6 Jenis KB untuk Laki-Laki, Ternyata Bukan Hanya Kondom Lho

Jika mendengar alat kontrasepsi laki-laki, pasti kondom yang langsung terlintas dipikiran. Padahal jenis alat kontrasepsi laki-laki tidak hanya itu saja lho Bunda! Ada berbagai jenis alat kontrasepsi lain yang terbukti ampuh mencegah terjadinya kehamilan.

Meskipun alat kontrasepsi pria ada berbagai macam, namun melansir dari The Journal of Sex Research, wanita masih menanggung sebagian besar beban penggunaan kontrasepsi. Untuk itu, yuk kenali jenis KB untuk laki-laki di bawah ini!

Jenis Alat Kontrasepsi Laki-Laki

Meskipun terdengar asing, alat kontrasepsi laki-laki juga memiliki berbagai pilihan. Untuk itu, berikut jenis KB untuk laki-laki yang bisa jadi pertimbangan.

1. Kondom

Jenis KB laki-laki yang cukup familiar adalah kondom. Alat kontrasepsi ini tidak hanya berfungsi menampung sperma supaya tidak memasuki sel telur, tapi juga mencegah risiko penyakit menular seksual seperti HIV, herpes, dan klamidia.

Meskipun punya berbagai manfaat, jika pemasangan kondom tidak benar tetap berisiko terjadinya kehamilan. Oleh karena itu, sebaiknya pilihlah kondom berbahan lateks, jangan membawa kondom di dompet, dan pastikan tanggal kadaluarsanya sebelum memakainya.

2. Suntik Hormon

Jenis KB pria yang tergolong cukup modern ada suntik hormon. Tindakan ini berupa suntikan yang berisi hormon testosteron sintetis dan progestin (hormon wanita sintetis) yang dilakukan setiap 8 minggu sekali. Tujuannya untuk menurunkan kadar testosteron dalam tubuh laki-laki. Tindakan ini juga cukup aman dan efektif dilakukan. Karena bersifat sementara dan tidak menyebabkan kemandulan permanen.

3. Pil Kontrasepsi Pria

Istilah pil kontrasepsi umumnya dipakai oleh wanita. Tapi, kini ada juga pil untuk dikonsumsi pria. Namanya pil KB merek Gandarusa yang mengandung senyawa peptida. Fungsi dari pil ini menghentikan pergerakan sperma sebelum mencapai ke sel telur. Meskipun begitu, pil ini tanpa efek samping lho! Jadi, jika tidak dikonsumsi otomatis pria kembali subur.

4. Vasektomi

Selain kondom, vasektomi adalah jenis KB untuk laki-laki yang cukup terkenal. Istilah ini sering disebut dengan sterilisasi pria. Untuk prosedurnya dilakukan dengan cara memotong dan menutup tabung yang dilewati sperma dari testis. Selain itu tindakan ini terbukti efektif untuk mencegah kehamilan dan tidak mempengaruhi ejakulasi.

5. Senggama Terputus atau Ejakulasi di Luar

Tindakan segama terputus adalah KB tradisional yang kerap dilakukan untuk mencegah kehamilan. Namun tindakan ini tidak terbukti efektif dan kurang menyenangkan. Karena pria harus mencabut atau menarik keluar Mr.P dari Miss V sebelum terjadi ejakulasi. 

6. Gel Kontrasepsi Hormonal

Jenis alat kontrasepsi berikutnya adalah pemakaian gel hormonal. Gel ini adalah kombinasi dari Nestorone (NES) dan testosteron (T). Untuk cara penggunaannya dioleskan pada area tubuh dan bahu. Penggunaan gel kontrasepsi hormonal hanya efektif menahan produksi sperma sekitar 72 jam.

Meskipun tidak begitu familiar, selain kondom ada berbagai jenis alat kontrasepsi lainnya. Jadi, Bunda bisa sesuaikan dengan kebutuhan untuk mencegah terjadinya kehamilan. Namun, komunikasikan dulu pada pasangan mengenai hal tersebut, apakah Bunda yang memakai KB ataupun pasangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *