya 😀

(Visited 17 times, 1 visits today)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Ada Pertanyaan?

Channel Youtube

Copyright 2017 - Catatan Bunda