Alun-Alun Bandung, Wisata Murah Meriah untuk Keluarga

Banyak sekali tempat liburan menarik di Bandung, salah satunya ialah Alun-Alun Bandung. Tempat ini jadi pilihan keluarga kami saat libur Idul Fitri yang lalu. Demikian juga pilihan banyak keluarga lainnya 😀

Bagi anda yang mau liburan ke Bandung, bisa luangkan waktu untuk berkunjung ke tempat yang satu ini. Lokasinya mudah diakses dari berbagai sudut kota. Banyak hal menarik yang bisa dinikmati bersama keluarga.

Seperti apa cerita perjalanan keluarga saat menikmati suasana di Alun-Alun Bandung? Ikuti yuk kisah lengkapnya berikut ini.

liburan keluarga ke masjid agung bandung - catatan bunda

Wisata Murah Meriah di Alun-Alun Bandung

Kota Bandung menjadi salah satu magnet wisata bagi banyak warga. Baik itu warga kota Bandung sendiri hingga para wisatawan yang berasal dari Jakarta, Surabaya, Semarang, Bogor dan berbagai kota lainnya. Tidak lain tidak bukan karena banyaknya tujuan wisata yang tersedia di kota Bandung.

Anda pun tidak akan kekurangan pilihan saat liburan bersama keluarga di Bandung. Mulai dari wisata alam, wisata belanja, wisata kuliner semuanya tersedia di kota Bandung. Anda suka wisata yang mana? Share yuk di kolom komentar 😀

Wisata murah hingga wisata yang mahal pun bisa anda temui di Bandung. Salah satunya kami nikmati bersama keluarga beberapa waktu lalu. Kami menikmati momen kumpul keluarga saat Idul Fitri dengan jalan-jalan santai ke Alun-Alun Bandung.

Lokasi Alun-Alun Bandung

Jika anda ingin wisata ke Alun-Alun Bandung, di mana alamat lengkapnya? Anda bisa temukan tempat wisata ini di Jalan Asia Afrika Kota Bandung.

Mudah sekali untuk ditemukan. Lokasinya berada di pusat Kota Bandung. Jalan Asia Afrika merupakan salah satu jalan ikonik dan bersejarah.

Ada banyak gedung dengan kisah sejarah yang sangat penting bagi Bandung dan Indonesia. Salah satu monumen bersejarah yang ada di Jalan Asia Afrika ialah penyelenggaraan Kongres Asia Afrika di Gedung Merdeka.

liburan murah di alun-alun bandung - catatan bunda

Waktu Peresmian Alun-Alun Bandung

Dulunya alun-alun Bandung tidak seperti sekarang kondisinya. Saat ini sudah jauh berbeda dan lebih bisa dinikmati bersama keluarga. Kawasan alun-alun sempat direnovasi beberapa tahun yang lalu.

Hingga akhirnya pada tanggal 31 Desember 2014, Walikota Bandung pak Ridwan Kamil melakukan peresmian atas selesainya proses renovasi Alun-Alun Bandung. Lokasi yang tadinya kumuh, tidak teratur, dan penuh dengan PKL, ditata ulang oleh beliau.

Kawasan alun-alun Bandung pun didesain ulang supaya lebih indah dan menarik. Hasilnya pun luar biasa. Kawasan ini disulap menjadi kawasan wisata bagi warga Bandung.

Kondisi kawasan yang tadinya padat dan kumuh, kini terlihat sangat hijau dan indah. Rumput sintetis berwarna hijau menghiasi seluruh area alun-alun. Selain itu, terdapat beberapa taman bunga yang terletak di sebelah alun-alun. Makin menambah keindahan yang menarik para wisatawan untuk bersantai menikmati suasana, termasuk kami sekeluarga.

Suasana Alun-Alun Bandung

Suasana libur Idul Fitri masih sangat terasa saat itu. Kami merencanakan untuk berangkat pagi hari menuju kawasan alun-alun. Perkiraan kami, suasana alun-alun akan sangat penuh dengan pengunjung jika sudah terlalu siang.

Selain itu, jika kami datang kesiangan maka suasana alun-alun akan terasa semakin panas. Malah tidak nyaman dan tidak bisa kami nikmati. Oleh sebab itu, kami berangkat pagi hari dari rumah.

Perjalanan menuju alun-alun kala itu sangat lancar. Berkendara dengan mobil saat pagi hari di Bandung itu nyaman sekali. Jalanan masih sepi, cuaca kota juga sangat sejuk. Hanya dalam waktu 20 – 25 menitan kami sudah tiba di tujuan.

Tiba waktunya untuk mencari parkir. Bagi anda yang mengendarai kendaraan pribadi, anda bisa parkir di lokasi yang sudah disediakan. Salah satunya ialah parkir di basement, tepat berada di bawah alun-alun kota Bandung.

Jika anda masuk dari Jalan Lengkong, maka anda akan berjalan memutari alun-alun dulu untuk menemukan pintu masuk ke tempat parkir. Anda bisa maju terus hingga perempatan Pasar Baru di Jalan Otista.

Setelah itu, anda bisa belok ke arah kiri, ikuti jalan Otista beberapa ratus meter, lalu belok lagi ke kiri melewati Kings Bandung. Tidak jauh dari situ, anda akan menemukan pintu parkir kendaraan yang mau ke Alun-Alun Bandung.

Bagi anda yang mau wisata belanja setelah jalan di Alun-Alun kota Bandung, anda bisa mampir ke Pasar Baru Bandung. Letaknya berada di Jalan Otista, tidak jauh dari lokasi alun-alun. Di sini anda bisa menemukan berbagai barang yang bisa anda beli. Tentunya harus pintar-pintar menawar dengan para penjual.

Ternyata, walaupun masih pagi, area parkir kendaraan sudah penuh oleh mobil para pengunjung. Beruntungnya, kami menemukan satu spot yang bisa kami gunakan untuk parkir. Plat kendaraannya bermacam-macam. Dominasi plat Bandung dan plat mobil dari Jakarta terlihat sangat jelas. Banyak yang rela bepergian jauh atau melakukan perjalanan mudik ke Bandung sambil berlibur.

Dari situ, kami jalan kaki ke area alun-alun. Di sana, kami melihat lautan manusia. Banyak banget yang sudah tiba di lokasi jauh lebih awal dari kami. Banyak yang membawa anak-anak ke sini. Tidak heran karena lokasi wisata murah meriah ini ramah dan aman untuk anak-anak.

ruang sholat utama masjid agung bandung - catatan bunda

Masuk ke Masjid Agung Bandung

Kami berjalan kaki melintasi alun-alun kota Bandung. Tidak lupa melepas dulu alas kaki yang kami kenakan, supaya rumput sintetisnya tetap awet dan terjaga baik. Ke mana tujuan berikutnya? Kami ingin masuk ke Masjid Agung Bandung terlebih dahulu.

Kebetulan kedua orang tua kami juga belum pernah masuk ke dalam masjid agung Bandung. Di dalam masjid, kami bisa menikmati suasana yang lebih tenang. Tidak lupa alas kaki dititipkan terlebih dahulu di tempat yang sudah disediakan.

Anak-anak pun gembira sekali saat masuk ke area Masjid Agung yang terletak tepat di sebelah Alun-Alun Bandung. Gembiranya karena melihat area masjid yang sangat luas. Kakak dan adik pun langsung berlarian ke sana ke mari. Berlarian mengelilingi pilar-pilar masjid sambil berteriak kegirangan.

Setelah bergantian mengambil wudhu di bagian bawah masjid, kami masuk ke ruang sholat utama di Masjid Agung Bandung. Anak-anak pun ikut serta. Suasana sangat sepi waktu itu. Sebagian cahaya matahari ada yang masuk menembus ke dalam ruangan utama, membuat ruangan terlihat dengan jelas.

Kami bisa melihat satu kubah masjid yang luar biasa besar. Mirip besarnya seperti yang kami lihat saat safari ke Masjid Raya Pekanbaru beberapa waktu yang lalu. Kakak pun melihat besarnya kubah tersebut dengan penuh kekaguman.

Sementara kami menjalankan sholat Dhuha, kakak dan adik masih terus bermain dan berlarian dengan gembira di dalam ruang utama. Tidak lama berselang, kami beranjak keluar dari area masjid dan bergerak ke arah Alun-Alun Bandung untuk “bergabung dengan keramaian” dari para wisatawan lainnya.

berpose di mihrab masjid agung bandung - catatan bunda

Aktivitas di Alun-Alun Bandung

Tidak ada biaya tiket masuk untuk menikmati suasana di Alun-Alun kota Bandung. Anda bisa memasukinya dengan biaya nol rupiah alias GRATIS. Tidak heran, tempat wisata ini menjadi salah satu tujuan favorit bagi warga dan wisatawan untuk liburan murah di kota Bandung.

Bila anda ingin menjalani wisata murah di Bandung, anda bisa masukkan destinasi bersejarah ini di salah satu tujuan anda. Lalu lakukan berbagai kegiatan di sini, seperti ratusan hingga ribuan pengunjung lainnya. Ada banyak aktivitas yang bisa anda lakukan di area alun-alun.

Beberapa diantaranya ialah sebagai berikut:

Duduk Santai di Rumput Sintetis

Ya, kegiatan pertama yang paling mudah untuk anda lakukan ialah duduk bersantai di rumput sintetis. Menikmati udara sejuk saat pagi hari sambil ngobrol santai dengan teman atau keluarga.

Anda pasti akan lupa waktu saat asyik mengobrol di area alun-alun. Jika sudah puas, anda bisa bergerak ke aktivitas lainnya. Selain mengobrol dan sekedar duduk santai, membaca buku bisa menjadi kegiatan menarik yang bisa anda kerjakan.

Selesai duduk santai, anda bisa jalan-jalan berkeliling area alun-alun. Ada taman bunga indah yang menanti anda di tepi alun-alun. Warna-warni bunganya sangat indah. Jaga keindahan dan kebersihannya ya, jangan dipetik 😀

Bermain Bola

Area alun-alun Bandung sangat cocok sebagai satu tujuan wisata keluarga. Tidak heran, kami melihat banyak sekali orang tua yang membawa anak-anaknya berwisata ke sini. Mulai dari yang masih bayi hingga yang sudah beranjak besar.

Areanya sangat luas, mirip dengan lapangan bola. Dengan kondisi demikian, kami bisa melihat banyak pedagang yang memanfaatkan peluang tersebut. Jumlah pedagangnya pun sangat banyak.

Mereka menjajakan bola plastik kepada para pengunjung. Harga bolanya pun sangat murah. Jika anda tertarik, anda cukup membayar Rp 10.000 / bola untuk mendapatkannya.

Dengan memiliki bola di tangan, anda bisa langsung memainkan bola tersebut bersama dengan anak-anak. Mereka pasti sangat senang. Berlarian kesana kemari sambil menendang bola menjadi satu aktivitas asyik saat anda wisata ke Alun-Alun Bandung.

penjual bola di alun-alun bandung - catatan bunda

Sholat di Masjid Agung Bandung

Area alun-alun terletak bersebelahan dengan Masjid Agung Bandung. Bagi anda yang beragama Islam, tidak ada salahnya untuk mampir ke dalam masjid. Anda bisa melaksanakan sholat di dalam masjid raya yang sangat megah tersebut. Tentu akan menjadi satu pengalaman tersendiri bagi anda yang baru pertama kali berkunjung ke masjid raya.

Bila anda kecapekan setelah bermain di alun-alun, anda juga bisa memanfaatkan area lorong masjid untuk duduk beristirahat. Seperti yang kami jumpai saat itu. Banyak warga yang memanfaatkan lorong masjid untuk duduk berkumpul sambil menikmati bekal makanan yang dibawa dari rumah.

Pastikan kebersihan masjid tetap anda jaga ya. Setelah selesai menikmati bekal makanan, bersihkan kembali area masji yang sudah anda pakai. Bukankah umat muslim diajarkan untuk cinta dan peduli kepada kebersihan? 😀

Wisata Kuliner Murah Meriah

Bandung terkenal sekali dengan wisata kulinernya. Banyak sekali tempat makan yang bisa anda nikmati saat liburan keluarga ke Bandung. Demikian halnya saat anda jalan santai di area alun-alun.

Setelah puas berkeliling dan berkegiatan, anda bisa berburu kuliner enak khas kota Bandung. Kami pun demikian. Cukup berjalan kaki ke arah utara, mengarah keluar dari kawasan alun-alun, anda bisa menemukan berbagai pedagang yang berjualan makanan.

Walaupun masih pagi, sudah banyak pedagang yang siap dengan dagangan makanannya masing-masing. Anda bisa menemukan jajanan ringan hingga menu makanan yang cocok untuk sarapan. Sepanjang jalan keluar, kami mendapati banyak sekali makanan.

Awalnya kami menjumpai pedagang gorengan dan sosis bakar di dalam area. Jalan sedikit ke tepi jalan raya, kami menemukan penjual lainnya. Menu sarapan khas seperti lontong kari, kupat tahu, hingga bubur ayam terlihat mendominasi di sana. Anda tinggal memilih makanan apa yang akan dipilih sebagai menu sarapan.

Kami memilih sarapan dengan bubur ayam saja pagi itu. Harganya murah meriah. Cocok banget buat anda yang sedang liburan murah di Bandung.

Tepat di sebelah pedagang bubur, ada pedagang yang menjual kue bandros. Akhirnya, kami pun pesan juga. Harganya juga murah, Rp 7000 per porsi kue bandros. Aneka pilihan makanan di sini cocok untuk sarapan pagi. Menunya ringan, harganya bersahabat.

Jika ingin menu makanan yang lebih berat, anda bisa coba makanan khas Aceh yang banyak tersedia di Bandung.

Demikian cerita singkat jalan-jalan keluarga kami ke Alun-Alun dan Masjid Agung Bandung. Satu alternatif tujuan wisata murah meriah di Bandung. Jangan lupa untuk selalu peduli dengan kebersihan area sekeliling anda ya.

Terimakasih sudah berkenan menyimak kisah kami saat ke Alun-Alun Bandung. Sampai ketemu lagi di cerita selanjutnya 😀

(Visited 1,192 times, 1 visits today)

4 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *